June 2015 ~ Akademi Asuransi

Dapen BRI suntik asuransi Bringin Life Rp 100 M


JAKARTA. Terlepas dari kabar pembelian saham Dana Pensiun BRI di PT Asuransi Jiwa Bringin Jiwa Sejahtera atau Bringin Life, mereka rupanya tetap memiliki agenda untuk membesarkan anak usaha mereka yang lain. Termasuk di perusahaan yang bergerak di bisnis asuransi umum, PT Asuransi Bringin Sejahtera Artamakmur (Asuransi BSAM).

Menurut Direktur Utama Dapen BRI Mudjiharno Sudjono, mereka bakal menyuntik modal di perusahaan tersebut. Jumlahnya sendiri mencapai sekitar Rp 100 miliar.

Sehingga nantinya, ekuitas Asuransi BSAM juga bakal menggemuk. Saat ini ekuitas Asuransi BSAM berada di angka Rp 200 miliar, lalu setelah penyuntikan akan meningkat jadi Rp 300 miliar.

Alasan penyuntikan modal di Asuransi BSAM sendiri adalah untuk meningkatkan kapasitas perseroan. Dengan begitu mereka bisa mengakses potensi bisnis yang lebih besar, termasuk dengan mengikuti sejumlah konsorsium. "Supaya bisa ikut di konsorsium itu perlu ekuitas Rp 300 miliar," katanya, Senin (23/6).

Di sisi lain mereka juga mereka juga masih memiliki ruang untuk meningkatkan porsi investasi di penempatan langsung melalui penyuntikan modal ini. Pasalnya saat ini porsi investasi di pos tersebut baru mencapai 13% dari ketentuan maksimal yang sebesar 15%.

Untuk realisasi penyuntikan dananya sendiri, dia bilang pihaknya masih akan berkoordinasi dengan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk sebagai pendiri untuk menentukan arahan investasi dan rencana kerja dan anggaran perusahaan. "Tapi secepatnyalah habis Lebaran," ungkapnya.

Sebagai informasi, saat ini Dapen BRI mengantongi 90% saham di Asuransi BSAM. Menurut Mudjiharno saat ini mayoritas bisnis perusahaan asuransi umum tersebut memang masih berasal dari nasabah bank plat merah tersebut.

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Kontan 
Share:

Prudential Optimistis Asuransi Syariah Masih Diminati

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Melihat perkembangan industri, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) optimistis asuransi syariah masih diminati.

Direktur Pemasaran dan Komunikasi Prudential Life Assurance Nini Sumohandoyo menjelaskan, sejak diluncurkan pertama kali pada 2007, produk asuransi jiwa syariah Prudential terus menunjukkan perkembangan yang positif.

Ini terlihat antara lain dari hasil bisnis Prudential Indonesia sampai dengan triwulan satu 2015. Per Maret 2015 Prudential Indonesia meraih total pendapatan premi sebesar Rp 7,09 triliun, meningkat sebesar 20 persen dibandingkan dengan triwulan satu 2014.

Dari hasil tersebut, hampir sekitar Rp 820 miliar berasal dari pendapatan premi syariah, meningkat sebesar 12,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sampai 31 Desember 2014, dana investasi PRUlink syariah mengalami peningkatan. PRUlink Syariah Rupiah Managed Fund (SMF) mencatatkan hasil investasi sebesar 12,14 persen.

PRUlink Syariah Rupiah Equity Fund (SEF) mencatatkan hasil investasi sebesar 17,50 persen. Sementara  PRUlink Syariah Rupiah Cash & Bond Fund (SCBF): mencatatkan hasil investasi sebesar 7,19 persen.

''Pertumbuhan yang menggembirakan itu menunjukkan respon yang positif dari masyarakat akan produk syariah kami, serta terus bertumbuhnya pasar,'' ungkap Nini dalam surat elektroniknya kepada ROL, Selasa (23/6).

Ini sejalan dengan pandangan Prudential mengenai potensi asuransi jiwa syariah di Indonesia yang luar biasa. Sebagai salah satu negara di dunia dengan penduduk Muslim terbanyak, Prudential Indonesia yakin secara umum industri asuransi jiwa syariah akan terus berkembang pesat di Indonesia.

