2018 ~ Akademi Asuransi

Great Eastern Akuisisi QBE General Insurance Indonesia Seharga Rp 406 Miliar


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Great Eastern Holdings, anak usaha OCBC Group, berencana membeli perusahaan asuransi di Indonesia. Perusahaan asuransi yang dimaksud adalah PT QBE General Insurance Indonesia.
Demi mendapatkan QBE, Great Eastern rela merogoh kocek sebesar US$ 28 juta atau setara Rp 406 miliar (kurs US$ 1=Rp 14.500). Meurujuk pada laporan keuangan akhir semester I-2018, nilai buku (book value) dan net tangible asset value QBE mencapai Rp 552 miliar.
Transaksi tersebut diharapkan tuntas pada semester I-2019.
Khor Hock Seng Group Chief Executive Great Eastern Holdings mengatakan, akuisisi tersebut akan melengkapi bisnis asuransi jiwa perusahaan yang kini sudah ada. Kata Hock Seng, penetrasi asuransi non jiwa di Indonesia masih sangat rendah. Sehingga, kondisi tersebut menjadi potensi pasar yang luar biasa besar.
"Akuisisi ini merupakan strategi kami untuk membangun asuransi umum menjadi pilar bisnis yang signifikan," tutur Hock Seng, seperti dikutip The Straits Times, Rabu (12/12). Selain itu, aksi tersebut juga dimaksudkan untuk menancapkan bisnis Great Eastern yang lebih kuat di Indonesia.
Dari situs resmi QBE General Insurance Indonesia diperoleh keterangan bahwa saham mayoritas perusahaan saat ini dikuasai oleh QBE Insurance Group.
 
Sedikit menilik kebelakang, QBE Group pertama kali masuk pasar Indonesia pada seabad yang lalu. QBE mendirikan kantor cabang penuh di Jakarta pada tahun 1913.
Sumber: Kontan.co.id
Share:

PDF 108 - Maret 2019

Soal Jawab LSPP AAMAI K.651210.108.01 untuk persiapan ujian di bulan Maret 2019 telah tersedia dan dapat Anda beli. Berikut ini detailnya:
Judul
PDF 108 Praktik Klaim – Maret 2019 - KUMPULAN Soal-Jawaban Ujian LSPP AAMAI - K.651210.108.01
Subject
Menerapkan Pengelolaan dan Pengendalian Praktik Klaim dalam Bisnis Asuransi Umum
Periode soal
Maret 2013 s/d September 2018
Jumlah halaman
382 termasuk cover
Harga
Rp. 50,000

Silakan lihat sample di sini:
Google Drive
Slideshare

Silakan lihat previewnya di sini:


Cara Pembayaran

1. Transfer uang sebesar Rp. 50,000 + Rp. XYZ ( 3 DIGIT AKHIR NOMOR HP ANDA) ke salah satu dari nomor rekening ini:

Bank Central Asia – BCA
a.n. Afrianto Budi Purnomo
nomor rekening: 357-0414-576

Bank Rakyat Indonesia – BRI 
a.n. Afrianto Budi Purnomo
nomor rekening: 0004-0102-0565-503
Misal:
Nomor HP anda 081234567890
Maka, Rp. XYZ adalah Rp. 890
Pilih salah satu Bank di atas, kemudian transfer langsung senilai Rp. 50.890
2. Setelah selesai melakukan transfer, kirimkan email ke afriantobudi@ymail.com dengan format:
KODE BUKU (SPASI) EMAIL ANDA (SPASI) 3 DIGIT TERAKHIR NO HP ANDA (SPASI) BCA / BRI
Contoh:
PDF101 alamatemailanda@yahoo.com 890 BCA
Kirimkan bukti pembayaran Anda agar proses verifikasi menjadi lebih cepat.  

Daftar Kode Buku Soal-Jawab:
  • PDF101 – Untuk Soal Jawab LSPP 101: Praktek Asuransi
  • PDF102 – Untuk Soal Jawab LSPP 102: Hukum Asuransi
  • PDF103 – Untuk Soal Jawab LSPP 103: Bisnis Asuransi dan Keuangan
  • PDF104 – Untuk Soal Jawab LSPP 104: Asuransi Kendaraan Bermotor dan Tanggung Gugat
  • PDF106 – Untuk Soal Jawab LSPP 106: Asuransi Pengangkutan
  • PDF107 – Untuk Soal Jawab LSPP 107: Praktek Underwriting
  • PDF108 – Untuk Soal Jawab LSPP 108: Praktek Klaim
3. Jika pembayaran terverifikasi, kami akan mengirimkan PDF tersebut melalui email Anda dalam waktu maksimal 24 jam. Kami pastikan bahwa PDF dapat diterima dengan baik.

Jika Anda kesulitan, silakan kontak saya via email di: afriantobudi@ymail.com. Kami akan senang membantu Anda.

Share:

PDF 107 - Maret 2019

Soal Jawab LSPP AAMAI K.651210.107.01 untuk persiapan ujian di bulan Maret 2019 telah tersedia dan dapat Anda beli. Berikut ini detailnya:
Judul
PDF 107 Praktik Underwriting – Maret 2019 - KUMPULAN Soal-Jawaban Ujian LSPP AAMAI - K.651210.107.01
Subject
MELAKSANAKAN PENGELOLAAN DAN PENGENDALIAN PRAKTIK UNDERWRITING PADA PERUSAHAAN ASURANSI KERUGIAN
Periode soal
Maret 2013 s/d September 2018
Jumlah halaman
284 termasuk cover
Harga
Rp. 50,000

Silakan lihat sample di sini:
Google Drive
Slideshare

Silakan lihat previewnya di sini:


Cara Pembayaran

1. Transfer uang sebesar Rp. 50,000 + Rp. XYZ ( 3 DIGIT AKHIR NOMOR HP ANDA) ke salah satu dari nomor rekening ini:

Bank Central Asia – BCA
a.n. Afrianto Budi Purnomo
nomor rekening: 357-0414-576

Bank Rakyat Indonesia – BRI 
a.n. Afrianto Budi Purnomo
nomor rekening: 0004-0102-0565-503
Misal:
Nomor HP anda 081234567890
Maka, Rp. XYZ adalah Rp. 890
Pilih salah satu Bank di atas, kemudian transfer langsung senilai Rp. 50.890
2. Setelah selesai melakukan transfer, kirimkan email ke afriantobudi@ymail.com dengan format:
KODE BUKU (SPASI) EMAIL ANDA (SPASI) 3 DIGIT TERAKHIR NO HP ANDA (SPASI) BCA / BRI
Contoh:
PDF101 alamatemailanda@yahoo.com 890 BCA
Kirimkan bukti pembayaran Anda agar proses verifikasi menjadi lebih cepat.  

