Perluasan Polis Directors and Officers Liability

Polis Directors and Officers Liability menjamin tuntutan yang diajukan pleh pihak lain karena Direktur atau orang yang mengambil keputusan manajerial dianggap salah dalam mengambil keputusan.

Ada beberapa perluasan Polis Directors and Officers Liability:

  • No “Hammer Clause”
  • Jaminan biaya pembelaan atas Polusi (Pollution Defence Cost)
  • Jaminan atas tuntutan pemegang saham mengatasnamakan perusahaan terkait polusi (Shareholder Pollution Derivative Action)
  • Jaminan untuk Perusahaan atas klaim surat berharga (Entity Security) --- ini bagian dari Side C
  • Jaminan untuk Perusahaan atas klaim ketenagakerjaan (Entity Employment Practice Liability) --> adalah gugatan hukum yang berkaitan dengan ketenagakerjaan, misal: merekrut, pemecatan, menaikkan jabatan, diskriminasi, rasisme, pengangkatan karyawan, dll --- ini bagian dari Side C
  • Penawaran umum dimasa mendatang (Future Offering)
  • Pendampingan dalam pemeriksaan resmi (Representation of  official investigations & examinations)
  • Jaminan untuk jabatan direksi pada Badan Usaha di luar Perusahaan (Outside directorship)
  • Jaminan Otomatis Anak Perusahaan
  • Direktur yg sudah Pensiun (Retired Director)
  • Jaminan biaya pembelaan utk klaim terkait keselamatan &  kesehatan lingkungan kerja
Share:

Side A dan B Polis Directors and Officers Liability

Ada 2 klausul jaminan dalam Polis Directors and Officers Liability, yaitu Side A dan Side B

Side A
Tanggung Gugat Direktur & Pejabat (Directors &  Officers Liability): 
membayar setiap kerugian atas nama  Orang yang Dipertanggungkan yang mana Orang yang  Dipertanggungkan tidak memperoleh ganti rugi dari  Perusahaan,

Side B
Penggantirugian oleh Perusahaan (Company  reimbursement): 
membayar setiap kerugian yang mana  Perusahaan diijinkan atau diwajibkan secara hukum untuk  memberikan ganti rugi kepada Orang yang  Dipertanggungkan,


Struktur jaminan polis D&O:
  • Proteksi secara individual maupun kolegial
  • Jaminan termasuk: ganti rugi atas putusan, penyelesaian, biaya  investigasi dan biaya pembelaan yang menjadi kewajiban direktur &  pejabat
  • Perusahaan tidak dijamin (namun dapat dijamin dengan perluasan jaminan, yaitu employement practice dan company securities)
  • Perusahaan Asuransi tidak berkewajiban melakukan pembelaan (no  duty to defend - harus ada permintaan)
  • Batas wilayah teritorial / Territorial Limit
  • Batas wilayah kuasa hukum / Jurisdictional Limit
  • Interpretasi Polis: Hukum Indonesia (jika terjadi dispute. Ini soal interpretasi hukum polis)
  • Polis Claims Made / Claims Made Policy


Share:

Asuransi Directors & Officers Liability

Tanggungjawab hukum direktur secara spesifik diatur dalam UU PT No. 40 / 2007 article 97 point (3) :
Setiap Anggota Direksi bertanggung jawab penuh  secara pribadi atas kerugian Perseroan apabila yang  bersangkutan bersalah atau lalai menjalankan  tugasnya sebagaimana dimaksud pada ayat (2).”

Apapun keputusan yang diambil oleh pemimpin, semuanya memiliki dampak positif atau negatif; bahkan memiliki pendukung maupun penentang. Pemimpin harus memberikan keputusan yang tepat bagi keuntungan perusahaannya. Polis D&O membantu pemimpin/direktur dalam mengambil keputusan. D&O mengkover direktur dari tuntutan yang ditujukan oleh orang lain atas keputusan yang dibuatnya.

Siapa saja yang bisa menggungat / ajukan tuntutan? Karyawan, direktur yang lain, pemerintah, regulator, kurator, pelanggan, kompetitor, pemegang saham, supplier, kontraktor, masyarakat, LSM.