Mengenai proyeksi bisnis syariah hingga 2015, Nini menyatakan Prudential Indonesia tidak bisa menyampaikan informasi yang bersifat proyeksi bisnis ke depan. Namun, ia menyampaikan Prudential Indonesia tetap berkomitmen penuh dalam membantu mengembangkan bisnis syariah nasional dan berupaya untuk menyediakan solusi finansial berbasis syariah.

Di sisi lain Prudential Indonesia juga berperan sebagai pemimpin pasar yang bertanggung jawab dan senantiasa patuh pada regulasi untuk mendukung pertumbuhan industri asuransi syariah di Indonesia.

Sumber: Republika
Share:

Produk Asuransi Berbasis Investasi Bakal Dongkrak Kinerja

Bisnis.com, JAKARTA--Asosiasi Asuransi Umum Indonesia meyakini kehadiran produk asuransi berbasis investasi bakal mendongkrak kinerja industri, terutama segmen ritel pada tahun ini.
 
Pasalnya, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menilai produk tersebut bakal memberi kemasan yang menarik bagi masyarakat. Selama ini, keberadaan produk asuransi berbasis investasi memang selalu menarik minat konsumen.
 
“Jadi, seakan-akan premi yang dibayar ke perusahaan asuransi tidak hilang. Industri asuransi jiwa sudah memulainya dengan produk unit linked-nya,” kataDirektur Eksekutif AAUI Julian Noor di Jakarta, seperti dikutip Bisnis.com, Kamis (25/6).
 
Pada dasarnya, pada sebuah produk asuransi berbasis investasi, konsumen tidak hanya diharuskan membayar premi untuk biaya proteksi atau risiko, tetapi juga tabungan investasi di beberapa instrumen tertentu.
 
Layaknya sebuah produk investasi, konsumen memang dimungkinkan untuk mengambil dana tunai jika telah mencapai suatu periode tertentu. Selama beberapa tahun terakhir, produk unit linked di asuransi jiwa telah menjadi primadona mengalahkan produk tradisional.
 
Per kuartal I/2015, data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menunjukkan produk unit linked masih menjadi kontributor terbesar hingga 53,9% dari total pendapatan premi, sedangkan produk tradisional hanya menyumbang 46,1%.
 
Total pendapatan premi yang diperoleh dari produk unit linked naik 24,4%, dan produk tradisional naik 33,6% sepanjang Jnauari-Maret tahun ini.
 
Menurutnya, asosiasi tidak akan terburu-buru dalam menyasar potensi produk tersebut karena regulator masih mendiskusikannya.
 
“Payung hukumnya belum keluar, jadi kami belum bisa berbicara detil. Yang jelas, dari pihak pasar modal sangat mendukung karena berpotensi meningkatkan kedalaman pasar finansial Indonesia,” ungkapnya.
 
Ketika dikonfirmasi, Firdaus Djaelani, Komisioner Industri Keuangan Non Bank  (IKNB) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan pihaknya belum bisa memastikan regulasi tersebut selesai dibahas.
 
“Semua masih dibahas. Memang ada arah kesana, tetapi belum bisa dipastikan kapannya,” katanya. 
 
Sumber: Bisnis
Share:

BNI Kelola Keuangan Asuransi Jiwasraya

JAKARTA- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) dipercaya untuk mengelola keuangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dan penggunaan produk Asuransi Jiwasraya untuk nasabah BNI. Kerja sama dengan Asuransi Jiwasraya mencakup penyediaan Cash Management Services, Custodian Services, E-Banking Services, Premium Collection, Claim Payment, Payroll dan Bancassurance.
 
Kerjasama BNI dengan Asuransi Jiwasraya ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Pemanfaatan Jasa Layanan Perbankan dan Bancassurance antara Direktur Utama Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim dengan Direktur Utama BNI, Achmad Baiquni di Gedung BNI, Kamis (25/6). "Kami berkeyakinan bahwa dengan kerja sama ini akan meningkatkan sinergi antara BNI dengan Asuransi Jiwasraya”, ujar Baiquni.
 