Daftar Kode Buku Soal-Jawab:
  • PDF101 – Untuk Soal Jawab LSPP 101: Praktek Asuransi
  • PDF102 – Untuk Soal Jawab LSPP 102: Hukum Asuransi
  • PDF103 – Untuk Soal Jawab LSPP 103: Bisnis Asuransi dan Keuangan
  • PDF104 – Untuk Soal Jawab LSPP 104: Asuransi Kendaraan Bermotor dan Tanggung Gugat
  • PDF106 – Untuk Soal Jawab LSPP 106: Asuransi Pengangkutan
  • PDF107 – Untuk Soal Jawab LSPP 107: Praktek Underwriting
  • PDF108 – Untuk Soal Jawab LSPP 108: Praktek Klaim
3. Jika pembayaran terverifikasi, kami akan mengirimkan PDF tersebut melalui email Anda dalam waktu maksimal 24 jam. Kami pastikan bahwa PDF dapat diterima dengan baik.

Jika Anda kesulitan, silakan kontak saya via email di: afriantobudi@ymail.com. Kami akan senang membantu Anda.

Share:

PDF 106 - Maret 2019

Soal Jawab LSPP AAMAI K.651210.106.01 untuk persiapan ujian di bulan Maret 2019 telah tersedia dan dapat Anda beli. Berikut ini detailnya:
Judul
PDF 106 Asuransi Pengangkutan – Maret 2019 - KUMPULAN Soal-Jawaban Ujian LSPP AAMAI - K.651210.106.01
Subject
Melaksanakan pengelolaan risiko dan akseptasi lini usaha asuransi pengangkutan
Periode soal
Maret 2013 s/d September 2018
Jumlah halaman
214 termasuk cover
Harga
Rp. 50,000

Silakan lihat sample di sini:
Google Drive
Slideshare

Silakan lihat previewnya di sini:


Cara Pembayaran


1. Transfer uang sebesar Rp. 50,000 + Rp. XYZ ( 3 DIGIT AKHIR NOMOR HP ANDA) ke salah satu dari nomor rekening ini:

Bank Central Asia – BCA
a.n. Afrianto Budi Purnomo
nomor rekening: 357-0414-576

Bank Rakyat Indonesia – BRI 
a.n. Afrianto Budi Purnomo
nomor rekening: 0004-0102-0565-503
Misal:
Nomor HP anda 081234567890
Maka, Rp. XYZ adalah Rp. 890
Pilih salah satu Bank di atas, kemudian transfer langsung senilai Rp. 50.890
2. Setelah selesai melakukan transfer, kirimkan email ke afriantobudi@ymail.com dengan format:
KODE BUKU (SPASI) EMAIL ANDA (SPASI) 3 DIGIT TERAKHIR NO HP ANDA (SPASI) BCA / BRI
Contoh:
PDF101 alamatemailanda@yahoo.com 890 BCA
Kirimkan bukti pembayaran Anda agar proses verifikasi menjadi lebih cepat.  

Daftar Kode Buku Soal-Jawab:
  • PDF101 – Untuk Soal Jawab LSPP 101: Praktek Asuransi
  • PDF102 – Untuk Soal Jawab LSPP 102: Hukum Asuransi
  • PDF103 – Untuk Soal Jawab LSPP 103: Bisnis Asuransi dan Keuangan
  • PDF104 – Untuk Soal Jawab LSPP 104: Asuransi Kendaraan Bermotor dan Tanggung Gugat
  • PDF106 – Untuk Soal Jawab LSPP 106: Asuransi Pengangkutan
  • PDF107 – Untuk Soal Jawab LSPP 107: Praktek Underwriting
  • PDF108 – Untuk Soal Jawab LSPP 108: Praktek Klaim
3. Jika pembayaran terverifikasi, kami akan mengirimkan PDF tersebut melalui email Anda dalam waktu maksimal 24 jam. Kami pastikan bahwa PDF dapat diterima dengan baik.

Jika Anda kesulitan, silakan kontak saya via email di: afriantobudi@ymail.com. Kami akan senang membantu Anda.

Share:

PDF 104 - Maret 2019

Soal Jawab LSPP AAMAI K.651210.104.01 untuk persiapan ujian di bulan Maret 2019 telah tersedia dan dapat Anda beli. Berikut ini detailnya:
Judul
PDF 104 Asuransi Kendaraan Bermotor dan Tanggung Gugat – Maret 2019 - KUMPULAN Soal-Jawaban Ujian LSPP AAMAI - K.651210.104.01
Subject
Melaksanakan pengelolaan risiko dan akseptasi lini usaha asuransi kendaraan bermotor dan tanggunggugat
Periode soal
Maret 2006 s/d September 2018
Jumlah halaman
232 termasuk cover
Harga
Rp. 50,000

Silakan lihat sample di sini:
Google Drive
Slideshare

Silakan lihat previewnya di sini:



Cara Pembayaran


1. Transfer uang sebesar Rp. 50,000 + Rp. XYZ ( 3 DIGIT AKHIR NOMOR HP ANDA) ke salah satu dari nomor rekening ini:

Bank Central Asia – BCA
a.n. Afrianto Budi Purnomo
nomor rekening: 357-0414-576

Bank Rakyat Indonesia – BRI 
a.n. Afrianto Budi Purnomo
nomor rekening: 0004-0102-0565-503
Misal:
Nomor HP anda 081234567890
Maka, Rp. XYZ adalah Rp. 890
Pilih salah satu Bank di atas, kemudian transfer langsung senilai Rp. 50.890
2. Setelah selesai melakukan transfer, kirimkan email ke afriantobudi@ymail.com dengan format:
KODE BUKU (SPASI) EMAIL ANDA (SPASI) 3 DIGIT TERAKHIR NO HP ANDA (SPASI) BCA / BRI
Contoh:
PDF101 alamatemailanda@yahoo.com 890 BCA
Kirimkan bukti pembayaran Anda agar proses verifikasi menjadi lebih cepat.  

