Selasa, 21 Oktober 2014

Mengenal Stockthroughput Insurance (Part. 1)

Dear Akademia,

Setelah lama tidak menulis, kini saya akan membahas mengenai Stockthroughput / Stock Throughput Insurance. Postingan ini akan saya bagi dalam beberapa bagian mengingat waktu menulis yang cukup terbatas di sela-sela kesibukan kantor.

Mengapa produk ini dibuat dan dikembangkan? Suatu jawaban pastinya adalah untuk mengakomodasi munculnya manufaktur dan distribusi global. Sebuah stockthroughput dimaksudkan untuk menyediakan asuransi "Komprehensif / gabungan antara asuransi marine cargo dan dan penyimpanan dalam suatu gudang / warehouse. Dengan demikian, Throughput adalah kombinasi dari polis asuransi:   
  • Internasional Cargo
  • Inland Transit
  • Stock / Persediaan penutup di lokasi permanen dan / atau konsolidasi / dekonsolidasi

Bagaimana Asuransi Ini Bekerja?

Sebuah penutup asuransi Stock throughput terbagi menjadi berbagai segmen, antara lain:

  • Transit kedatangan bahan baku, persediaan, dan komponen
  • Risiko statis/penyimpanan di pabrik dan gudang
  • Transit produk keluar
  • Penyimpanan pada gudang stock
  • Pengiriman ke toko ritel atau konsumen akhir
Risiko yang dijamin akan mencakup dari “At and from any Port or Ports, Place or Places anywhere in the World to Port or Ports, Place or Places anywhere in the World”.

Coverage polis ini meliputi bahan baku dalam kargo, stock sebelum proses manufaktur, kemudian untuk faktor eksternal melalui proses manufaktur, stock sebelum transit sampai stock/barang sampai di tujuan yang mungkin termasuk stock yang transit dari pabrik, perantara,  atau proses penyimpanan akhir sebelum barang diterima pelanggan. Jaminan akan berakhir bilamanya barang tiba di tujuan atau jaminan polis berakhir (mana yang terlebih dahulu terjadi).

Asuransi ini bersifat 'All Risks' sesuai Institute Cargo Clauses A, dan akan memberikan coverage untuk semua transit lokal dan stock, tetapi juga akan memungkinkan mengkover barang bergerak di seluruh dunia, dan menyediakan jaminan penyimpanan jika diperlukan di semua negara.

 
Penanggung akan menganalisis eksposur dan menerapkan rate / premi untuk setiap elemen risiko.
Total premi ditentukan oleh perusahaan asuransi untuk semua elemen yang akan diterjemahkan ke dalam tingkat diterapkan pada keseluruhan omset penjualan.


Nah, segini dulu... Besok sambung lagi. Kaki pegel nih berdiri di warnet. Untuk artikel terkait Stock Throughput Insurance, lihat artikel terkait di bawah tulisan ini.
Previous Post
Next Post

post written by:

0 komentar:

Terimakasih telah berkunjung. Silakan meninggalkan komentar, bertanya, atau menambahkan materi yang telah saya sediakan.