Siapa yang menanggung kerugian?
1. Ditanggung sendiri
2. Perusahaan tempat bekerja
3. Perusahaan asuransi

Penggantirugian oleh perusahaan (corporate indemnification)
Pembayaran atas putusan, penyelesaian dan biaya pembelaan oleh Perusahaan bukanlah tanpa syarat. Harus ada:
- Persetujuan dewan direksi/ komisaris, pemegang saham
- Kondisi keuangan perusahaan


DENGAN BATASAN:
  • Dilarang jurisdiksi suatu negara (Amerika Latin, Australia, Perancis)  
  • Dilarang oleh undang-undang (contoh: US SEC law untuk  pelanggaran SEC)
  • Tidak disetujui bila oleh dewan direksi/komisaris  memutuskan,tindakan direktur tidak dengan itikad baik  
  • Tidak disetujui bila tuntutan diajukan oleh pemegang saham

Apa yang diberikan asuransi D & O?
  • Jaminan atas management error and omission
  • Wrongful act --> honest mistake --> jika keputusan yang diambil salah sehingga pihak ke-3 rugi.

Siapa yang dijamin?
  • Direktur
  • Komisaris
  • Seseorang yang dianggap direktur atau pejabat oleh undang-undang
  • Sekretaris perusahaan
  • Karyawan / manager
  • Ahli waris
Yang dicover bukan titelnya, tetapi fungsinya / fungsi manajerialnya. Yang dicover personalnya, bukan perusahaannya. 


Share:

Asuransi Tanggung Gugat Publik

Asuransi Tanggung Gugat Publik sering disebut sebagai asuransi Public Liability. Asuransi ini menjamin tuntutan dari pihak ketiga untuk luka badan (bodily injury) dan/atau kerusakan harta benda (property damage) yang diakibatkan oleh operasi bisnis tertanggung. Penanggung akan bertanggung jawab hingga batas kewajibannya dan ongkos-ongkos serta biaya-biaya yang  berkenaan dengan hukum – umumnya ditambahkan di atas  batas kewajiban.

Ada beberapa pengecualian standar dalam public liability, yaitu:

  • Care, custody and control
  • Contractual liability
  • Cost of rectifying defective work
  • Damage to Insured’s conveyance
  • Deliberate acts
  • Injury to employee
  • Insured’s property
  • Product liability
  • Professional Liability
  • Radioactive
  • Terrorism
  • War

Polis ini merupakan polis all risk. Selama tidak disebutkan sebagai pengecualian, jaminan  berlaku.


Share:

Jenis kapal dan Fungsinya


Kapal laut merupakan kendaraan besar pengangkut penumpang dan barang di laut. Kapal (ship) berbeda dengan perahu (boat) berdasarkan ukuran meskipun sama-sama kendaraan air. Meskipun terkadang perahu dapat disebut juga sebagai kapal, keberadaan kapal memiliki undang-undang dan peraturan atau kebiasaan setempat karena merupakan salah satu alat transportasi.

Berikut beberapa jenis kapal laut yang ada di dunia dan fungsinya berdasarkan jenis kapal laut tersebut yang disarikan dari beberapa sumber.

Kapal Tanker
Adalah kapal yang dirancang untuk mengangkut minyak atau produk turunannya. Jenis utama kapal tanker termasuk tanker minyak, tanker kimia, dan pengangkut LNG. Di antara berbagai jenis kapal tanker, super tanker dirancang untuk mengangkut minyak sekitar Afrika dan Timur Tengah. Super tanker Knock Nevis adalah jenis kapal tanker terbesar di dunia.

Kapal Kontainer
Adalah kapal yang khusus digunakan untuk mengangkut peti kemas yang standar. Memiliki rongga (cells) untuk menyimpan peti kemas ukuran standar. Peti kemas diangkat ke atas kapal di terminal peti kemas dengan menggunakan kran/derek khusus yang dapat dilakukan dengan cepat, baik derekderek yang berada di dermaga, maupun derek yang berada di kapal itu sendiri.

