Investasi Emas Menarik Minat Asuransi Syariah

JAKARTA. Pelaku asuransi syariah akhirnya tak mampu menahan godaaan menempatkan dana mereka di instrumen investasi emas. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan, pada triwulan I-2013, pelaku syariah menempatkan dana sebanyak Rp 4,5 miliar di keranjang emas.

Memang penempatan di keranjang ini masih terbilang kecil. Maklum, total dana investasi asuransi syariah pada akhir Maret lalu mencapai Rp12,78 triliun.
Artinya pos keranjang emas hanya 0,04%. Porsi emas masih minim, bisa jadi karena asuransi umum baru berani menjajal emas murni. Asuransi jiwa belum mencoba langkah ini.

Paling besar, dana asuransi ditempatkan di deposito yaitu sebesar Rp 5 triliun dengan porsi 39,17%, saham syariah Rp 3,18 triliun (24,86%), dan reksadana syariah Rp 2,6 triliun (20,41%). Sisanya di sukuk atau obligasi syariah, surat berharga syariah negara (SBSN), penyertaan langsung dan investasi lain.

M. Nasyubun, Kepala Divisi Syariah Asuransi Bumida, mengatakan tergoda berinvestasi di emas karena imbal emas cukup bagus, serta harganya susah turun. "Cukup likuid juga," kata dia kepada KONTAN, Rabu (12/6). Sejak awal tahun, anak usaha Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera tersebut menginvestasikan dana sebanyak 2 kilogram (kg) emas murni.

Bahkan, mereka berencana menambah porsi jika dana memungkinkan. Untuk keamanan, porsi terbesar investasi Bumida masih tetap di keranjang deposito. Dari total dana investasi sekitar Rp 10 miliar, lebih dari 50% investasi ditempatkan di keranjang safe haven itu.

Masih mahal

Bimo Kustoro, Kepala Divisi Syariah Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance), mengakui emas murni bisa sebagai alternatif investasi. Apalagi cenderung lebih aman dari gejolak pasar. Selain itu, imbal hasilnya menjanjikan.

Kendalanya, meski dalam tren turun, pelaku asuransi menilai, saat ini harga emas masih mahal. Sehingga membutuhkan dana besar jika ingin menaruh keranjang investasi di logam mulia. "Saya tentu akan bicara dengan bagian investasi jika memungkinkan, apalagi sudah diperbolehkan," ungkap Bimo.

Harga emas kemarin sebesar Rp 513.000 per gram. Angka ini menurun 11,43% sejak 2 Januari, yang seharga Rp 579.200 per gram, berdasarkan harga jual emas Antam.

Sejatinya, langkah asuransi syariah menjajal investasi emas bisa dimaklumi. Ada beleid PMK 11 tahun 2011, tentang Kesehatan Keuangan Usaha Asuransi dan Reasuransi dengan prinsip syariah, yang mengizinkan instrumen emas menjadi ladang mencari imbal hasil. Dengan syarat, mengantongi izin regulator dan disimpan di kustodian yang menjalin kerjasama dengan bursa komoditas.

Batas paling banyak investasi di emas adalah 20% dari jumlah investasi. Srikandi Utama, Wakil Ketua Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) Bidang Statistik, menyarankan agar mencermati return emas. Dia juga merekomendasikan keranjang pasar uang dan pasar modal. "Emas umumnya bersifat long term dengan risiko yang konservatif," tegasnya .

Sumber: Kontan
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung. Silakan meninggalkan komentar, bertanya, atau menambahkan materi yang telah saya sediakan.

