Asuransi Syariah, Perlindungan yang Sesuai Nilai Syariah

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Direktur Axa Mandiri Arry Basuseno mengatakan, di dalam kehidupan terdapat sebuah unsur ketidakpastian yang bisa terjadi dan berubah kapan saja. Pada saat terjadi kondisi yang tidak memberikan kepastian dan dikehendaki, disinilah muncul pertanggungan asuransi.

"Dalam pengertiannya, asuransi syariah menggunakan prinsip tolong menolong, saling membantu dan kebersamaan tanpa mengedapankan keuntungan dan kerugian," kata Arry di Jakarta, Kamis (17/7/2014).

Lebih lanjut Arry menjelaskan, asuransi syariah memiliki perbedaan dengan asuransi konvensional. Prinsip syariah yang sudah pasti digunakan dalam asuransi syariah adalah perbedaan yang pertama. Selanjutnya adalah kalau ada investasi, maka dilakukan pada investasi yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah.

Kemudian semua keuntungan yang didapat menjadi milik bersama. Hal ini berbeda dengan asuransi konvensional dimana keuntungan menjadi milik perusahaan.

"Persoalan yang kita hadapi sekarang adalah kurangnya kesadaran dari masyarakat kalau perlindungan asuransi kini adalah sebuah keharusan. Karena ada sakit, kecelakaan dan ketidakpastian lain dalam kehidupan. Dengan adanya asuransi maka setidaknya ada sesuatu yang menjamin kita untuk tetap dapat menjalankan kehidupan ini," ujar dia.

Asuransi syariah memiliki beberapa keunggulan diantaranya diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS). Akadnya bukan jual beli melainkan tolong menolong. Selain itu asuransi syariah sudah pasti terhindar dari hal-hal yang tidak baik seperti riba, gharar dan maisir karena dana diinvestasikan pada jenis investasi atau perusahaan yang tidak bertentangan dengan nilai-nilai syariah.

Arry menjelaskan ada satu hal penting dalam pembelian asuransi. Saat dibutuhkan, asuransi sebaiknya sudah kita miliki karena asuransi harus dibeli saat kita tidak butuh. Contohnya saat jantung seseorang sudah dipasang ring, Arry menjelaskan akan sangat sulit bagi seseorang untuk mendapatkan pertanggungan asuransi. Namun saat dalam kondisi sehat, saat itulah sebaiknya asuransi dibeli.

Arry menambahkan, ada empat jenis produk dalam asuransi syariah. Pertama adalah produk yang dapat diikuti pada satu kali keikutsertaan. Kedua adalah produk yang dapat diikuti secara bertahap dan terus menerus. Kemudian, asuransi kesehatan di mana yang sehat membantu yang sakit dan yang sehat tidak mengambil manfaat dari yang sakit.

Sementara itu yang terakhir adalah asuransi unit link dimana terdapat unsur investasi dalam perlindungan jiwa. Unsur investasi inilah yang akan memberikan manfaat yang akan bisa memenuhi kebutuhan asuransi dimasa depan.

"Manfaatnya adalah kita hanya membayar atau menempatkan dana selama jangka waktu tertentu dan mendapatkan perlindungan dalam jangka waktu panjang," ucapnya.

Disebut sebagai surplus dimana 50% keuntungan dari asuransi syariah akan dimasukkan ke dana tabarru, 30% dibagikan kembali ke peserta dan sisanya diambil perusahaan untuk biaya operasional. Dana tabarru akan kembali diputar dalam investasi untuk kepentingan bersama.

Manfaat asuransi sangat banyak. Namun Arry mengakui kesadaran masyarakat akan pentingnya sebuah asuransi masih terbilang rendah. Masyarakat masih menilai asuransi sebagai sebuah kebutuhan dan bukan sebuah keharusan.

"Sebaiknya masyarakat memiliki perlindungan yang sudah ada untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dalam hidup," tuturnya.

Sumber: Metrotvnews
Share:

7 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus

Terimakasih telah berkunjung. Silakan meninggalkan komentar, bertanya, atau menambahkan materi yang telah saya sediakan.

