Kamis, 28 November 2013

BNI Life Berharap Masuk Segmen Asuransi Mikro




Jakarta - Asuransi mikro, produk asuransi yang bisa menjadi penolong utama keluarga berpenghasilan rendah mengalami perkembangan menggembirakan. Hasil penelitian Munich Re Foundation dan GIZ menunjukkan pasar asuransi mikro Indonesia tumbuh sebesar 185 persen.
"Asuransi mikro memang potensial, tapi saat ini PT BNI Life Insurance (BNI Life) masih di titik awal. Kami masih mempelajari. Tidak bisa melangkah begitu saja. Tapi yang pasti kami berharap bisa masuk ke asuransi mikro walau tidak saat ini," ucap Direktur Utama BNI Life, A. Junaedy Ganie, di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (27/11).

Junaedy menjelaskan, di Indonesia, pasar utama asuransi mikro adalah pasar informal. Untuk pasar itu sendiri, BNI Life mendekati dengan saluran distribusi employee benefits (asuransi kesejahteraan karyawan), artinya asuransi jiwa menjadi satu dari banyak fasilitas yang diterima karyawan.
Menurut pemaparan spesialis keuangan dari Bank Dunia, Yoko Doi, saat ini 77 juta penduduk Indonesia tidak memiliki simpanan yang dapat diandalkan jika tertimpa musibah. Jika risiko itu terjadi pada rumah tangga miskin, mereka bisa makin terperosok.

Untuk itu, asuransi mikro bisa mencegah hal itu dengan menyediakan alternatif pengalihan risiko untuk keluarga berpenghasilan rendah. Berbagai bentuk yang ditawarkan antara lain membiayai pendidikan anak bila tulang punggung keluarga meninggal atau melindungi petani kecil terhadap ancaman gagal panen karena iklim ekstrem.

Sementara itu, memasuki usia ke-17 tahun yang jatuh pada 28 November 2013, PT BNI Life Insurance (BNI Life) terus berupaya memantapkan posisinya sebagai perusahaan asuransi jiwa dengan ragam produk unggulan terlengkap bagi masyarakat Indonesia. Upaya tersebut dilakukan dengan terus meningkatkan layanan dan kualitas produk untuk empat saluran distribusi yang dimiliki yaitu agency, bancassurance (pemasaran asuransi lewat bank), employee benefits (asuransi kesejahteraan karyawan) dan Syariah.

Peningkatan kualitas layanan terus dilakukan antara lain dengan adanya layanan Speedy Claim 27 menit (untuk nilai di bawah Rp 5 juta) dan One Day Service (pembayaran manfaat asuransi hingga Rp 50 juta (untuk produk tradisional). Kedua layanan ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan tersendiri bagi para nasabah.

Sedangkan dari sisi pengembangan produk, BNI Life meluncurkan produk asuransi kesehatan baru, Spectra Health Care.

Sumber: Berita Satu
Previous Post
Next Post

post written by:

0 komentar:

Terimakasih telah berkunjung. Silakan meninggalkan komentar, bertanya, atau menambahkan materi yang telah saya sediakan.