Daftar Kode Buku Soal-Jawab:
  • PDF101 – Untuk Soal Jawab LSPP 101: Praktek Asuransi
  • PDF102 – Untuk Soal Jawab LSPP 102: Hukum Asuransi
  • PDF103 – Untuk Soal Jawab LSPP 103: Bisnis Asuransi dan Keuangan
  • PDF104 – Untuk Soal Jawab LSPP 104: Asuransi Kendaraan Bermotor dan Tanggung Gugat
  • PDF106 – Untuk Soal Jawab LSPP 106: Asuransi Pengangkutan
  • PDF107 – Untuk Soal Jawab LSPP 107: Praktek Underwriting
  • PDF108 – Untuk Soal Jawab LSPP 108: Praktek Klaim
3. Jika pembayaran terverifikasi, kami akan mengirimkan PDF tersebut melalui email Anda dalam waktu maksimal 24 jam. Kami pastikan bahwa PDF dapat diterima dengan baik.

Jika Anda kesulitan, silakan kontak saya via email di: afriantobudi@ymail.com. Kami akan senang membantu Anda.

Share:

PDF 103 - Maret 2019

Soal Jawab LSPP AAMAI K.651210.103.01 untuk persiapan ujian di bulan Maret 2019 telah tersedia dan dapat Anda beli. Berikut ini detailnya:
Judul
PDF 103 Praktik Bisnis Asuransi dan Keuangan – Maret 2019 - KUMPULAN Soal-Jawaban Ujian LSPP AAMAI - K.651210.103.01
Subject
Menerapkan Konsep Tata Kelola Pada Penyelenggaraan Usaha Asuransi
Periode soal
Maret 2006 s/d September 2018
Jumlah halaman
189 termasuk cover
Harga
Rp. 50,000

Silakan lihat sample di sini:

Silakan lihat previewnya di sini:


Cara Pembayaran


1. Transfer uang sebesar Rp. 50,000 + Rp. XYZ ( 3 DIGIT AKHIR NOMOR HP ANDA) ke salah satu dari nomor rekening ini:

Bank Central Asia – BCA
a.n. Afrianto Budi Purnomo
nomor rekening: 357-0414-576

Bank Rakyat Indonesia – BRI 
a.n. Afrianto Budi Purnomo
nomor rekening: 0004-0102-0565-503
Misal:
Nomor HP anda 081234567890
Maka, Rp. XYZ adalah Rp. 890
Pilih salah satu Bank di atas, kemudian transfer langsung senilai Rp. 50.890
2. Setelah selesai melakukan transfer, kirimkan email ke afriantobudi@ymail.com dengan format:
KODE BUKU (SPASI) EMAIL ANDA (SPASI) 3 DIGIT TERAKHIR NO HP ANDA (SPASI) BCA / BRI
Contoh:
PDF101 alamatemailanda@yahoo.com 890 BCA
Kirimkan bukti pembayaran Anda agar proses verifikasi menjadi lebih cepat.  

Daftar Kode Buku Soal-Jawab:
  • PDF101 – Untuk Soal Jawab LSPP 101: Praktek Asuransi
  • PDF102 – Untuk Soal Jawab LSPP 102: Hukum Asuransi
  • PDF103 – Untuk Soal Jawab LSPP 103: Bisnis Asuransi dan Keuangan
  • PDF104 – Untuk Soal Jawab LSPP 104: Asuransi Kendaraan Bermotor dan Tanggung Gugat
  • PDF106 – Untuk Soal Jawab LSPP 106: Asuransi Pengangkutan
  • PDF107 – Untuk Soal Jawab LSPP 107: Praktek Underwriting
  • PDF108 – Untuk Soal Jawab LSPP 108: Praktek Klaim
3. Jika pembayaran terverifikasi, kami akan mengirimkan PDF tersebut melalui email Anda dalam waktu maksimal 24 jam. Kami pastikan bahwa PDF dapat diterima dengan baik.


Jika Anda kesulitan, silakan kontak saya via email di: afriantobudi@ymail.com. Kami akan senang membantu Anda.

Share:

PDF 102 - Maret 2019

Soal Jawab LSPP AAMAI K.651210.102.01 untuk persiapan ujian di bulan Maret 2019 telah tersedia dan dapat Anda beli. Berikut ini detailnya:
Judul
PDF 102 Hukum Asuransi – Maret 2019 - KUMPULAN Soal-Jawaban Ujian LSPP AAMAI - K.651210.102.01
Subject
MENERAPKAN SISTEM HUKUM PADA PENYELENGGARAAN USAHA ASURANSI
Periode soal
Maret 2006 s/d September 2018
Jumlah halaman
282 termasuk cover
Harga
Rp. 50,000

Silakan lihat sample di sini:
Google Drive
Slideshare

Silakan lihat previewnya di sini:



Cara Pembayaran

1. Transfer uang sebesar Rp. 50,000 + Rp. XYZ ( 3 DIGIT AKHIR NOMOR HP ANDA) ke salah satu dari nomor rekening ini:

Bank Central Asia – BCA
a.n. Afrianto Budi Purnomo
nomor rekening: 357-0414-576

Bank Rakyat Indonesia – BRI 
a.n. Afrianto Budi Purnomo
nomor rekening: 0004-0102-0565-503
Misal:
Nomor HP anda 081234567890
Maka, Rp. XYZ adalah Rp. 890
Pilih salah satu Bank di atas, kemudian transfer langsung senilai Rp. 50.890
2. Setelah selesai melakukan transfer, kirimkan email ke afriantobudi@ymail.com dengan format:
KODE BUKU (SPASI) EMAIL ANDA (SPASI) 3 DIGIT TERAKHIR NO HP ANDA (SPASI) BCA / BRI
Contoh:
PDF101 alamatemailanda@yahoo.com 890 BCA
Kirimkan bukti pembayaran Anda agar proses verifikasi menjadi lebih cepat.  