Labels

News (596) Clause (334) aamai (83) Artikel Afrianto (68) LSPP (61) Engineering Clause (60) OJK (59) Soal AAMAI (56) C Clause (52) AAAIK (51) Buku (45) A Clause (42) P Clause (42) S Clause (37) D Clause (35) Banjir (31) R Clause (28) Clause Liability (27) 102 (26) CAR Clause (26) Istilah (26) E Clause (25) Pengetahuan (25) 101 (23) L Clause (23) reasuransi (23) 103 (22) Klausul (22) Praktek Bisnis (22) Soal Jawab (22) pengertian (21) Headline (20) asuransi kebakaran (20) Marine Cargo (19) liability insurance (19) I Clause (18) Clause PAR (17) F Clause (17) M Clause (17) B Clause (16) Clause Property (15) Prinsip Asuransi (14) Syariah (14) Asuransi Mikro (13) N Clause (13) 201 (12) Risk Management (12) Surety Bond (12) cargo (12) klaim (12) pengantar asuransi kerugian komersil (12) Motor Car (11) O Clause (11) asuransi syariah (11) 303 (10) Asuransi kendaraan bermotor (10) Hukum Asuransi (10) KOMPAS001 (10) PA (10) asuransi kecelakaan diri (10) asuransi personal (10) prosedur klaim (10) 104 (9) Jasindo (9) Magang Beasiswa (9) contractor (9) hull (9) BPJS (8) dikecualikan (8) micro insurance (8) BUMN Reasuransi (7) FAQ OJK (7) Merger (7) Peringkat Asuransi (7) Risk Management Calculations (7) erection (7) fidelity (7) kebongkaran (7) pengirimanuang (7) perluasan jaminan (7) Business Interruption (6) Engineering (6) Regulasi (6) dijamin (6) penyimpananuang (6) 106 (5) 108 (5) Bali Rendezvous (5) Case Study (5) Clause Marine (5) LEG Clause (5) Marine Hull (5) Maritime Convension (5) objek pertanggungan (5) premi (5) Asuransi Ternak (4) Benefit (4) Broker (4) CGI (4) Contoh (4) Gempa (4) IGTC (4) Jiwasraya (4) Nelayan (4) Perlindungan Konsumen (4) Produk (4) Sejarah (4) brand (4) investasi (4) jenis (4) jenis jaminan (4) limit pertanggungan (4) Asuransi Perjalanan (3) Asuransi Pertanian (3) BJPS (3) Bencana (3) Chubb (3) Contractor Plant and Machinery (3) Deductible BI (3) G Clause (3) Hukum Dagang (3) Hukum Ketenagakerjaan (3) Hukum Perdata (3) ICC 1982 (3) ICC 2009 (3) Iklan (3) Incoterms (3) Insurance Day (3) Kendaraan (3) Maipark (3) Money Insurance (3) Pesawat (3) Sinar Mas (3) hukum (3) periode pertanggungan (3) struktur polis (3) 107 (2) Asuransi Jiwa Jaminan (2) Asuransi Politik (2) Asuransi Sosial (2) Bank Garansi (2) Beli Asuransi (2) Bukopin (2) Bumi Asih (2) Clause Motor Car (2) Custom Bond (2) Fronting Company (2) GDEAI (2) Galeri Foto (2) H Clause (2) Kebijakan (2) Khusus (2) Kurikulum Asuransi (2) Market (2) Opini (2) PMA (2) PSAK 62 (2) Personal Accident (2) Perusahaan atau Korporasi (2) Professional Indemnity (2) Prudential (2) RSKKNI (2) Rangkuman (2) Reportase (2) SPPA (2) Sertifikasi Agen (2) Stockthroughput (2) Undang-undang (2) asuransi tradisional (2) aturan pemerintah (2) danaACA (2) dokumen pendukung (2) ganti rugi (2) harga pertanggungan (2) ifrs (2) indemnity (2) ketentuan (2) kontribusi (2) liability (2) marketing (2) perkecualian (2) product liability (2) public liability (2) rating (2) risiko (2) sharing (2) subrogasi (2) 105 (1) 202 (1) 302 (1) 304 (1) 401 (1) AXA Mandiri (1) Asuransi Jiwa Tugu Mandiri (1) Asuransi Kredit (1) Asuransi Migas (1) Asuransi Parkir (1) Asuransi Petani (1) Asuransi Peternak (1) Asuransi Tanaman (1) BRI (1) BTN (1) Badai Sandy (1) Banker Clause (1) Boiler and Pressure Vessel (1) Bosowa (1) Bringin Life (1) Bumiputera Life (1) Burglary Insurance (1) CPM / HE (1) Cakrawala Proteksi (1) Cigna (1) Ciputra (1) Commonwealth Life (1) Contractor Allrisk (1) Daftar Perusahaan Asuransi (1) DanaGempa (1) DanaRumah (1) Dayin Mitra (1) Directors’ And Officers’ Liability (1) Ekspor (1) Electronic Equipments (1) Emiten (1) Energi (1) Engineering Fee (1) Erection Allrisk (1) FPG Indonesia (1) File Insurance (1) Financial Planning (1) Forum Diskusi (1) Forwarder Liability (1) Great Eastern (1) Haji (1) Hanwha Life (1) Himalaya (1) IPO (1) ISO 31000 (1) InHealth (1) Insurance Act 2015 (1) Izin Usaha (1) J Clause (1) JKN (1) Jokowi (1) KOMPASANGGI (1) KOMPASMEGA (1) Kanker (1) Kebakaran (1) Kelas Konstruksi (1) Kilasdunia (1) Kinerja Asuransi Umum (1) Korupsi (1) Kupasi (1) LPS (1) Lloyd's (1) Loss Limit (1) Manulife (1) Medi Plus (1) Media Asuransi (1) Mitra Maparya (1) Multifinance (1) NMA (1) Obamacare (1) Online Marketing (1) P&I (1) P&I Insurance (1) PAYDI (1) PSKI (1) Pailit (1) Pasar Senen (1) Penerbangan (1) Pertambangan (1) Perubahan Iklim (1) Powerpoint (1) Professional Liability (1) Pungutan OJK (1) RBC (1) Ritel (1) SDM (1) Sadar Asuransi (1) Sengketa Asuransi (1) Slide (1) Soal (1) Survey Report (1) asuransi properti (1) asuransi warisan (1) aturan (1) bapepam-lk (1) biaya (1) biro klasifikasi (1) business (1) definisi (1) fungsi asuransi (1) insurable interest (1) jaminan (1) judi (1) kapal (1) komposisi (1) kurs valas (1) kyc (1) laik (1) manfaat asuransi (1) modifikasi (1) ownrisk (1) pemasaran (1) penutupan asuransi (1) perlengkapan tambahan (1) polis (1) product guarantee (1) proximate cause (1) sistem pemasaran asuransi (1) strategi pemasaran (1)

Recent Posts