Kapal Barang (Cargo Ship)
Adalah segala jenis kapal yang membawa barang-barang dan muatan dari suatu pelabuhan ke pelabuhan lainnya. Ribuan kapal jenis ini menyusuri lautan dan samudra dunia setiap tahunnya dan memuat barang-barang perdagangan internasional. Kapal kargo pada umumnya didesain khusus untuk tugasnya, dilengkapi dengan crane dan mekanisme lainnya untuk bongkar muat, serta dibuat dalam beberapa ukuran.

Kapal Bulk Carrier, Kargo Curah, atau Bulker
Adalah kapal dagang yang dirancang khusus untuk mengangkut kargo curah unpackaged, seperti biji-bijian, batu bara, bijih, dan semen dalam kargo.

Kapal Pesiar
Adalah kapal penumpang yang dipakai untuk pelayaran pesiar. Penumpang menaiki kapal pesiar untuk menikmati waktu yang dihabiskan di atas kapal yang dilengkapi fasilitas penginapan dan perlengkapan bagaikan hotel berbintang. Sebagian kapal pesiar memiliki rute pelayaran yang selalu kembali ke pelabuhan asal keberangkatan. Lama pelayaran pesiar bisa berbeda-beda, mulai dari beberapa hari sampai sekitar tiga bulan tidak kembali ke pelabuhan asal keberangkatan. Kapal pesiar berbeda dengan kapal samudra (ocean liner) yang melakukan rute pelayaran reguler di laut terbuka, kadang antar benua, dan mengantarkan penumpang dari satu titik keberangkatan ke titik tujuan yang lain. Kapal yang lebih kecil dan sarat air, kapal yang lebih rendah digunakan sebagai kapal pesiar sungai.

Kapal Ferry Ro-Ro (roll-on/roll-off)
Adalah kapal yang bisa memuat kendaraan yang berjalan masuk ke dalam kapal dengan penggeraknya sendiri dan bisa keluar dengan sendiri juga, sehingga disebut sebagai kapal roll on-roll off atau disingkat Ro-Ro. Oleh karena itu, kapal ini dilengkapi dengan pintu rampa yang dihubungkan dengan moveable bridge atau dermaga apung ke dermaga. Kapal Ro-Ro memiliki desain yang landai sehingga memungkinkan muatan secara efisien “keluar-masuk” kapal saat di pelabuhan. Kapal Ro-Ro biasanya memiliki pintu/rampa/ramp door di haluan dan buritan, kendaraan. Feri mempunyai peranan penting dalam sistem pengangkutan bagi banyak kota pesisir pantai, membuat transit langsung antar kedua tujuan dengan biaya lebih kecil dibandingkan jembatan atau terowong. Feri juga digunakan untuk angkutan barang (dalam truk dan kadang-kadang kontainer pengiriman unpowered). Kapal feri biasanya beroperasi dengan rute antar pulau dalam jarak yang dekat.

Kapal Tongkang (Barge)
Adalah kapal yang dibangun untuk transportasi sungai dan kanal dengan membawa muatan seperti batu bara, kayu, dll. Beberapa tongkang tidak memiliki mesin (Propelled) sehingga harus ditarik oleh kapal tunda atau didorong oleh tow boats. Selain itu ada juga jenis Hopper Tongkang yaitu kapal yang tidak bisa bergerak dengan sendirinya, tidak seperti beberapa jenis lain tongkang. Kapal ini dirancang untuk membawa bahan-bahan seperti batu, pasir, tanah dan sampah, untuk membuang ke laut, sungai atau danau untuk reklamasi tanah.

Kapal Tunda (Tug Boat)
Adalah kapal yang dapat digunakan untuk melakukan manuver/ pergerakan, utamanya menarik atau mendorong kapal lainnya di pelabuhan, laut lepas, atau melalui sungai atau terusan. Kapal tunda digunakan pula untuk menarik tongkang, kapal rusak, dan peralatan lainnya. Kapal tunda memiliki tenaga yang besar bila dibandingkan dengan ukurannya.

