Rabu, 27 Februari 2013

Produk Asuransi Uang Belum Umum di Indonesia

Pengembangan money insurance atau asuransi uang di PT Asuransi Adira Dinamika Tbk (Adira Insurance) masih terfokus pada sektor korporasi. Sementara sektor ritel belum banyak tersentuh.

Technical Deputy Director Adira Insurance Rismauli Silaban mengatakan, belum banyaknya sektor ritel menggunakan money insurance, dikarenakan belum teredukasi sektor tersebut mengenai money insurance. Padahal risiko kehilangan uang bisa terjadi tidak hanya pada perusahaan korporasi, namun juga pada orang pribadi.

"Masih banyak korporasi, ritel belum banyak,"ujar Rismauli di acara Coffee Break Adira insurance di Kantor Adira Insurance, Rabu (27/2).

Rismauli menjelaskan, sampai sejauh ini yang menjadi mitra perseroan adalah bank, koperasi dan SPBU. Salah satunya adalah PT Bank Danamon Indonesia Tbk, PT Bank OCBC NISP Tbk dan PT Bank Tabungan Pensiunan Negara Tbk.

Pada saat kejadian banjir lalu, klaim banjir ada yang berasal dari sektor keuangan ini. Sedikitnya 10 ATM Bank Danamon yang dijamin Adira Insurance akibat kejadian banjir tersebut.

"Klaim yang banyak terjadi dari money insurance adalah pembongkaran ATM,"ungkap Rismauli.

Penulis: GTR/FMB



Sumber: BeritaSatu
Previous Post
Next Post

post written by:

0 komentar:

Terimakasih telah berkunjung. Silakan meninggalkan komentar, bertanya, atau menambahkan materi yang telah saya sediakan.