Akademi Asuransi

Bang Jamin Insurtech


Bang Jamin atau Sahabat Bang Jamin atau bangjamin.com adalah platform aggregator asuransi yang membantu masyarakat mendapatkan produk asuransi kendaraan terbaik untuk mereka. Hingga saat ini, produk yang ditawarkan adalah asuransi mobil, motor, dan truk. 

Di PlayStore aplikasi ini dimiliki oleh PT Arkana Advance Technology. Apabila Anda search di mesin pencari, maka yang akan muncul adalah website arkana.co.id milik PT Arkana Solusi Digital. Anda dapat melihat cakupan bisnis Arkana dalam gambar berikut ini:



Kembali ke aplikasi Sahabat Bang Jamin. Aplikasi ini mirip dengan Fuse Pro atau Pasar Polis Mitra atau Qoala Plus dalam hal menggandeng mitra atau sahabat dalam memasarkan asuransi. Jika mitra melakukan penutupan asuransi, maka mitra akan mendapatkan komisi dan poin.

Registrasi
Berbeda dengan para pendahulunya, aplikasi ini bisa diregister oleh siapapun --- dengan atau tanpa kode referensi. Cukup memasukkan nomor telepon dan alamat email, Anda bisa menjadi mitra dan langsung memakai aplikasi ini buat berjualan.

Komisi
Komisi standar untuk asuransi kendaraan adalah 25%. Besaran komisi ini biasanya digunakan oleh mitra sebagai diskon kepada nasabah. Mitra bisa memberikan diskon penuh kepada nasabah.

Poin
Selain komisi, Bang Jamin memberikan poin yang kompetitif. 1 Poin seharga Rp, 1,000. Untuk Anda yang baru melakukan register, poin yang Anda dapatkan berkisar antara 12% - 15%.

Asuransi Rekanan
Asuransi rekanan Bang Jamin meliputi Etiqa International Indonesia, Asuransi Wahana Tata, Asuransi Umum Mega, dan Asuransi Tugu Pratama.

Pengurus
Dikutip dari website bangjamin.com, berikut ini adalah tim dari Bang Jamin:
Bang Indra - CEO
Bang Maruly - COO
Bang Morgan - CPO
Bang Serano - CTO
Bang Jens Reisch - Advisor

Share:

AAJI: Industri Asuransi Jiwa Bayar Klaim Rp 128,09 Triliun per Kuartal III-2022

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat, industri asuransi jiwa telah membayar klaim atau manfaat sebesar Rp 128,09 triliun sampai dengan kuartal III-2022. Klaim tersebut diberikan kepada 8,36 juta orang penerima. Pembayaran klaim dan manfaat pada kuartal III-2022 ini tumbuh 7,8 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama di tahun lalu.

"Pada kuartal III-2021, klaim yang dibayar industri asuransi jiwa sebesar Rp 118,84 triliun," kata Ketua Bidang Operasional Excellence, IT & Digital Customer Centricity AAJI Edy Tuhirman dalam konferensi pers laporan kinerja industri asuransi jiwa kuartal III-2022.

Lebih lanjut, Edy memerinci bahwa klaim meninggal dunia tercatat sebesar Rp 8,9 triliun. Angka ini turun 38,9 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 14,58 triliun. Sedangkan klaim kesehatan tumbuh jadi Rp 11,47 triliun pada akhir September 2022. Angka tersebut naik 35,1 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 8,49 triliun.

Kontribusi klaim paling besar adalah pada klaim nilai tebus (surrender) yang berkontribusi sebesar 52,1 persen, atau setara dengan Rp 66,73 triliun. Permintaan surrender ini tercatat naik sebesar 12,3 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu yaitu sebesar Rp 59,42 triliun.

Sementara itu, klaim yang diajukan pada akhir kontrak juga mengalami pertumbuhan 83,3 persen menjadi 13,85 triliun.

"Klaim akhir kontrak memiliki kontribusi terhadap total pembayaran klaim sebesar 10,8 persen," tandas Edy.

Gambar Sumber: Kompas.com

Share:

Asuransi Bintang: Asuransi Umum Pertama Yang Peroleh Izin Produk Unitlink


PT Asuransi Bintang Tbk (ASBI) baru saja menerima lisensi izin Produk Asuransi Yang Dikaitkan Dengan Investasi (PAYDI) Fleksi InveSTAR dari OJK. Fleksi InveSTAR adalah produk PAYDI atau unitlink pertama di Indonesia yang terlahir dari asuransi umum. Izin ini tertuang dalam surat OJK nomor S4602/NB.111/2022 tertanggal 22 November 2022. 

