Pemerintah Bersiap Beli Produk Asuransi



JAKARTA—Tak mau penanganan bencana alam dilakukan secara ad-hoc, pemerintah berniat membeli produk asuransi yang meng-cover risiko bencana alam.
Freddy R. Saragih, Kepala Pusat Pengelolaan Risiko Fiskal BKF Kemenkeu, mengatakan penanganan bencana alam harus dilakukan dengan lebih baik karena berimplikasi terhadap fiskal, sosial, dan lingkungan.

"Pemerintah mau beli produk asuransi yang meng-cover risiko bencana alam, nanti kita cari di pasar atau kita tender sesuai kebutuhan kita," ujar Freddy ketika dihubungi Bisnis hari ini, Rabu (30/1/2013).

Freddy menjelaskan struktur produk asuransi risiko bencana alam masih dalam kajian pemerintah. Kajiannya tersebut akan menentukan jenis bencana alam dan kerusakan yang akan ditanggung oleh polis asuransi tersebut.

"Nanti kami akan menggandeng penasehat untuk menyusun struktur polisnya. Kalau ternyata tidak ada di pasar, kami akan tenderkan," katanya.

Dengan membeli produk asuransi untuk bencana alam, imbuh Freddy, penanganan bencana alam dapat diatur dengan lebih tertata. Pasalnya, komponen yang bisa diklaim dan jumlah pertanggungan menjadi lebih pasti.

Namun, rencana ini belum dapat diimplementasikan dalam waktu dekat, karena belum memiliki payung hukum yang mengatur soal pembelian asuransi atas risiko bencana alam.

"Minimal ada sangkutannya dalam Undang-Undang APBN, seperti soal transaksi lindung nilai yang diatur dalam UU APBN 2013," jelas Freddy.

Kajian atas rencana pembelian asuransi risiko bencana alam ini sudah berlangsung selama 2 tahun dan mengacu pada keberhasilan Meksiko.

Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia Stefan G. Koeberle mengapresiasi rencana pemerintah Indonesia untuk mempersiapkan instrumen asuransi untuk bencana alam. Pasalnya, Indonesia sangat rentan terhadap risiko bencana alam.

"Ini masalah struktural bagi Indonesia untuk mempersiapkan penanggulangan bencana secara nasional," kata Koeberle.

Sebagai bentuk dukungan, imbuhnya, Bank Dunia memberikan asistensi teknis terkait pengelolaan anggaran dan sistem penanganan bencana alam.

"Isunya bukan untuk menambah dana, tapi bagaimana membelanjakan anggaran yang sudah ada dan menggunakan dana tersebut secara efektif saat terjadi bencana alam," tuturnya.

Plt. Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu Bambang P.S. Brodjonegoro mengatakan saat ini penanggulangan bencana mengandalkan dana cadangan yang dialokasikan dalam APBN.

Apabila tidak terjadi bencana, anggaran tersebut tidak keluar dari ks negara. Namun, apabila terjadi bencana alam besar, dana tersebut berisiko tidak memadai akibat membengkaknya kebutuhan dana.

"Intinya daripada kita andalkan dana cadangan yang jumlahnya terlalu kecil tapi bencananya besar, lebih baik ambil amannya saja. Kita pakai asuransi yang lebih pasti," kata Bambang. (sut)


Sumber: Bisnis
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung. Silakan meninggalkan komentar, bertanya, atau menambahkan materi yang telah saya sediakan.