Semi-Submersible atau Kapal Angkat Berat
Adalah kapal yang dirancang untuk memindahkan beban yang sangat besar. Tipe semi-submersible mampu mengangkat kapal lain keluar dari air dan mengangkutnya untuk menambah fasilitas bongkar di pelabuhan.

Kapal Floating Production, Storage, and Offloading (FPSO)
Adalah sebuah fasilitas terapung berbentuk kapal yang dioperasikan di suatu ladang minyak dan gas bumi lepas pantai. Unit tersebut melakukan proses produksi, menyimpan, dan diturunkan ke kapal tanker atau diangkut melalui pipa.

Kapal Pasokan Platform (Platform Supply Vessel – PSV)
Adalah kapal yang dirancang khusus untuk memasok platform minyak lepas pantai. Kapal ini memiliki panjang antara 65-350 meter dengan fungsi utama sebagai transportasi barang dan personil dari dan ke platform/bangunan lepas pantai dan struktur lepas pantai lainnya.

Kapal Derek (Floating Crane)
Adalah kapal yang khusus dalam mengangkat beban berat. Kapal derek sering digunakan untuk konstruksi lepas pantai. Kapal derek berbeda dengan sheerleg karena crane dapat berputar.

Drillship (Kapal Pengebor)
Adalah sebuah struktur apung berbentuk kapal konvensional yang berfungsi untuk proses pengeboran dan penyelesaian sumur minyak lepas pantai. Drillship juga dapat digunakan sebagai platform untuk melaksanakan pekerjaan pemeliharaan atau penyelesaian seperti casing, tubing, dan instalasi bawah laut. Drillship hanya salah satu alat untuk melakukan pengeboran eksplorasi. Fungsi ini juga dapat dilakukan oleh Semi-submersible, tongkang jackup, tongkang, atau rig platform.

Kapal Keruk (Dreger)
Adalah kapal untuk kegiatan penggalian yang biasanya dilakukan di laut dangkal atau daerah air tawar dengan tujuan mengumpulkan sedimen dasar. Pengerukan dapat menghasilkan bahan untuk reklamasi atau tujuan lain (biasanya terkait dengan konstruksi dan proses mengeluarkan kapal dari graving dock).

Kapal Layar (Sailing Ship)
Adalah kapal yang digerakkan dengan menggunakan layar yang memanfaatkan tenaga angin sebagai pendorongnya. Konstruksi kapal ini umumnya terbuat dari kayu dan cukup lama digunakan sebagai tulang pungung pelayaran baik bersifat sipil maupun militer sampai penemuan mesin uap dan kapal besi/baja pada abad ke 19 seiring dengan ramainya revolusi industri yang dipelopori oleh Inggris melalui penemuan mesin uap.

Kapal Perang (War Ship)
Adalah kapal yang digunakan untuk kepentingan militer atau angkatan bersenjata. Umumnya terbagi atas kapal induk, kapal kombatan, kapal patroli, kapal angkut, kapal selam, dan kapal pendukung yang digunakan angkatan laut seperti kapal tanker dan kapal tender. Di beberapa negara yang memiliki lautan yang membeku pada musim tertentu seperti Rusia dan Finlandia misalnya, kapal pemecah es juga digunakan.

Kapal Selam (Sub Marine)
Adalah kapal yang bergerak di bawah permukaan air, umumnya digunakan untuk tujuan dan kepentingan militer. Sebagian besar Angkatan Laut memiliki dan mengoperasikan kapal selam sekalipun jumlah dan populasinya masing-masing negara berbeda. Selain digunakan untuk kepentingan militer, kapal selam juga digunakan untuk ilmu pengetahuan laut dan air tawar dan untuk bertugas di kedalaman yang tidak sesuai untuk penyelam manusia.

sumber: kanalweb, http://asuransimarineindo.com/?p=2322
Share:

Pengertian DWT dan LDT


DWT atau disebut Deadweight tonnage adalah total berat yang dapat diangkut oleh suatu kapal termasuk muatan/cargo, bahan bakar, air bersih, air ballast, perlengkapan, dan peralatan kapal.