Direktur Utama Asuransi Bintang, HSM Widodo, menegaskan bahwa Fleksi InveSTAR sama sekali bukanlah merupakan produk investasi ataupun tabungan dengan imbal hasil yang diperjanjikan.

“Dengan pemanfaatan teknologi tepat guna, bank kustodian CIMB Niaga dengan manajer investasi BNP Paribas dan PNM Investment Management untuk pengelolaan subdana Bintang Dana Tetap, Bintang Dana Campuran, dan Bintang Dana Saham, Asuransi Fleksi InveSTAR menawarkan solusi perlindungan asuransi kecelakaan diri, kendaraan, properti, kesehatan, dan berbagai perlindungan asuransi untuk aset-aset tertanggung dengan pengenaan biaya perlindungan yang efektif secara bulanan, dalam simplisitas sebuah polis asuransi,” jelasnya melalui keterangan resmi, Rabu, 23 November 2022.

Fleksi InveSTAR akan ditawarkan dengan metode pembayaran premi tahunan, semesteran, kuartalan, dan bulanan. Harapannya, Fleksi InveSTAR dapat memberi kesempatan pengembangan dana milik nasabah dalam sarana investasi yang dipilih sebelum dana tersebut digunakan untuk membayar biaya bulanan yang terkait.

Hingga saat ini, Asuransi Bintang pada saat ini telah memilik 140 orang pegawai dengan lisensi untuk menjual produk PAYDI yang telah dilengkapi oleh perangkat digital penunjang proses penjualan khusus produk PAYDI, dan didukung oleh Distributed Call Center di Yogjakarta dan Solo untuk menunjang proses welcoming call yang terekam.

“Langkah strategis Asuransi Bintang untuk memulai produk PAYDI ini tidak saja akan menaikkan enterprise value dari perusahaan sehubungan dengan embedded value dari produk jangka panjang PAYDI, akan tetapi juga akan memberikan kesempatan besar kepada perusahaan untuk dapat juga menerapkan metode pengakuan model Variable Fee Approach (VFA) pada penerapan PSAK 74 tentang kontrak asuransi pada tahun 2025, di samping metode General Measurement Model (GMM) dan Premium Allocation Approach (PAA) seperti asuransi lain pada umumnya,” tegas Widodo.

Share:

Fuse Buka Kantor Ke-24 di Pekanbaru

Direktur Sales Fuse, Ridho Revilino, menunjukkan aplikasi Fuse Pro
Direktur Sales Fuse, Ridho Revilino, menunjukkan aplikasi Fuse Pro


Insurtech Fuse kembali melebarkan sayap ke pasar asuransi di luar jawa. Kali ini, Fuse membuka kantor operasional di ibukota Provinsi Riau, Pekanbaru. Sebagai salah satu kota yang menjadi sentra ekonomi terbesar di Pulau Sumatera, banyak potensi bisnis asuransi yang bisa dikembangkan di Pekanbaru.

"Fuse telah beroperasi di Pekanbaru sejak akhir 2020 dan kontribusinya signifikan, sehingga saat ini kami memutuskan untuk meresmikan kantor cabang. Tujuannya untuk meningkatkan layanan untuk agen/ partner kami dan semakin mendekatkan diri ke end-customer," ujar Direktur Sales Fuse, Ridho Revilino, saat meresmikan kantor cabang Fuse di Kompleks Perkantoran Sudirman Business Central, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Kamis (17/11).

Sebagai kota metropolitan, Pekanbaru memiliki karakteristik tersendiri. Ridho menjelaskan, perkembangan perekonomian Pekanbaru sangat dipengaruhi oleh kehadiran perusahaan minyak, pabrik pulp dan kertas, serta perkebunan kelapa sawit dengan pabrik pengolahannya. Aktivitas bisnis Pekanbaru didominasi oleh kegiatan jasa, perdagangan dan industri.

Untuk sektor asuransi, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat ada 51 perusahaan asuransi umum yang beroperasi di Pekanbaru. Delapan perusahaan asuransi yang menjadi partner Fuse untuk kategori Titanium–yang memutuskan untuk menjadikan Fuse sebagai satu-satunya insurtech yang diajak untuk bekerja sama–juga beroperasi di Pekanbaru, yakni Simas Insurtech, Mega Insurance, Tugu Insurance, Staco Mandiri, Artarindo, Etiqa, Intra Asia dan Bosowa Asuransi. 