Ia menuturkan, selama ini kerja sama yang erat antara BNI dengan Asuransi Jiwasraya telah berjalan secara berkesinambungan dan saling menguntungkan. Kerja sama Pemanfaatan Jasa Layanan Perbankan dan Bancassurance antara BNI dengan Asuransi Jiwasraya kali ini diharapkan akan menjadi pintu masuk menuju kerja sama yang lebih luas.
 
Salah satu kerjasama Asuransi Jiwasraya dengan BNI, antara lain pembayaran premi melalui layanan e-channel; ATM dan sms banking. Selain pembayaran premi, BNI juga menyediakan layanan Cash Management untuk transaksi pembayaran klaim kepada seluruh nasabah beserta mitra-mitra Asuransi Jiwasraya. Begitu juga dengan pembayaran pajak yang terintegrasi secara online dengan host Modul Penerimaan Negara (MPN) di Direktorat Jenderal Pajak.  
 
BNI juga memberikan layanan Custody yang efektif dan efisien untuk mempermudah dan memperlancar layanan operasional transaksi perbankan perusahaan khususnya terkait pasar modal. Menurut Baiquni, BNI siap memberikan jasa layanan pembayaran gaji melalui BNI Taplus ke seluruh karyawan Asuransi Jiwasraya yang mencapai 1.400 pegawai dan 9000 agency yang tersebar di seluruh Indonesia.
 
Asuransi Jiwasraya dengan BNI juga bekerjasama dalam memberikan layanan Bancassurance, terutama untuk Asuransi Jiwa Kredit dan layanan asuransi yang lainnya yang dapat memberikan manfaat lebih kepada nasabah BNI.
 
Menurut Hendrisman, sinergi tersebut sebagai bentuk peningkatan layanan kepada nasabah kedua korporasi yang bergerak di bidang asuransi jiwa dan perbankan. Selain itu juga sebagai bentuk perluasan saluran distribusi untuk meningkatkan kinerja masing-masing perusahaan.
 
Hendrisman menambahkan bahwa bancassurance Jiwasraya memberikan kontribusi premi yang signifikan bagi perusahaan. Dari target premi tahun ini sebesar Rp 10,8 triliun, bancassurance diharapkan mampu menyumbang premi sebesar Rp. 3 triliun. Sampai saat ini perolehan premi bancassurance tercatat sebesar Rp 1,9 triliun.

Sumber : Sinar Harapan
Share:

Beasiswa 2015 untuk lulusan SMA / SMK: Magang Beasiswa ACA 2015

 
Pengen kuliah gratis plus dapat uang saku bulanan? Ini dia Beasiswa Terbaik tahun 2015 untuk lulusan SMA / SMK, yaitu Magang Beasiswa yang diadakan oleh PT. Asuransi Central Asia untuk periode 2015.

PT. Asuransi Central Asia merupakan salah satu perusahaan asuransi umum dari Group Bisnis Terkemuka-Salim Group, yang berdiri sejak 1956, berkomitmen melanjutkan program "Corporate Social Responsibility" dengan kembali membuka kesempatan bagi Anda untuk mendapatkan program beasiswa Dill Asuransi bagi siswa/i berprestasi untuk dipersiapkan menjadi tenaga profesional di bidang asuransi.

Persyaratan yang perlu  dipenuhi:

a.    Persyaratan Akademis: 
  • Fotocopy ljazah & Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) yang sudah dilegalisir masing-masing 2 lembar.
  • Nilai Ujian Nasional & Ujian Sekolah untuk Mata pelajaran Matematika & Bahasa lnggris Minimal 7.50.
  • Nilai rata-rata Ujian Nasional & Ujian Sekolah 7.50 untuk SMA dan 8.00 untuk SMEA atau SMK
  • Fotocopy Raport dari kelas 1-3

b. Persyaratan Administrasi
  • Lulusan SMA/sederajat dengan maksimal usia 21 thn pada    September 2015 yang dibuktikan dengan akte lahir/surat keterangan lahir
  • Berasal dari keluarga kurang mampu secara ekonomi (dibuktikan dengan surat keterangan RT/RW setempat)
  • Fotokopi KTP
  • Surat keterangan Sehat dari Dokter
  • Foto Berwarna ukuran 3x4 dan 4x6 masing-masing 2 lembar.
  • Bersedia menjalani ikatan dinas selama 3 tahun
  • setelah menyelesaikan pendidikan/diangkat sebagai karyawan (ikatan dinas)
  • Lulus seleksi yang diadakan oleh HRD PT Asuransi Central Asia.