DWT juga ada yang mengartikan sebagai ukuran seberapa berat sebuah kapal untuk mampu dimuati (max load) sampai pada sarat summer draft pada Plimsoll mark pada garis air dgn berat jenis 1.025 (air dimana kpl itu mengapung) jadi semua yg dapat dimuati: berat awak kpl, perbekalan, air tawar, bbm, air balas juga kalo ada. Cargo semua yg numpang di atas kapal itu total berat semuanya disebutlah DWT. Tetapai tidak termasuk berat kapal nya.

Lantas, apa itu LDT?
LDT atau disebut Light Displacement Tonnage adalah berat fisik dari kapal dan merupakan ukuran yang digunakan pada saat kapal dijual sebagai besi tua.

Light Displacement sering juga disebut sebagai displasement kapal saat kapal kapal kosong dan hanya berisi perlengkapan yang standart yang diharuskan ( jika ada bahan bakar dan air hanya untuk start mesin dan air untuk isi ketel uap ).

Berat pada saat kapal kosong = draft rata-rata pada saat kapal dilaut.

Draft pada kapal saat itu ( draft rata-rata ) disebut light draft.
Share:

Labels

News (612) Clause (337) aamai (86) Artikel Afrianto (71) LSPP (67) Soal AAMAI (66) Engineering Clause (60) Buku (59) OJK (59) AAAIK (57) C Clause (54) A Clause (44) P Clause (42) S Clause (37) Soal Jawab (36) D Clause (35) Banjir (31) 102 (28) R Clause (28) Clause Liability (27) CAR Clause (26) Istilah (26) 101 (25) E Clause (25) Pengetahuan (25) 103 (24) L Clause (23) reasuransi (23) Klausul (22) Praktek Bisnis (22) pengertian (21) Headline (20) asuransi kebakaran (20) I Clause (19) Marine Cargo (19) liability insurance (19) Clause PAR (17) F Clause (17) M Clause (17) B Clause (16) Clause Property (15) Prinsip Asuransi (14) Risk Management (14) Syariah (14) Asuransi Mikro (13) N Clause (13) 201 (12) O Clause (12) Surety Bond (12) cargo (12) klaim (12) pengantar asuransi kerugian komersil (12) 104 (11) Clause Marine (11) Marine Hull (11) Motor Car (11) asuransi syariah (11) 303 (10) Asuransi kendaraan bermotor (10) Hukum Asuransi (10) KOMPAS001 (10) PA (10) asuransi kecelakaan diri (10) asuransi personal (10) prosedur klaim (10) Jasindo (9) Magang Beasiswa (9) contractor (9) hull (9) BPJS (8) dikecualikan (8) micro insurance (8) 108 (7) BUMN Reasuransi (7) FAQ OJK (7) Insurance Day (7) Merger (7) Peringkat Asuransi (7) Risk Management Calculations (7) erection (7) fidelity (7) kebongkaran (7) pengirimanuang (7) perluasan jaminan (7) Bali Rendezvous (6) Business Interruption (6) Engineering (6) Jiwasraya (6) Regulasi (6) dijamin (6) penyimpananuang (6) 106 (5) Asuransi Kredit (5) Case Study (5) IGTC (5) LEG Clause (5) Maritime Convension (5) objek pertanggungan (5) premi (5) 107 (4) Asuransi Ternak (4) Benefit (4) Broker (4) CGI (4) Contoh (4) Directors’ And Officers’ Liability (4) Gempa (4) Nelayan (4) Perlindungan Konsumen (4) Produk (4) Sejarah (4) brand (4) investasi (4) jenis (4) jenis jaminan (4) limit pertanggungan (4) Asuransi Perjalanan (3) Asuransi Pertanian (3) BJPS (3) Bencana (3) Chubb (3) Contractor Plant and Machinery (3) Deductible BI (3) G Clause (3) Hukum