Daftar Kode Buku Soal-Jawab:
  • PDF101 – Untuk Soal Jawab LSPP 101: Praktek Asuransi
  • PDF102 – Untuk Soal Jawab LSPP 102: Hukum Asuransi
  • PDF103 – Untuk Soal Jawab LSPP 103: Bisnis Asuransi dan Keuangan
  • PDF104 – Untuk Soal Jawab LSPP 104: Asuransi Kendaraan Bermotor dan Tanggung Gugat
  • PDF106 – Untuk Soal Jawab LSPP 106: Asuransi Pengangkutan
  • PDF107 – Untuk Soal Jawab LSPP 107: Praktek Underwriting
  • PDF108 – Untuk Soal Jawab LSPP 108: Praktek Klaim
3. Jika pembayaran terverifikasi, kami akan mengirimkan PDF tersebut melalui email Anda dalam waktu maksimal 24 jam. Kami pastikan bahwa PDF dapat diterima dengan baik.


Jika Anda kesulitan, silakan kontak saya via email di: afriantobudi@ymail.com. Kami akan senang membantu Anda.




Share:

PDF 101 – Maret 2019

Soal Jawab LSPP AAMAI K.651210.101.01 untuk persiapan ujian di bulan Maret 2019 telah tersedia dan dapat Anda beli. Berikut ini detailnya:
Judul
PDF 101 Praktik Asuransi  – Maret 2019: KUMPULAN Soal-Jawaban Ujian LSPP AAMAI - K.651210.101.01
Subject
MENERAPKAN PENGELOLAAN PRAKTIK ASURANSI PADA PENYELENGGARAAN USAHA ASURANSI
Periode soal
Maret 2006 s/d September 2018
Jumlah halaman
411 termasuk cover
Harga
Rp. 50,000

Silakan lihat sample di sini:

Silakan lihat previewnya di sini:

Cara Pembayaran

1. Transfer uang sebesar Rp. 50,000 + Rp. XYZ ( 3 DIGIT AKHIR NOMOR HP ANDA) ke salah satu dari nomor rekening ini:

Bank Central Asia – BCA
a.n. Afrianto Budi Purnomo
nomor rekening: 357-0414-576

Bank Rakyat Indonesia – BRI 
a.n. Afrianto Budi Purnomo
nomor rekening: 0004-0102-0565-503
Misal:
Nomor HP anda 081234567890
Maka, Rp. XYZ adalah Rp. 890
Pilih salah satu Bank di atas, kemudian transfer langsung senilai Rp. 50.890
2. Setelah selesai melakukan transfer, kirimkan email ke afriantobudi@ymail.com dengan format:
KODE BUKU (SPASI) EMAIL ANDA (SPASI) 3 DIGIT TERAKHIR NO HP ANDA (SPASI) BCA / BRI
Contoh:
PDF101 alamatemailanda@yahoo.com 890 BCA
Kirimkan bukti pembayaran Anda agar proses verifikasi menjadi lebih cepat.  

Daftar Kode Buku Soal-Jawab:
  • PDF101 – Untuk Soal Jawab LSPP 101: Praktek Asuransi
  • PDF102 – Untuk Soal Jawab LSPP 102: Hukum Asuransi
  • PDF103 – Untuk Soal Jawab LSPP 103: Bisnis Asuransi dan Keuangan
  • PDF104 – Untuk Soal Jawab LSPP 104: Asuransi Kendaraan Bermotor dan Tanggung Gugat
  • PDF106 – Untuk Soal Jawab LSPP 106: Asuransi Pengangkutan
  • PDF107 – Untuk Soal Jawab LSPP 107: Praktek Underwriting
  • PDF108 – Untuk Soal Jawab LSPP 108: Praktek Klaim
3. Jika pembayaran terverifikasi, kami akan mengirimkan PDF tersebut melalui email Anda dalam waktu maksimal 24 jam. Kami pastikan bahwa PDF dapat diterima dengan baik.


Jika Anda kesulitan, silakan kontak saya via email di: afriantobudi@ymail.com. Kami akan senang membantu Anda.

Share:

OJK belum paham asuransi


Terkuaknya masalah likuiditas PT Asuransi Jiwasraya ke permukaan menjadi pertanyaan pada peranan dan fungsi pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sejak berdiri tahun 2013, lembaga ini sudah mempunyai instrumen pengawasan terhadap lembaga jasa keuangan (LJK) termasuk asuransi, baik itu secara langsung maupun tidak langsung.

Namun pengawasan secara langsung maupun tidak langsung tersebut, belum dilaksanakan oleh regulator secara baik, sehingga terjadilah kealpaan dan ketidakpahaman OJK menyelesaikan masalah perusahaan asuransi.

Pengawasan secara langsung dilakukan lewat pemeriksaan atau pelaporan rutin, terkait kinerja, penilaian risiko dan kesehatan keuangan perusahaan. Kemudian mewaspadai direksi dan komisaris perusahaan yang mempunyai reputasi buruk.

Sementara pengawasan tidak langsung, dilakukan melalui sistem pelaporan semisal assessment manajemen risiko dan instrument compliance lainnya.


Pengawasan OJK terlihat lemah karena tidak mengetahui seluk beluk perusahaan asuransi. Mereka tidak mengetahui proses bisnis, sehingga tidak mengetahui jika ada penyimpangan di perusahaan tersebut seperti memahami laporan risk based capital dan tata kelola risiko.

Seharusnya, OJK diisi oleh para praktisi yang sudah mempunyai pengalaman di dunia asuransi selama 15 hingga 20 tahun. Di sisi lain, OJK semestinya turun ke lapangan untuk memeriksa secara detail apabila terjadi penyimpangan atau permasalahan di industri asuransi, kemudian menyampaikan laporan ke bagian bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen (EPK).

Apabila ada perusahaan asuransi yang menjanjikan tawaran imbal hasil tinggi, seharusnya OJK juga tidak memberikan izin produk tersebut. Karena mendapatkan return tinggi adalah sesuatu yang sulit. Perusahaan asuransi juga harus cari alternatif return dari investasi lain, untuk membayar return pemegang polis ketika kondisi pasar sedang sulit.•

Ditulis oleh: Hotbonar Sinaga / Pengamat Asuransi
Sumber: Kontan

https://www.akademiasuransi.org/search/label/Buku

Share:

Pertemukan Pelaku Asuransi, AAUI Gelar 24th Indonesia Rendezvous


Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) kembali menggelar 24th Indonesia Rendezvous (IR), 24-27 Oktober 2018 di Bali Nusa Convention Centre (BNCC), Nusa Dua, Bali. Acara berskala internasional ini mengambil tema "From Potential to Reality, 2019 and Beyond".

