Rabu, 28 November 2012

Surety Bond Akan Tingkatkan Pendapatan Non KUR Jamkrindo



JAKARTA: Regulator mendukung Perum Jamkrindo untuk menerbitkan  produk surety bond guna memperbesar pendapatan pada bisnis di luar penjaminan Kredit Usaha Rakyat.
Mulabasa Hutabarat, Kepala Biro Pembiayaan dan Penjaminan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), mengatakan peluncuran produk surety bond oleh Perum Penjamin Kredit Indonesia (Jamkrindo) dapat mendongkrak pendapatan di luar bisnis Kredit Usaha Rakyat (KUR).
"Selain itu produk surety bond juga dapat menyebarkan portofolio bisnis dari Jamkrindo," ujarnya pada kata sambutan peluncuran produk Surety Bond, Rabu (28/11).
Lebih rinci dia menjelaskan sekitar 74% laba Perum  Jamkrindo merupakan kontribusi dari bisnis penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Adapun bisnis di luar KUR baru memberikan kontribusi sekitar 26%.
Mulabasa mengatakan surety bond sebenarnya merupakan produk dari perusahaan penjaminan. Hal tersebut karena ada tiga pihak yang terlibat, yaitu pemilik proyek, pelaksana dan perusahaan penjaminan. "Sementara itu produk asuransi itu biasanya cuma dua pihak. Jadi surety bond itu lebih condong ke perusahan penjaminan," ujarnya. 
Pada hari ini Jamkrindo meluncurkan surety bond yang terdiri atas empat produk jaminan penawaran (bid bond), jaminan uang muka (advance payment bond), jaminan pelaksanaan (performance bond), dan jaminan pemeliharaan (maintenance bond). Jamkrindo merupakan perusahaan penjaminan pertama yang meluncurkan produk surety bond. (Faa)
Sumber: Bisnis
Previous Post
Next Post

post written by:

0 komentar:

Terimakasih telah berkunjung. Silakan meninggalkan komentar, bertanya, atau menambahkan materi yang telah saya sediakan.