Minggu, 19 Januari 2014

Perusahaan Proprietary


Sebagian besar penjual asuransi berasal dalam bagian ini. Perusahaan Proprietary memiliki modal dasar dan modal disetor yang ditempatkan oleh para pemegang saham. Bagi para pemegang saham, setiap keuntungan menjadi milik mereka setelah dipotong pencadangan biaya, cadangan dan, dalam ranah bisnis, dengan bonus keuntungan pemegang polis. Kewajiban pemegang saham terbatas pada nilai nominal sahamnya (batasan istilah pada perseroan terbatas). Meski demikian perusahaan bertanggung jawab atas utang-utangnya. Jika tingkat solvabilitas (lihat bab 11) tidak dapat dipenuhi, perusahaan akan dilikuidasi. Masyarakat langsung dapat berurusan langsung dengan perusahaan-perusahaan ini tetapi seringkali broker atau perantaralah yang terlibat.

Dalam kebanyakan kelas bisnis ada persaingan yang tajam antar perusahaan proprietary dan juga antara perusahaan proprietary dan sektor-sektor lain dari pasar.

Sebagian besar perusahaan asuransi campuran atau perusahaan asuransi umum membuat bisnis asuransi dan reasuransi. Perusahaan asuransi bekerja dengan memungut premi yang relatif kecil dibandingkan dengan risiko yang melingkupi pada sebagaian besar pelanggan yang sama. Dengan kata lain, kerugian dari beberapa orang akan dibayar dari premi yang berasal dari banyak orang (pengalihan risiko).

Contoh yang baik dari kelas asuransi dan reasuransi adalah:
•    kecelakaan dan kesehatan;
•    kendaraan;
•    pesawat;
•    kebakaran dan kerugian lain atas property;
•    tanggung jawab hukum (liability).

Perusahaan reasuransi beroperasi dalam cara yang mirip dengan perusahaan asuransi, karena mereka juga mentransfer risiko. Mereka memungkinkan perusahaan asuransi untuk mengirimkan risiko ke mereka dengan imbalan premi. Ada banyak jenis kontrak reasuransi tapi tentu saja ini tidak menuntut Anda untuk memiliki pengetahuan yang mendalam tentang pasar reasuransi, selain memberi apresiasi terhadap keragaman istilah 'pasar asuransi'.

Namun, Anda perlu memahami mengapa pasar reasuransi ada. Penanggung membeli reasuransi untuk dua kebutuhan dasar:
  • Untuk membatasi (sebanyak mungkin) fluktuasi klaim tahunan yang mempengaruhi rekening underwriting mereka, yang sering disebut sebagai 'pemulusan hasil underwriting'.
  • Agar terlindungi apabila terjadi bencana katastropik (baik yang disebabkan oleh manusia maupun oleh alam).

Previous Post
Next Post

post written by:

0 komentar:

Terimakasih telah berkunjung. Silakan meninggalkan komentar, bertanya, atau menambahkan materi yang telah saya sediakan.