Direktur Sales Fuse, Ridho Revilino (kedua dari kiri) mendampingi Vice President Fuse, Hendra Lukman (kedua dari kanan) di acara peresmian kantor cabang Pekanbaru, Kamis (17/11)



"Industri asuransi di Pekanbaru didominasi oleh bisnis retail dan UKM dengan potensi yang besar. Asuransi sebagai proteksi dan instrumen untuk pengelolaan risiko akan sangat dibutuhkan, terutama asuransi kendaraan bermotor dan properti. Kami yakin bisa memaksimalkan penetrasi ke pasar asuransi di Pekanbaru. Bahkan, kami ingin menjadikan Pekanbaru sebagai poros optimalisasi potensi penjualan asuransi di wilayah Sumatera bagian selatan," ungkap Ridho.

"Layanan asuransi digital masih terbilang baru bagi warga Pekanbaru. Namun, kami melihat ini sebagai sebuah peluang, karena kami merupakan pionir bidang insurtech. Kami percaya, dengan berbagai macam kemudahan yang ditawarkan aplikasi Fuse Pro, mulai dari membandingkan dan mengajukan polis, mencairkan komisi serta mengajukan klaim, agen/ partner akan tetap bersama kami," pungkas pria lulusan Universitas Padjadjaran ini.
Share:

Roojai


PT Roojai Insurance Agent atau Roojai adalah perusahaan teknologi asuransi yang memasarkan produk asuransi penyakit kritis. Roojai memilih produk asuransi kritis karena penanganan penyakit kritis membutuhkan biaya yang besar.

"Penyakit kritis merupakan kondisi serius yang membutuhkan biaya besar, sehingga nasabah seringkali mengeluarkan biaya sendiri. Hal ini seringkali menyebabkan penurunan kemampuan pengidapnya dalam bekerja secara profesional," ujar CEO of Roojai Indonesia Mathieu Guiraud.

Sebagai agen asuransi berlisensi, Roojai yang juga telah memiliki pengalaman sebagai insurtech populer di Thailand. Kalau di Thailand ratio out-of-pocket sebesar 12 persen, di indonesia sudah sekitar 30 persen. Artinya, biaya pengobatan yang ditanggung oleh nasabah sendiri sebesar 30 persen.

Oleh karena itu, Roojai percaya bahwa asuransi penyakit kritis dengan harga terjangkau dapat menjadi langkah awal untuk memberikan perlindungan dari beragam skenario yang tidak diinginkan.

Beberapa produk Roojai antara lain Penyakit Kritis, Kanker, Penyakit Jantung, Penyakit Akibat Nyamuk, Hospital Cash Plan, dan Kecelakaan Diri. Karena berlisensi agen asuransi, Roojai hanya menawarkan produk dari satu perusahaan asuransi, yaitu Sompo Insurance.
Share:

RBC Nasre Minus 38,88 Persen Pada Q3 2022


PT Reasuransi Nasional Indonesia atau Nasional Re (Nasre) mencatatkan penurunan risk based ratio atau RBC menjadi negatif dalam satu kuartal. Berdasarkan laporan keuangan kuartal III/2022 yang dipublikasikan, Nasional Re mencatatkan RBC –38,88 persen pada Q3/2022. Kondisi ini yang membuat lembaga pemeringkat Fitch Rating menurunkan peringkat perusahaan dari BB- menjadi CC.

Meski demikian, premi perseroan tercatat meningkat dengan hasil underwriting dan labanya merosot. Berdasarkan laporan keuangan kuartal III/2022 yang dikutip hari ini, Jumat (18/11/2022), Nasre mencatatkan premi Rp5,39 triliun per September 2022. Jumlahnya itu meningkat 6,41 persen (year-on-year/YoY) dari sebelumnya Rp5,07 triliun.

Aset Nasre per kuartal III/2022 tercatat Rp11,57 triliun atau tumbuh 20,2 persen (YoY) dari Rp9,6 triliun. Meski demikian, terjadi lonjakan cadangan teknis menjadi Rp10,66 triliun. Ditambah pinjaman subordinasi sebesar Rp1,02 triliun, membuat ekuitas Nasre berbalik minus Rp112,2 miliar. Posisi yang membuat Fitch menurunkan rating perusahaan menjadi CC.

