Rabu, 06 November 2013

Fitch Tetapkan Rating Tugu Re di ‘A(idn)’

Jakarta - Lembaga pemeringkatan internasional Fitch Ratings menegaskan peringkat Insurer Financial Strength (IFS) Nasional untuk PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugu Re) di ‘A(idn)’ dengan Prospek Stabil.

Fitch menjelaskan, peringkat tersebut mencerminkan kinerja operasional Tugu Re yang sehat, pertumbuhan premi yang baik, dan kombinasi investasi yang likuid. Namun, peringkat tersebut dibatasi oleh kapitalisasi yang lemah dan konsentrasi bisnis hanya di Indonesia.

“Prospek Stabil mencerminkan ekspektasi Fitch bawa Tugu Re akan mempertahankan penyangga modal yang cukup untuk mendukung aktivitas operasional dan ekspansi bisnis perusahaan,” tulis Fitch seperti dikutip Investor Daily di Jakarta, Selasa (5/11).

Menurut Fitch, Tugu Re telah mempertahankan profitabilitas operasional yang sehat selama lima tahun terakhir, dengan pertumbuhan premi rata-rata lebih dari 20% per tahunnya. Kondisi tersebut dipicu oleh momentum pertumbuhan jenis asuransi pemasaran langsung (direct insurance) di Indonesia, karena fundamental ekonomi yang baik dan meningkatnya kemakmuran masyarakat.
Regulasi di Indonesia juga mengharuskan perusahaan asuransi jenis direct insurance untuk memperoleh dukungan reasuransi secara otomatis dari perusahaan reasuransi dalam negeri. Peraturan tersebut, menurut Fitch, kecil kemungkinannya untuk berubah dalam jangka pendek sampai menengah.

Fitch menilai, portofolio investasi Tugu Re tetap likuid, dengan 80% dari total investasi aset pada akhir 2012 terdiri dari setara kas dan efek (saham) pendapatan tetap. Fitch menyatakan tetap waspada terhadap potensi volatilitas underwriting perusahaan. Pasalnya, terdapat risiko yang mungkin timbul akibat bencana alam di Indonesia.

“Indonesia telah menyumbang lebih dari 97% terhadap premi Tugu Re pada akhir kuartal I-2013,” papar Fitch.

Fitch melihat, kapitalisasi Tugu Re, yang diukur oleh model kapital internal Fitch dan kapitalisasi berbasis risiko (risk based capital/RBC) masih relatif lemah terhadap kegiatan usahanya. Tercatat, pada akhir 2012, RBC Tugu Re mencapai 135,1%, menurun dibandingkan 2011 sebesar 138,6%. Sedangkan pada akhir Maret 2013, RBC Tugu Re tetap berada di atas 130%. Adapun minimal RBC yang ditentukan regulator yaitu 120%.

Di sisi lain, peringkat Tugu Re masih bisa meningkat jika perseroan dapat menambah RBC di atas 180% dan memperbaiki manajemen risiko, termasuk dalam teknik reserving. Peringkat tersebut dapat menurun jika perseroan gagal mempertahankan RBC di atas 130% secara berkelanjutan.

“Sebab, hal itu akan mempengaruhi kemampuan untuk mendukung risiko underwriting dan penurunan kinerja operasional dengan rasio gabungan di atas 110% secara berkepanjangan,” pungkas Fitch.

Sumber: Beritasatu
Previous Post
Next Post

post written by:

0 komentar:

Terimakasih telah berkunjung. Silakan meninggalkan komentar, bertanya, atau menambahkan materi yang telah saya sediakan.