IR merupakan ajang bertemu, bertukar pikiran, dan terjalinnya kerja sama yang melibatkan lebih dari 450 peserta dari 13 negara dari berbagai perusahaan asuransi, broker, maupun reasuransi yang datang dari Korea Selatan, Jepang, Singapura, Malaysia, Thailand, hingga Inggris.

Ketua Bidang Hubungan Internasional AAUI, Adi Pramana mengatakan bahwa pihaknya ingin industri asuransi umum lebih mengambil peranan dalam mensejahterakan masyarakat, mengurangi beban keuangan pemerintah dalam mengatasi bencana, dan lebih memajukan perekonomian bangsa.

"Oleh karena itu lah, kami dari asosiasi didukung penuh oleh pemerintah Indonesia serta para pelaku industri, baik dalam dan luar negeri, ingin memberikan pandangan yang seluas-luasnya terhadap apa yang saat ini terjadi dan bagaimana industri asuransi umum dapat berkontribusi lebih besar lagi di 2019 dan seterusnya," katanya di Nusa Dua, Bali, Rabu (24/10/2018).

Senada dengan Adi Pramana, Ketua Panitia IR tahun ini, Rismauli Silaban mengatakan, tujuan IR digelar untuk memberikan pandangan bagi pelaku bisnis industri asuransi umum yang datang dari berbagai negara agar dapat merefleksikan diri dengan menggali berbagai potensi maupun menciptakan kesempatan, baik dari dalam maupun dari lingkungan industri asuransi.

"Melalui acara yang kami ramu selama tiga hari ini, berharap dapat memberikan hints atau petunjuk untuk menghadapi realitas di 2019 dan ke depannya," ucapnya.

Beberapa nama dijadwalkan hadir pada acara bergengsi ini, salah satunya adalah Riswinandi selaku Kepala Eksekutif Pengawas Industri Non-Bank OJK yang akan memberikan keynote speech sekaligus membuka acara IR secara resmi pada esok hari.

Turut hadir para panelis dari dalam dan luar negeri yang berpengalaman dan ahli di bidang ekonomi nasional maupun global, konsultan, praktisi asuransi, dan tentunya regulator Indonesia.

https://www.akademiasuransi.org/search/label/Buku

Rangkaian kegiatan IR tahun ini akan dibuka dengan gala dinner sebagai penanda selamat datang kepada para peserta yang digelar malam ini, Rabu (24/10/2018). Dilanjutkan esok hari dengan opening ceremony, lalu diskusi panel dengan tema Actualizing Positive Environment, dan pada hari terakhir, Jumat (26/10/2018), diskusi panel akan mengangkat tema Improvements from Within.

Salah satu yang menarik pada tahun ini, Rendezvous Room akan dibuka sejak awal acara, sehingga para peserta leluasa untuk mengadakan pertemuan dan berharap dapat memfasilitasi pertemuan-pertemuan penting untuk pengembangan bisnis industri asuransi umum lebih maksimal lagi. Selain itu, rebranding logo IR dilakukan dengan menampilkan logo IR terbaru yang menggambarkan nuansa bali.

IR 24th didukung oleh PT Reasuransi Indonesia Utama (persero) atau Indonesia Re, PT Reasuransi Nusantara Makmur atau Nusantara Re, PT Reasuransi Nasional Indonesia atau Nasional Re, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk atau Tugu Insurance, Asuransi Astra Buana, Asuransi Tri Pakarta, Asuransi Askrindo, Adira Insurance, AON Benefield Indonesia, Asuransi MSIG Indonesia, Tugu Reasuransi Indonesia, Reasuransi Maipark Indonesia, Asuransi Jasa Indonesia, PT Asuransi Ramayana Tbk, AIG Insurance Indonesia, Asuransi Wahana Tata, LLOYD’S Asia, Asuransi Bumiputera Muda, Asuransi Asei Indonesia, Maskapai Reasuransi Indonesia, Asuransi Tokio Marine Indonesia, Asuransi Bina Dana Artha, Sompo Insurance Indonesia, Guy Carpenter & Company Private Limited, McLarens Indonesia, Asuransi Raksa Praktikara, RKH Speciality Asia Pacific Pte Ltd, PT Jasa Cipta Rembaka, dan Indonesia Eximbank.


Sumber: Warta Indonesia

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Rosmayanti

Foto: Fajar Sulaiman
Share:

Memetik pelajaran di hari asuransi nasional


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kamis (18/10) diperingati sebagai hari asuransi nasional atau yang lebih populer disebut insurance day. Selain untuk dirayakan, momen tahun ini sepertinya cocok dimanfaatkan sebagai ajang pembelajaran.

Masih ada setumpuk pekerjaan rumah yang mesti dibenahi industri asuransi. Contohnya angka penetrasi asuransi yang masih berkisar di angka 6%. Bahkan hasil survei Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2017 mencatat angka literasi asuransi di Indonesia malah menurun jadi 15,76%. Padahal pada survei tahun 2013, angkanya masih sebesar 17,84%.

Artinya dari 100 penduduk Indonesia, tak sampai 16 orang diantaranya yang sudah mengenal lembaga jasa keuangan asuransi.

Saat tantangan soal literasi masih besar, justru masalah keuangan salah satu pemain besar yang kini terangkat. PT Asuransi Jiwasraya, perusahaan asuransi jiwa milik negara dengan aset sebesar Rp 45,6 triliun di tahun lalu, mengalami masalah likuiditas dalam membayar klaim saving plan yang jatuh tempo.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun mengakui masalah ini patut jadi pembelajaran dalam menjalankan roda bisnis.

Berkaca pada masalah Jiwasraya, Deputi Komisioner Pengawas IKNB II OJK Moch. Ichsanuddin mengatakan, perusahaan asuransi mesti hati-hati kalau menjanjikan imbal yang melekat pada produk yang dipasarkan.