Labels

News (579) Clause (330) aamai (83) Artikel Afrianto (67) LSPP (61) Engineering Clause (60) OJK (58) Soal AAMAI (56) C Clause (52) AAAIK (51) Buku (45) P Clause (41) A Clause (40) S Clause (37) D Clause (35) Banjir (31) R Clause (28) Clause Liability (27) 102 (26) E Clause (25) Istilah (25) Pengetahuan (25) 101 (23) L Clause (23) reasuransi (23) 103 (22) CAR Clause (22) Klausul (22) Praktek Bisnis (22) Soal Jawab (22) pengertian (21) Headline (20) asuransi kebakaran (20) liability insurance (19) I Clause (18) Marine Cargo (18) Clause PAR (17) F Clause (17) M Clause (17) B Clause (16) Clause Property (15) Prinsip Asuransi (14) Syariah (14) Asuransi Mikro (13) N Clause (13) 201 (12) Risk Management (12) Surety Bond (12) cargo (12) klaim (12) pengantar asuransi kerugian komersil (12) Motor Car (11) O Clause (11) asuransi syariah (11) 303 (10) Asuransi kendaraan bermotor (10) Hukum Asuransi (10) KOMPAS001 (10) PA (10) asuransi kecelakaan diri (10) asuransi personal (10) prosedur klaim (10) 104 (9) Jasindo (9) Magang Beasiswa (9) contractor (9) hull (9) dikecualikan (8) micro insurance (8) BPJS (7) BUMN Reasuransi (7) FAQ OJK (7) Merger (7) Peringkat Asuransi (7) Risk Management Calculations (7) erection (7) fidelity (7) kebongkaran (7) pengirimanuang (7) perluasan jaminan (7) Business Interruption (6) Engineering (6) Regulasi (6) dijamin (6) penyimpananuang (6) 106 (5) 108 (5) Bali Rendezvous (5) Case Study (5) Clause Marine (5) LEG Clause (5) Maritime Convension (5) objek pertanggungan (5) premi (5) Asuransi Ternak (4) Benefit (4) Broker (4) CGI (4) Contoh (4) IGTC (4) Jiwasraya (4) Marine Hull (4) Nelayan (4) Perlindungan Konsumen (4) Produk (4) Sejarah (4) brand (4) jenis (4) jenis jaminan (4) limit pertanggungan (4) Asuransi Perjalanan (3) Asuransi Pertanian (3) BJPS (3) Chubb (3) Contractor Plant and Machinery (3) Deductible BI (3) G Clause (3) Hukum Dagang (3) Hukum Ketenagakerjaan (3) Hukum Perdata (3) ICC 1982 (3) ICC 2009 (3) Iklan (3) Incoterms (3) Insurance Day (3) Kendaraan (3) Money Insurance (3) Pesawat (3) Sinar Mas (3) hukum (3) investasi (3) periode pertanggungan (3) struktur polis (3) 107 (2) Asuransi Jiwa Jaminan (2) Asuransi Politik (2) Bank Garansi (2) Beli Asuransi (2) Bencana (2) Bukopin (2) Bumi Asih (2) Clause Motor Car (2) Custom Bond (2) Fronting Company (2) GDEAI (2) Galeri Foto (2) H Clause (2) Kebijakan (2) Khusus (2) Kurikulum Asuransi (2) Maipark (2) Market (2) Opini (2) PMA (2) PSAK 62 (2) Personal Accident (2) Perusahaan atau Korporasi (2) Professional Indemnity (2) Prudential (2) RSKKNI (2) Rangkuman (2) Reportase (2) SPPA (2) Sertifikasi Agen (2) Stockthroughput (2) Undang-undang (2) asuransi tradisional (2) aturan pemerintah (2) danaACA (2) ganti rugi (2) harga pertanggungan (2) ifrs (2) indemnity (2) ketentuan (2) kontribusi (2) liability (2) marketing (2) perkecualian (2) product liability (2) public liability (2) rating (2) risiko (2) sharing (2) subrogasi (2) 105 (1) 202 (1) 302 (1) 304 (1) 401 (1) AXA Mandiri (1) Asuransi Jiwa Tugu Mandiri (1) Asuransi Kredit (1) Asuransi Migas (1) Asuransi Parkir (1) Asuransi Petani (1) Asuransi Peternak (1) Asuransi Sosial (1) Asuransi Tanaman (1) BRI (1) BTN (1) Badai Sandy (1) Banker Clause (1) Boiler and Pressure Vessel (1) Bosowa (1) Bringin Life (1) Bumiputera Life (1) Burglary Insurance (1) CPM / HE (1) Cakrawala Proteksi (1) Cigna (1) Ciputra (1) Commonwealth Life (1) Contractor Allrisk (1) Daftar Perusahaan Asuransi (1) DanaGempa (1) DanaRumah (1) Dayin Mitra (1) Directors’ And Officers’ Liability (1) Ekspor (1) Electronic Equipments (1) Emiten (1) Energi (1) Engineering Fee (1) Erection Allrisk (1) FPG Indonesia (1) File Insurance (1) Financial Planning (1) Forum Diskusi (1) Forwarder Liability (1) Gempa (1) Great Eastern (1) Haji (1) Hanwha Life (1) Himalaya (1) IPO (1) ISO 31000 (1) InHealth (1) Insurance Act 2015 (1) Izin Usaha (1) J Clause (1) JKN (1) Jokowi (1) KOMPASANGGI (1) KOMPASMEGA (1) Kanker (1) Kebakaran (1) Kelas Konstruksi (1) Kilasdunia (1) Kinerja Asuransi Umum (1) Korupsi (1) Kupasi (1) LPS (1) Lloyd's (1) Loss Limit (1) Manulife (1) Medi Plus (1) Media Asuransi (1) Mitra Maparya (1) Multifinance (1) NMA (1) Obamacare (1) Online Marketing (1) P&I (1) P&I Insurance (1) PAYDI (1) PSKI (1) Pailit (1) Pasar Senen (1) Penerbangan (1) Pertambangan (1) Perubahan Iklim (1) Powerpoint (1) Professional Liability (1) Pungutan OJK (1) RBC (1) Ritel (1) SDM (1) Sadar Asuransi (1) Sengketa Asuransi (1) Slide (1) Soal (1) Survey Report (1) asuransi properti (1) asuransi warisan (1) aturan (1) bapepam-lk (1) biaya (1) biro klasifikasi (1) business (1) definisi (1) dokumen pendukung (1) fungsi asuransi (1) insurable interest (1) jaminan (1) judi (1) kapal (1) komposisi (1) kurs valas (1) kyc (1) laik (1) manfaat asuransi (1) modifikasi (1) ownrisk (1) pemasaran (1) penutupan asuransi (1) perlengkapan tambahan (1) polis (1) product guarantee (1) proximate cause (1) sistem pemasaran asuransi (1) strategi pemasaran (1)

Blog Archive

Recent Posts