Dari sisi investasi, perusahaan membukukan nilai sebesar Rp6,09 triliun atau tumbuh 13,38 persen (YoY) dari Rp5,37 triliun. Meski demikian, laba perseroan mengalami penurunan cukup signifikan. Pada kuartal III/2022 laba Nasional Re senilai Rp15,37  miliar, turun 91,38 persen (YoY) dari sebelumnya Rp178,36 miliar.

Corporate Secretary Reasuransi Nasional Indonesia Ignatius Nugroho mengatakan bahwa pihaknya sedang menjalankan rencana penyehatan keuangan dengan memperbaiki proses bisnis dan pengelolaan risiko. 

Perseroan juga melakukan pembenahan proses administrasi penerimaan risiko, penanganan klaim, serta penyelesaian hutang piutang yang umurnya sudah lama. Kesempatan ini menjadi momentum perusahaan dalam meninjau bisnisnya.

"Tentunya semua proses tersebut dilakukan atas koordinasi dengan mitra bisnis kami, agar ke depan ada perbaikan pengelolaan risiko sehingga bersama-sama pula akan menghasilkan surplus underwriting," ujar Ignatius kepada pers, Jumat (18/11/2022).

Share:

Bowtie Insurtech



Didirikan pada tahun 2018, Bowtie adalah perusahaan asuransi online di Hong Kong yang menawarkan platform online bebas agen, bebas komisi, dan nyaman bagi pelanggan untuk mengutip, mengajukan, dan mengklaim paket asuransi kesehatan.

Perusahaan menyediakan enam produk asuransi utama: VHIS (skema asuransi kesehatan sukarela), Touch-wood (asuransi kecelakaan), Penyakit Kritis, Term Life, Cancer Fighter (asuransi kesehatan kanker), dan Group Medical Insurance.

Bowtie telah mendistribusikan perlindungan asuransi jiwa dan kesehatan senilai HK$40 miliar sejak awal. Perusahaan telah mengumpulkan lebih dari US$50 juta dalam pendanaan yang diungkapkan.

Share:

