Selasa, 14 Oktober 2014

Penetrasi Asuransi di Indonesia Masih Rendah


JAKARTA, KOMPAS.com - Insurance Day atau Hari Asuransi yang dihelat tahun ini mengusung tema "Generasi Cerdas Berasuransi". Ketua Panitia Insurance Day 2014, Harry Purwanto mengatakan, dalam peringatan Hari Asuransi yang ke-9 ini, sudah banyak kegiatan edukasi yang dilakukan.

"Tema tahun ini "Generasi Cerdas Berasuransi". Alasannya kami ingin mengajak untuk memiliki kesadaran berasuransi. Kami ingin mengajak semua orang cerdas memilih asuransi sesuai dengan kebutuhannya," kata Harry, di Kantor AAUI, Jakarta, Senin (13/10/2014).

Ketua Umum Dewan Asuransi Indonesia (DAI) Hendrisman Rahim menuturkan, salah satu tugas utama DAI, adalah melakukan edukasi dan sosialisasi pentingnya asuransi kepada masyarakat.

"Rendahnya penetrasi asuransi di Indonesia mencerminkan bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang tidak memahami pentingnya asuransi bagi kehidupan dan juga perencanaan keuangan mereka," kata Hendrisman.

Hasil Survei Nasional Literasi Keuangan yang dilakukan OJK pada tahun lalu menunjukkan baru 17,84 persen atau hanya 18 dari setiap 100 penduduk di Indonesia yang sudah mengerti dengan baik (well literate) manfaat asuransi. Bahkan survei juga menunjukkan hanya 12 dari 100 penduduk Indonesia yang menggunakan produk dan jasa perasuransian.

Hendrisman mengatakan, atas dasar itu, DAI berkomitmen terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, bersama Otoritas Jaa Keuangan (OJK).

Direktur Pengaturan, Penelitian dan Pengembangan, Industri Keuangan Non Bank, OJK, Yusman mengatakan, industri perasuransian dipandang sebagai industri yang memiliki peran penting.

"Asuransi merupakan komponen penting dalam meningkatkan kesejahteraan, membantu masyarakat merencanakan keuangan, dan membangun kesiapan finansial," kata Yusman.


Sumber: Kompas
Previous Post
Next Post

post written by:

0 komentar:

Terimakasih telah berkunjung. Silakan meninggalkan komentar, bertanya, atau menambahkan materi yang telah saya sediakan.