Dagang (3) Hukum Ketenagakerjaan (3) Hukum Perdata (3) ICC 1982 (3) ICC 2009 (3) Iklan (3) Incoterms (3) Kendaraan (3) Maipark (3) Money Insurance (3) Online Marketing (3) Pesawat (3) Sinar Mas (3) hukum (3) periode pertanggungan (3) public liability (3) struktur polis (3) Asuransi Jiwa Jaminan (2) Asuransi Politik (2) Asuransi Sosial (2) Bank Garansi (2) Beli Asuransi (2) Bukopin (2) Bumi Asih (2) Clause Motor Car (2) Custom Bond (2) Fronting Company (2) GDEAI (2) Galeri Foto (2) Great Eastern (2) H Clause (2) Kebijakan (2) Khusus (2) Kurikulum Asuransi (2) Market (2) Opini (2) PMA (2) PSAK 62 (2) Personal Accident (2) Perusahaan atau Korporasi (2) Professional Indemnity (2) Prudential (2) RSKKNI (2) Rangkuman (2) Reportase (2) SPPA (2) Sertifikasi Agen (2) Soal (2) Stockthroughput (2) Undang-undang (2) asuransi tradisional (2) aturan pemerintah (2) danaACA (2) dokumen pendukung (2) ganti rugi (2) harga pertanggungan (2) ifrs (2) indemnity (2) ketentuan (2) kontribusi (2) liability (2) marketing (2) perkecualian (2) product liability (2) rating (2) risiko (2) sharing (2) subrogasi (2) 105 (1) 202 (1) 302 (1) 304 (1) 401 (1) AXA Mandiri (1) Asuransi Jiwa Tugu Mandiri (1) Asuransi Migas (1) Asuransi Parkir (1) Asuransi Petani (1) Asuransi Peternak (1) Asuransi Tanaman (1) BRI (1) BTN (1) Badai Sandy (1) Banker Clause (1) Boiler and Pressure Vessel (1) Bosowa (1) Bringin Life (1) Bumiputera Life (1) Burglary Insurance (1) CPM / HE (1) Cakrawala Proteksi (1) Cigna (1) Ciputra (1) Commonwealth Life (1) Contractor Allrisk (1) Daftar Perusahaan Asuransi (1) DanaGempa (1) DanaRumah (1) Dayin Mitra (1) Ekspor (1) Electronic Equipments (1) Emiten (1) Energi (1) Engineering Fee (1) Erection Allrisk (1) FPG Indonesia (1) File Insurance (1) Financial Planning (1) Forum Diskusi (1) Forwarder Liability (1) Haji (1) Hanwha Life (1) Himalaya (1) IPO (1) ISO 31000 (1) InHealth (1) Insurance Act 2015 (1) Izin Usaha (1) J Clause (1) JKN (1) Jokowi (1) KOMPASANGGI (1) KOMPASMEGA (1) Kanker (1) Kebakaran (1) Kelas Konstruksi (1) Kilasdunia (1) Kinerja Asuransi Umum (1) Korupsi (1) Kupasi (1) LPS (1) Lloyd's (1) Loss Limit (1) Manulife (1) Medi Plus (1) Media Asuransi (1) Mitra Maparya (1) Multifinance (1) NMA (1) Obamacare (1) P&I (1) P&I Insurance (1) PAYDI (1) PSKI (1) Pailit (1) Pasar Senen (1) Penerbangan (1) Pertambangan (1) Perubahan Iklim (1) Powerpoint (1) Professional Liability (1) Pungutan OJK (1) RBC (1) Ritel (1) SDM (1) Sadar Asuransi (1) Sengketa Asuransi (1) Slide (1) Survey Report (1) asuransi properti (1) asuransi warisan (1) aturan (1) bapepam-lk (1) biaya (1) biro klasifikasi (1) business (1) definisi (1) fungsi asuransi (1) insurable interest (1) jaminan (1) judi (1) kapal (1) komposisi (1) kurs valas (1) kyc (1) laik (1) manfaat asuransi (1) modifikasi (1) ownrisk (1) pemasaran (1) penutupan asuransi (1) perlengkapan tambahan (1) polis (1) product guarantee (1) proximate cause (1) sistem pemasaran asuransi (1) strategi pemasaran (1)

Blog Archive

Recent Posts