Labels

News (620) Clause (338) aamai (95) Buku (79) Artikel Afrianto (78) LSPP (76) Soal AAMAI (72) OJK (61) Engineering Clause (60) AAAIK (58) C Clause (55) A Clause (44) P Clause (43) S Clause (37) Soal Jawab (37) D Clause (35) Banjir (31) 102 (29) R Clause (28) Clause Liability (27) Istilah (27) 101 (26) CAR Clause (26) 103 (25) E Clause (25) Pengetahuan (25) L Clause (23) Praktek Bisnis (23) reasuransi (23) Klausul (22) Marine Cargo (22) pengertian (22) liability insurance (21) Headline (20) asuransi kebakaran (20) I Clause (19) Risk Management (18) Clause PAR (17) F Clause (17) M Clause (17) B Clause (16) Clause Property (15) Syariah (15) asuransi syariah (15) Marine Hull (14) Prinsip Asuransi (14) klaim (14) Asuransi Mikro (13) 104 (12) 201 (12) N Clause (12) O Clause (12) Surety Bond (12) cargo (12) pengantar asuransi kerugian komersil (12) Clause Marine (11) Motor Car (11) prosedur klaim (11) 303 (10) Asuransi kendaraan bermotor (10) Hukum Asuransi (10) PA (10) asuransi kecelakaan diri (10) asuransi personal (10) Jasindo (9) KOMPAS001 (9) Magang Beasiswa (9) contractor (9) hull (9) 108 (8) BPJS (8) BUMN Reasuransi (8) Business Interruption (8) dikecualikan (8) micro insurance (8) perluasan jaminan (8) Directors’ And Officers’ Liability (7) FAQ OJK (7) Insurance Day (7) Jiwasraya (7) Merger (7) Peringkat Asuransi (7) Risk Management Calculations (7) erection (7) fidelity (7) kebongkaran (7) pengirimanuang (7) 106 (6) Bali Rendezvous (6) Engineering (6) Maritime Convension (6) Regulasi (6) dijamin (6) penyimpananuang (6) 107 (5) Asuransi Kredit (5) Asuransi Pertanian (5) Broker (5) Case Study (5) IGTC (5) LEG Clause (5) marketing (5) objek pertanggungan (5) polis (5) premi (5) Asuransi Ternak (4) Benefit (4) CGI (4) Contoh (4) Gempa (4) Money Insurance (4) Nelayan (4) Online Marketing (4) Perlindungan Konsumen (4) Produk (4) Sejarah (4) Survey Report (4) brand (4) investasi (4) jenis (4) jenis jaminan (4) limit pertanggungan (4) Asuransi Perjalanan (3) BJPS (3) Bencana (3) CPM / HE (3) Chubb (3) Contractor Plant and Machinery (3) Deductible BI (3) Forwarder Liability (3) G Clause (3) Hukum Dagang (3) Hukum Ketenagakerjaan (3) ICC 1982 (3) ICC 2009 (3) Iklan (3) Incoterms (3) Kendaraan (3) Maipark (3) Pesawat (3) Professional Indemnity (3) Prudential (3) Sengketa Asuransi (3) Sinar Mas (3) asuransi properti (3) hukum (3) periode pertanggungan (3) public liability (3) struktur polis (3) Asuransi Jiwa Jaminan (2) Asuransi Politik (2) Asuransi Sosial (2) Asuransi Tanaman (2) Bank Garansi (2) Bukopin (2) Bumi Asih (2) Clause Motor Car (2) Custom Bond (2) Fronting Company (2) GDEAI (2) Galeri Foto (2) Great Eastern (2) H Clause (2) Hukum Perdata (2) Kebijakan (2) Khusus (2) Kurikulum Asuransi (2) Market (2) Media Asuransi (2) Opini (2) PMA (2) PSAK 62 (2) Personal Accident (2) Perusahaan atau Korporasi (2) Professional Liability (2) RSKKNI (2) Rangkuman (2) Reportase (2) SPPA (2) Sertifikasi Agen (2) Soal (2) Stockthroughput (2) Undang-undang (2) asuransi tradisional (2) aturan pemerintah (2) danaACA (2) dokumen pendukung (2) ganti rugi (2) harga pertanggungan (2) ifrs (2) indemnity (2) ketentuan (2) kontribusi (2) liability (2) perkecualian (2) product liability (2) rating (2) risiko (2) sharing (2) subrogasi (2) 105 (1) 202 (1) 302 (1) 304 (1) 401 (1) AXA Mandiri (1) Asuransi Jiwa Tugu Mandiri (1) Asuransi Migas (1) Asuransi Parkir (1) Asuransi Petani (1) Asuransi Peternak (1) BRI (1) BTN (1) Badai Sandy (1) Banker Clause (1) Boiler and Pressure Vessel (1) Bosowa (1) Bringin Life (1) Bumiputera Life (1) Burglary Insurance (1) Cakrawala Proteksi (1) Cigna (1) Ciputra (1) Commonwealth Life (1) Contractor Allrisk (1) Daftar Perusahaan Asuransi (1) DanaGempa (1) DanaRumah (1) Dayin Mitra (1) Ekspor (1) Electronic Equipments (1) Emiten (1) Energi (1) Engineering Fee (1) Erection Allrisk (1) FPG Indonesia (1) File Insurance (1) Financial Planning (1) Forum Diskusi (1) Haji (1) Hanwha Life (1) Himalaya (1) IPO (1) ISO 31000 (1) InHealth (1) Insurance Act 2015 (1) Izin Usaha (1) J Clause (1) JKN (1) Jokowi (1) KOMPASANGGI (1) KOMPASMEGA (1) Kanker (1) Kebakaran (1) Kelas Konstruksi (1) Kilasdunia (1) Kinerja Asuransi Umum (1) Korupsi (1) Kupasi (1) LPS (1) Lloyd's (1) Loss Limit (1) Manulife (1) Medi Plus (1) Mitra Maparya (1) Multifinance (1) NMA (1) Obamacare (1) P&I (1) P&I Insurance (1) PAYDI (1) PSKI (1) Pailit (1) Pasar Senen (1) Penerbangan (1) Pertambangan (1) Perubahan Iklim (1) Powerpoint (1) Pungutan OJK (1) RBC (1) Ritel (1) SDM (1) Sadar Asuransi (1) Slide (1) asuransi warisan (1) aturan (1) bapepam-lk (1) biaya (1) biro klasifikasi (1) business (1) definisi (1) fungsi asuransi (1) insurable interest (1) jaminan (1) judi (1) kapal (1) komposisi (1) kurs valas (1) kyc (1) laik (1) manfaat asuransi (1) modifikasi (1) ownrisk (1) pemasaran (1) penutupan asuransi (1) perlengkapan tambahan (1) product guarantee (1) proximate cause (1) sistem pemasaran asuransi (1) strategi pemasaran (1)

Blog Archive

Kurs Bank Central Asia (BCA)

Recent Posts