Peserta Magang yang lulus seleksi akan menerima:
1.    Beasiswa untuk pendidikan kuliah program DIII Asuransi
2.    Akomodasi bagi peserta dari luar JADETABEK
3.    Uang saku setiap bulan

Kirimkan segera surat lamaran kamu dilengkapi dengan riwayat hidup dan dokumen-dokumen di atas melalui Pos maupun melalui email sebagai berikut:
 

Melalui E-Mail:
Subject email: Magang Beasiswa ACA (Source: AkademiAsuransi.org)

Kirim ke: hrdrecruitment@acains.com dan cc-kan ke: karir@akademiasuransi.org

Melalui Pos:
Tulis di sudut kanan atas: Magang Beasiswa ACA (Source: AkademiAsuransi.org)
Kirim ke: HRD PT. ACA di Gedung Wisma Asia Lantai 15,  Jl. Letjen S Parman Kav. 79, Slipi Jakarta Barat.

Buruan daftar, waktu terbatas!


Klik di sini untuk mendapatkan formulir (formulir boleh dibuat sendiri):

Share:

Labels

News (618) Clause (338) aamai (95) Artikel Afrianto (78) LSPP (76) Soal AAMAI (72) Buku (66) Engineering Clause (60) OJK (59) AAAIK (58) C Clause (55) A Clause (44) P Clause (43) S Clause (37) Soal Jawab (37) D Clause (35) Banjir (31) 102 (28) R Clause (28) Clause Liability (27) CAR Clause (26) Istilah (26) 101 (25) E Clause (25) Pengetahuan (25) 103 (24) L Clause (23) Praktek Bisnis (23) Klausul (22) Marine Cargo (22) liability insurance (21) pengertian (21) reasuransi (21) Headline (20) asuransi kebakaran (20) I Clause (19) Risk Management (18) Clause PAR (17) F Clause (17) M Clause (17) B Clause (16) Clause Property (15) Syariah (15) Marine Hull (14) Prinsip Asuransi (14) asuransi syariah (14) Asuransi Mikro (13) 201 (12) N Clause (12) O Clause (12) Surety Bond (12) cargo (12) klaim (12) pengantar asuransi kerugian komersil (12) 104 (11) Clause Marine (11) Motor Car (11) 303 (10) Asuransi kendaraan bermotor (10) Hukum Asuransi (10) PA (10) asuransi kecelakaan diri (10) asuransi personal (10) prosedur klaim (10) Jasindo (9) KOMPAS001 (9) Magang Beasiswa (9) contractor (9) hull (9) BPJS (8) Business Interruption (8) dikecualikan (8) micro insurance (8) perluasan jaminan (8) 108 (7) BUMN Reasuransi (7) Directors’ And Officers’ Liability (7) FAQ OJK (7) Insurance Day (7) Jiwasraya (7) Merger (7) Peringkat Asuransi (7) Risk Management Calculations (7) erection (7) fidelity (7) kebongkaran (7) pengirimanuang (7) Bali Rendezvous (6) Engineering (6) Maritime Convension (6) Regulasi (6) dijamin (6) penyimpananuang (6) 106 (5) Asuransi Kredit (5) Asuransi Pertanian (5) Broker (5) Case Study (5) IGTC (5) LEG Clause (5) objek pertanggungan (5) polis (5) premi (5) 107 (4) Asuransi Ternak (4) Benefit (4) CGI (4) Contoh (4) Gempa (4) Money Insurance (4) Nelayan (4) Online Marketing (4) Perlindungan Konsumen (4) Produk (4) Sejarah (4) Survey Report (4) brand (4) investasi (4) jenis (4) jenis jaminan (4) limit pertanggungan (4) marketing (4) Asuransi Perjalanan (3) BJPS (3) Bencana (3) CPM / HE (3) Chubb (3) Contractor Plant and Machinery (3) Deductible BI (3) Forwarder Liability (3) G