Labels

News (579) Clause (330) aamai (83) Artikel Afrianto (68) LSPP (61) Engineering Clause (60) OJK (58) Soal AAMAI (56) C Clause (52) AAAIK (51) Buku (45) P Clause (41) A Clause (40) S Clause (37) D Clause (35) Banjir (31) R Clause (28) Clause Liability (27) 102 (26) E Clause (25) Istilah (25) Pengetahuan (25) 101 (23) L Clause (23) reasuransi (23) 103 (22) CAR Clause (22) Klausul (22) Praktek Bisnis (22) Soal Jawab (22) pengertian (21) Headline (20) asuransi kebakaran (20) liability insurance (19) I Clause (18) Marine Cargo (18) Clause PAR (17) F Clause (17) M Clause (17) B Clause (16) Clause Property (15) Prinsip Asuransi (14) Syariah (14) Asuransi Mikro (13) N Clause (13) 201 (12) Risk Management (12) Surety Bond (12) cargo (12) klaim (12) pengantar asuransi kerugian komersil (12) Motor Car (11) O Clause (11) asuransi syariah (11) 303 (10) Asuransi kendaraan bermotor (10) Hukum Asuransi (10) KOMPAS001 (10) PA (10) asuransi kecelakaan diri (10) asuransi personal (10) prosedur klaim (10) 104 (9) Jasindo (9) Magang Beasiswa (9) contractor (9) hull (9) dikecualikan (8) micro insurance (8) BPJS (7) BUMN Reasuransi (7) FAQ OJK (7) Merger (7) Peringkat Asuransi (7) Risk Management Calculations (7) erection (7) fidelity (7) kebongkaran (7) pengirimanuang (7) perluasan jaminan (7) Business Interruption (6) Engineering (6) Regulasi (6) dijamin (6) penyimpananuang (6) 106 (5) 108 (5) Bali Rendezvous (5) Case Study (5) Clause Marine (5) LEG Clause (5) Marine Hull (5) Maritime Convension (5) objek pertanggungan (5) premi (5) Asuransi Ternak (4) Benefit (4) Broker (4) CGI (4) Contoh (4) IGTC (4) Jiwasraya (4) Nelayan (4) Perlindungan Konsumen (4) Produk (4) Sejarah (4) brand (4) jenis (4) jenis jaminan (4) limit pertanggungan (4) Asuransi Perjalanan (3) Asuransi Pertanian (3) BJPS (3) Chubb (3) Contractor Plant and Machinery (3) Deductible BI (3) G Clause (3) Hukum Dagang (3) Hukum Ketenagakerjaan (3) Hukum Perdata (3) ICC 1982 (3) ICC 2009 (3) Iklan (3) Incoterms (3) Insurance Day (3) Kendaraan (3) Money Insurance (3) Pesawat (3) Sinar Mas (3) hukum (3) investasi (3) periode pertanggungan (3) struktur polis (3) 107 (2) Asuransi Jiwa Jaminan (2) Asuransi Politik (2) Bank Garansi (2) Beli Asuransi (2) Bencana (2) Bukopin (2) Bumi Asih (2) Clause Motor Car (2) Custom Bond (2) Fronting Company (2) GDEAI (2) Galeri Foto (2) H Clause (2) Kebijakan (2) Khusus (2) Kurikulum Asuransi (2) Maipark (2) Market (2) Opini (2) PMA (2) PSAK 62 (2) Personal Accident (2) Perusahaan atau Korporasi (2) Professional Indemnity (2) Prudential (2) RSKKNI (2) Rangkuman (2) Reportase (2) SPPA (2) Sertifikasi Agen (2) Stockthroughput (2) Undang-undang (2) asuransi tradisional (2) aturan pemerintah (2) danaACA (2) ganti rugi (2) harga pertanggungan (2) ifrs (2) indemnity (2) ketentuan (2) kontribusi (2) liability (2) marketing (2) perkecualian (2) product liability (2) public liability (2) rating (2) risiko (2) sharing (2) subrogasi (2) 105 (1) 202 (1) 302 (1) 304 (1) 401 (1) AXA Mandiri (1) Asuransi Jiwa Tugu Mandiri (1) Asuransi Kredit (1) Asuransi Migas (1) Asuransi Parkir (1) Asuransi Petani (1) Asuransi Peternak (1) Asuransi Sosial (1) Asuransi Tanaman (1) BRI (1) BTN (1) Badai Sandy (1) Banker Clause (1) Boiler and Pressure Vessel (1) Bosowa (1) Bringin Life (1) Bumiputera Life (1) Burglary Insurance (1) CPM / HE (1) Cakrawala Proteksi (1) Cigna (1) Ciputra (1) Commonwealth Life (1) Contractor Allrisk (1) Daftar Perusahaan Asuransi (1) DanaGempa (1) DanaRumah (1) Dayin Mitra (1) Directors’ And Officers’ Liability (1) Ekspor (1) Electronic Equipments (1) Emiten (1) Energi (1) Engineering Fee (1) Erection Allrisk (1) FPG Indonesia (1) File Insurance (1) Financial Planning (1) Forum Diskusi (1) Forwarder Liability (1) Gempa (1) Great Eastern (1) Haji (1) Hanwha Life (1) Himalaya (1) IPO (1) ISO 31000 (1) InHealth (1) Insurance Act 2015 (1) Izin Usaha (1) J Clause (1) JKN (1) Jokowi (1) KOMPASANGGI (1) KOMPASMEGA (1) Kanker (1) Kebakaran (1) Kelas Konstruksi (1) Kilasdunia (1) Kinerja Asuransi Umum (1) Korupsi (1) Kupasi (1) LPS (1) Lloyd's (1) Loss Limit (1) Manulife (1) Medi Plus (1) Media Asuransi (1) Mitra Maparya (1) Multifinance (1) NMA (1) Obamacare (1) Online Marketing (1) P&I (1) P&I Insurance (1) PAYDI (1) PSKI (1) Pailit (1) Pasar Senen (1) Penerbangan (1) Pertambangan (1) Perubahan Iklim (1) Powerpoint (1) Professional Liability (1) Pungutan OJK (1) RBC (1) Ritel (1) SDM (1) Sadar Asuransi (1) Sengketa Asuransi (1) Slide (1) Soal (1) Survey Report (1) asuransi properti (1) asuransi warisan (1) aturan (1) bapepam-lk (1) biaya (1) biro klasifikasi (1) business (1) definisi (1) dokumen pendukung (1) fungsi asuransi (1) insurable interest (1) jaminan (1) judi (1) kapal (1) komposisi (1) kurs valas (1) kyc (1) laik (1) manfaat asuransi (1) modifikasi (1) ownrisk (1) pemasaran (1) penutupan asuransi (1) perlengkapan tambahan (1) polis (1) product guarantee (1) proximate cause (1) sistem pemasaran asuransi (1) strategi pemasaran (1)

Blog Archive

Recent Posts