"Kalau menjanjikan return jangan tinggi-tinggi kalau memang susah untuk memenuhinya," kata dia, Kamis (18/10).

Saat sebuah polis saving plan jatuh tempo, perusahaan asuransi harus membayar nilai pokok dan bunga. Makanya, perusahaan asuransi harus melakukan antisipasi dengan menempatkan investasi di instrumen yang likuid.

Penyesuaian antara aset dan kewajiban pun mutlak dibutuhkan. Terutama untuk asuransi jiwa yang perputaran uangnya relatif dalam jangka panjang.

Sementara itu masih ada sejumlah pertanyaan lain terkait masalah yang menerpa Jiwasraya. Misalnya saja dari langkah manajemen baru yang melakukan audit ulang terhadap kondisi keuangan perusahaan. Soal ini, Ichsanuddin bilang pihaknya masih menunggu audit investigasi yang dilakukan BPK dan BPKP untuk bisa mendapat gambaran yang lebih utuh.

Tapi bila dilihat selintas, laporan keuangan Jiwaraya hasil audit ulang memang menunjukan sejumlah perubahan yang cukup signifikan. Ambil contoh pos laba bersih yang terjun bebas dari Rp 2,4 triliun menjadi cuma Rp 360,3 miliar.

Melihat hal ini, ia menyinggung kasus lain yang berkaitan laporan keuangan. Tak lain adalah soal SNP Finance.

Bermula dari kasus gagal bayar MTN, masalah perusahaan pembiayaan tersebut terus melebar. Sampai regulator pun mengganjar sanksi pembatalan pendaftaran kepada Kantor Akuntan Publik Satrio Bing Eny & Rekan (KAP SBE) yang merupakan entitas dari Deloitte Indonesia.

Sanksi ini disebutnya turut jadi perhatian dunia internasional. Efeknya juga membuat auditor kini jadi makin berhati-hati.

Kedua masalah ini, menurut dia, juga harus menjadi pelajaran bagi akuntan publik. Dalam menjalankan tugasnya, mereka harus selalu berpegang pada standar operasional dan pedoman-pedoman lain yang harus ditaati.

"Sehingga ini harus menjadi pelajaran bagi semuanya. Bukan hanya untuk satu atau dua perusahaan asuransi," pungkasnya.




Sumber: Kontan
Reporter: Tendi Mahadi
Editor: Herlina Kartika
Share:

Tak Hanya Kejar Target Premi, OJK Imbau Asuransi Lakukan Literasi


TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Moch Riezky F Purnomo mengatakan Industri Asuransi merupakan salah satu industri yang penting di dalam sistem keuangan.

Industri asuransi kata Riezky berperan dalam penyerapan resiko bisnis dan mitigasi resiko untuk setiap risk event yang mungkin terjadi dalam dunia bisnis.

Selain itu secara retail industri asuransi juga berperan serta dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Untuk menciptakan image yang baik terhadap asuransi secara keseluruhan, Riezky mengatakan perlu adanya transparansi dalam menawarkan produk dan menjelaskan manfaatnya.

"Harus lebih transparan dan jelas, diterangkan secara mendetail agar masyarakat paham. Jangan sampai hanya mengejar target sehingga ditengah jalan mereka melakukan klaim dan hasil tidak seperti yang diharapkan," ujarnya.


Sumber: Tribunnews
Penulis: Maskartini
Editor: madrosid
Share:

Insurance Day 2018 Fokus pada Generasi Milenial

Jakarta, Gatra.com - Dewan Asuransi Indonesia (DAI) selenggarakan serangkaian kegiatan pada Insurance Day 2018.

“Ini merupakan salah satu kalender industri asuransi Indonesia dalam mendukung kegiatan pemerintah, meningkatkan literasi dan edukasi keuangan. Sekaligus kita ingin membantu meningkatkan dan memajukan penetrasi kesadaran berasuransi di Indonesia,” jelas Ketua Dewan Asuransi Indonesia, Dadang Sukresna, di Jakarta, Kamis (18/10).

Melanjutkan tema terdahulu yang telah menjadi jargon industri asuransi yakni “Mari Berasuransi”, Insurance Day 2018 mengangkat sub tema “Cerdas, Sejahtera, dan Mandiri”.

“Tema ini menggambarkan tujuan bersama industri asuransi Indonesia, untuk dapat meningkatkan pemahaman asuransi, khususnya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan. Kita ingin mendorong ketersediaan akses dan layanan keuangan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat di Indonesia,” tambah Dadang.

Berdasarkan catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per 2017, indeks literasi asuransi di Indonesia baru mencapai 15,76%. Angka ini turun dari survei 2013 lalu di angka 17,84%. Sementara tingkat utilitas mencapai 12,08%, tidak berubah jauh dari survei 2013 yang sebesar 11,81%.

Ini berarti, dari 100 orang Indonesia hanya 15 sampai 16 orang yang mengenal lembaga jasa keuangan asuransi. Sementara hanya ada 12 orang yang sudah menggunakan jasa asuransi.

“Penetrasi asuransi di Indonesia saat ini baru mencapai sekitar 6-7 %. Jumlah ini terbilang masih sangat kecil dibandingkan populasi Indonesia yang mencapai lebih dari 265 juta jiwa, yang memiliki asuransi baru mencapai 1,7%,” ujar Dadang.

Ia menambahkan, dari jumlah penduduk yang begitu besar, tentunya kenaikan penetrasi 1% saja akan terlihat peningkatan yang cukup besar dari sisi jumlah orang yang memahami pentingnya berasuransi.
Kegiatan Insurance Day 2018 fokus pada generasi milenial. Pasalnya, berdasarkan data BPS, jumlah usia yang masuk pada generasi milenial (usia 17-35 tahun) atau disebut juga sebagai Gen “Y”, mencapai angka 30,1%. Generasi ini dianggap sebagai kekuatan besar perekonomian bangsa ke depan, sebagai generasi yang didukung oleh kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan.

Insurance Day 2018 melakukan kegiatan literasi keuangan secara serentak di 15 kota bertajuk “Goes To Campus”, melalui seminar dan kuliah umum. Mulai dari Banda Aceh, Medan, Palembang, Semarang, Jogjakarta, Surakarta, Surabaya, jember, Bali, Banjarmasin, Samarinda, Makassar, Manado, dan Jayapura. Puncak acara Insurance Day 2018 akan diselenggarakan pada 16-18 November 2018 mendatang di Bandung.

Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Flora L.Y. Barus
Sumber: Gatra
Share:

OJK Bebaskan Distribusi Asuransi Lewat Digital

Bisnis.com, JAKARTA – Pada peringatan hari asuransi nasional ke-13, rendahnya literasi masyarakat terhadap asuransi menjadi persoalan utama bagi para pengusaha perusahaan asuransi.

Data OJK 2017 menyebutkan literasi asuransi di Indonesia baru mencapai 15,76% angka ini turun 2,12% dibandingankan dengan 2013 yang sebesar 17,84%.

Kemudian, untuk tingkat utilitas mencapai 12,08%, turun dibandingkan dengan tahun 2013 yang sebesar 11,81%

Dari data tersebut dapat diartikan bahwa dari 100 orang Indonesia, hanya terdapat 16 orang yang mengenal produk asuransi dan hanya 12 orang yang memiliki polis.

Penurunan literasi masyarakat terhadap asuransi ini dipertanyakan mengingat jumlah pengguna internet terus meningkat dari tahun ke tahun. Dengan keterbukaan informasi ini, seharusnya, literasi masyarakat akan asuransi kian membaik.

Berdasarkan data website emarketer, pada tahun 2018 Indonesia menduduki peringkat ke-6 di dunia sebagai pengguna internet terbanyak dengan total pengguna kurang lebih 123 juta orang.

Artinya lebih dari setengah masyarakat Indonesia sudah ‘melek’ teknologi digital. Potensi inilah yang nampaknya belum dimanfaatkan secara maksimal.

Dukungan OJK
Melihat permasalahan  ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberi lampu hijau kepada industri asuransi untukm memanfaatkan akses digital.

Deputi Komisioner Pengawas IKNB II, Moch. Ihsanuddin mengungkapkan pemerintah bersama lembaga keuangan sepakat mendorong inklusi masyarakat ke sektor jasa keuangan dengan target 75% pada akhir 2019.

Ihsanudin menambahkan untuk mempermudah penertrasi kepada masyarakat, OJK memberikan keluasan kepada perusahaan asuransi untuk memanfaatkan sarana digital.

Dia meyakini saat ini belum diperlukan regulasi yang mengatur pemasaran asuransi lewat digital.
“Apakah [Insurtech] harus diatur? Kalau mereka mau memasarkan lewat itu monggo yang penting, laku dan tidak merugikan pemegang polis, nah ini perlu dikaji secara komprehensif,” kata Ihsanudin di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (18/10/2018).

Dia menjelaskan lahirnya regulasi pemasaran asuransi lewat digital atau insurtech dikhawatirkan akan mengekang pelaku usaha asuransi dalam melakukan penetrasi.

Regulasi tersebut, lanjutnya, juga dikhawatirkan membuat para agrigator asuransi digital beralih  ke agen dalam memasarkan asuransi tanpa mengantongi lisensi.

“Jangan sampai agrigator menutup polis kemudian menjadi agen karena agrigator belum tentu punya lisensi keagenan, ngawur nanti,” ujar Ihsanudin.

Ihsanuddin juga menerangkan tidak semua pemasaran digital harus diatur. OJK selektif dalam mengeluarkan regulasi, selama keamanan industry dan konsumen masih terjamin.

“Kita enggak bisa atur semua, emang OJK gusti Allah, kita harus pilah dan pilih mana yang perlu diatur mana yang tidak, kita harus melindungi industry dan konsumen juga, jangan semuanya diatur,” imbuhnya.

Saat ini OJK baru mengatur regulasi untuk peer-to-peer lending dan penjaminan yang termaktub dalam POJK no.77/2016 dan POJK no.2/2017.

Ketua Dewan Asuransi Indonesia, Dadang Sukresna mengatakan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Indonesia terhadap asuransi, maka diangkatlah tema “Mari Berasuransi, Cerdas, Sejahter dan Mandiri,” pada hari asuransi nasional tahun ini.

Dia menambahkan tema tersebut memiliki arti bahwa industri asuransi berkeinginan kuat dalam meningkatkan pemahaman berasuransi, mendorong ketersediaan akses dan layanan keuangan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

“Dari jumlah penduduk yang begitu besar, kenaikan penetrasi 1% terlihat cukup besar dari sisi jumlah orang yang memahami pentingnya berasuransi,” kata Dadang

Sasar  Milenial
Berdasarkan catatan Dewan Asuransi Indonesia, penetrasi asuransi kepada masyarakat baru sebesar  7% , adapun jumlah penduduk Indonesia yang memiliki polis sebanyak 4,5 juta jiwa atau 1,7% dari 265 juta jiwa penduduk Indonesia.

Dalam upaya memperkenalkan asuransi tersebut, Dewan Asuransi Indonesia  melakukan kegiatan literasi serentak “goes to campus” di 18 kota melalui seminar mengenai asuransi. Acara literasi bahkan mencatatkan rekor MURI sebagai “Literasi Asuransi Terbanyak”.

Ketua Panitia Insurance Day 2018, Yanti Parapat menjelaskan alasanar seminar asuransi dilakukan di kampus-kampus karena  milenial diyakini sebagai pasar potensial dan cocok dengan produk asuransi.
Berdasarkan data BPS 2018, jumlah generasi milenial (usia 17-35 tahun) saat ini mencapai 79,5 juta jiwa. “Strategi asuransi tahun ini adalah enhancing hubungan antara asuransi dengan passion milenial yang dikemas menjadi suatu festival,” kata Yanti.

 Puncak acara Hari Asuransi Nasional dipusatkan di Bandung, Jawa Barat.

Sumber: Bisnis
Share:

Literasi Asuransi di Indonesia Menurun


JAKARTA, (PR).- Indeks literasi asuransi di Indonesia sangat renah yaitu baru mencapai 15,76 %. Angka tersebut bahkan turun dibandingkan survey indeks literasi asuransi di Indonesia tahun 2013 yang ‎telah mencapai 17,84 %.