Clause (3) Hukum Dagang (3) Hukum Ketenagakerjaan (3) ICC 1982 (3) ICC 2009 (3) Iklan (3) Incoterms (3) Kendaraan (3) Maipark (3) Pesawat (3) Professional Indemnity (3) Prudential (3) Sinar Mas (3) asuransi properti (3) hukum (3) periode pertanggungan (3) public liability (3) struktur polis (3) Asuransi Jiwa Jaminan (2) Asuransi Politik (2) Asuransi Sosial (2) Asuransi Tanaman (2) Bank Garansi (2) Bukopin (2) Bumi Asih (2) Clause Motor Car (2) Custom Bond (2) Fronting Company (2) GDEAI (2) Galeri Foto (2) Great Eastern (2) H Clause (2) Hukum Perdata (2) Kebijakan (2) Khusus (2) Kurikulum Asuransi (2) Market (2) Opini (2) PMA (2) PSAK 62 (2) Personal Accident (2) Perusahaan atau Korporasi (2) Professional Liability (2) RSKKNI (2) Rangkuman (2) Reportase (2) SPPA (2) Sertifikasi Agen (2) Soal (2) Stockthroughput (2) Undang-undang (2) asuransi tradisional (2) aturan pemerintah (2) danaACA (2) dokumen pendukung (2) ganti rugi (2) harga pertanggungan (2) ifrs (2) indemnity (2) ketentuan (2) kontribusi (2) liability (2) perkecualian (2) product liability (2) rating (2) risiko (2) sharing (2) subrogasi (2) 105 (1) 202 (1) 302 (1) 304 (1) 401 (1) AXA Mandiri (1) Asuransi Jiwa Tugu Mandiri (1) Asuransi Migas (1) Asuransi Parkir (1) Asuransi Petani (1) Asuransi Peternak (1) BRI (1) BTN (1) Badai Sandy (1) Banker Clause (1) Boiler and Pressure Vessel (1) Bosowa (1) Bringin Life (1) Bumiputera Life (1) Burglary Insurance (1) Cakrawala Proteksi (1) Cigna (1) Ciputra (1) Commonwealth Life (1) Contractor Allrisk (1) Daftar Perusahaan Asuransi (1) DanaGempa (1) DanaRumah (1) Dayin Mitra (1) Ekspor (1) Electronic Equipments (1) Emiten (1) Energi (1) Engineering Fee (1) Erection Allrisk (1) FPG Indonesia (1) File Insurance (1) Financial Planning (1) Forum Diskusi (1) Haji (1) Hanwha Life (1) Himalaya (1) IPO (1) ISO 31000 (1) InHealth (1) Insurance Act 2015 (1) Izin Usaha (1) J Clause (1) JKN (1) Jokowi (1) KOMPASANGGI (1) KOMPASMEGA (1) Kanker (1) Kebakaran (1) Kelas Konstruksi (1) Kilasdunia (1) Kinerja Asuransi Umum (1) Korupsi (1) Kupasi (1) LPS (1) Lloyd's (1) Loss Limit (1) Manulife (1) Medi Plus (1) Media Asuransi (1) Mitra Maparya (1) Multifinance (1) NMA (1) Obamacare (1) P&I (1) P&I Insurance (1) PAYDI (1) PSKI (1) Pailit (1) Pasar Senen (1) Penerbangan (1) Pertambangan (1) Perubahan Iklim (1) Powerpoint (1) Pungutan OJK (1) RBC (1) Ritel (1) SDM (1) Sadar Asuransi (1) Sengketa Asuransi (1) Slide (1) asuransi warisan (1) aturan (1) bapepam-lk (1) biaya (1) biro klasifikasi (1) business (1) definisi (1) fungsi asuransi (1) insurable interest (1) jaminan (1) judi (1) kapal (1) komposisi (1) kurs valas (1) kyc (1) laik (1) manfaat asuransi (1) modifikasi (1) ownrisk (1) pemasaran (1) penutupan asuransi (1) perlengkapan tambahan (1) product guarantee (1) proximate cause (1) sistem pemasaran asuransi (1) strategi pemasaran (1)

Blog Archive

Kurs Bank Central Asia (BCA)

Recent Posts