Ketua Dewan Asuransi Indonesia, Dadang Sukresna, mengatakan kondisi itu menunjukan hanya 15-16 orang di Indonesia yang mengenal lembaga jasa keuangan asuransi. Sementara tingkat utilitas mencapai 12,08 % atau hanya sekitar 12 dari 100 orang yang sudah nenggunakan jasa asuransi.
"Penetrasi asuransi di Indonesia saat ini baru sekitar 6-7%. Jumlah ini terbilang masih sangat kecil dibandingkan populasi Indonesia yang lebih dari 265 juta jiwa‎,"ujar diaa saat konferensi pers di Jakarta, Kamis, 18 Oktober 2018.

Dadang mengatakan, kenaikan penetrasi 1 % saja akan berdampak signifikan pada peningkatan jumlah orang yang memahami pentingnya berasuransi.‎ "Itulah sebabnya pada peringatan Hari Asuransi 2018 ini, kami berharap akan terjadi peningkatan pengetahuan dan keasadaran masyarakat akan asuransi," ujar dia.

Berpusat di Bandung
Peringatan Hari Asuransi 2018 berpusat di Kota Bandung, Jawa Barat dengan menyelenggarakan serangkaian kegiatan Exhibition, CSR, dan Fun walk tanggal. Kota Bandung dipilih karena memiliki sumber daya manusia yang kreatif, aktif, dan inovatif.

Ketua Panitia Hari Asuransi 2018, Yanti Parapat, mengatakan peringatan juga dilakukan di beberapa kota lainnya seperti Medan, Palembang, Jawa Tengah, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Banjarmasin, Makasar, Manado, dan Jayapura.

"Dipilihnya Kota Bandung sebagai pusat kegiatan Insurance Day tanggal 18 November tahun ini karena Bandung dikenal memiliki sumber daya manusia yang kreatif, aktif, dan inovatif, tentunya memerlukan akses keuangan yang inklusif. Sehingga dapat meningkatkan pemahaman literasi dna inklusi tentang asuransi kepala anak-anak muda di Kota Bandung,"tutur Yanti saat konferensi pers di Jakarta, Kamis, 18 Oktober 2018.

Dia mengatakan, produk asuransi erat hubungannya untuk mendukung passion milenial. Oleh karnea itu, strategi Hari Asuransi tahun ini adalah menghubungkan antara asuransi dan passion milenial yang dikemas menjadi suatu festival. "Masyarakat akan turut andil menjadi bagian seluruh kegiatan," ujar Yanti.

Yanti menambahkan, inklusi keuangan menjadi salah satu kebijakan pemerintah dalam mendukung pembangunan nasional. Hal itu tertuang dalam Perpres Nomor 82 tahun 2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI).

"Melalui SNKI tersebut, pemerintah bersama-sama Kementrian Keuangan dan lembaga terkait sepakat untuk mendorong upaya peningkatan inklusi masyarakat ke sektor jasa keuangan dengan target 75 % pada akhir 2019," ujar dia.

Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank II Otoritas Jasa Keuangan, Moch Ichsanuddin, mengatakan‎ dirinya sebagai regulator menyambut baik peringatan hari asuransi yang puncaknya akan dilaksanakan di Kota Bandung. Kota tersebut merupakan prototype yang cukup lengkap untuk produk asuransi LGBT (longsor, gempa, banjir, tsunami).

"Artinya pilihan Bandung cukup menarik jadi produk asuransi milenial dan juga asuransi LGBT. Kita juga harus belajar dari negara yang sudah maju untuk mengeluarkan asuransi bencana. Kita perlu Kaji bersama agar produknya menarik," ujar dia.

Dia menambahkan, peran industri asuransi dalam pembangunan nasional perlu terus didorong ‎perannya. Dengan demikian, asuransi mampu berpartisipasi aktif mewujudkan perekonomian nasional yang mampu tumbuh secara stabil dan berkelanjutan.***

Sumber: Pikiran Rakyat
Share:

Labels

News (617) Clause (338) aamai (95) Artikel Afrianto (78) LSPP (76) Soal AAMAI (72) Buku (66) Engineering Clause (60) OJK (59) AAAIK (58) C Clause (55) A Clause (44) P Clause (43) S Clause (37) Soal Jawab (37) D Clause (35) Banjir (31) 102 (28) R Clause (28) Clause Liability (27) CAR Clause (26) Istilah (26) 101 (25) E Clause (25) Pengetahuan (25) 103 (24) L Clause (23) Praktek Bisnis (23) Klausul (22) Marine Cargo (22) liability insurance (21) pengertian (21) reasuransi (21) Headline (20) asuransi kebakaran (20) I Clause (19) Risk Management (18) Clause PAR (17) F Clause (17) M Clause (17) B Clause (16) Clause Property (15) Syariah (15) Marine Hull (14) Prinsip Asuransi (14) asuransi syariah (14) Asuransi Mikro (13) 201 (12) N Clause (12) O Clause (12) Surety Bond (12) cargo (12) klaim (12) pengantar asuransi kerugian komersil (12) 104 (11) Clause Marine (11) Motor Car (11) 303 (10) Asuransi kendaraan bermotor (10) Hukum Asuransi (10) PA (10) asuransi kecelakaan diri (10) asuransi personal (10) prosedur klaim (10) Jasindo (9) KOMPAS001 (9) Magang Beasiswa (9) contractor (9) hull (9) BPJS (8) Business Interruption (8) dikecualikan (8) micro insurance (8) perluasan jaminan (8) 108 (7) BUMN Reasuransi (7) Directors’ And Officers’ Liability (7) FAQ OJK (7) Insurance Day (7) Jiwasraya (7) Merger (7) Peringkat Asuransi (7) Risk Management Calculations (7) erection (7) fidelity (7) kebongkaran (7) pengirimanuang (7) Bali Rendezvous (6) Engineering (6) Maritime Convension (6) Regulasi (6) dijamin (6) penyimpananuang (6) 106 (5) Asuransi Kredit (5) Broker (5) Case Study (5) IGTC (5) LEG Clause (5) marketing (5) objek pertanggungan (5) polis (5) premi (5) 107 (4) Asuransi Pertanian (4) Asuransi Ternak (4) Benefit (4) CGI (4) Contoh (4) Gempa (4) Money Insurance (4) Nelayan (4) Online Marketing (4) Perlindungan Konsumen (4) Produk (4) Sejarah (4) Survey Report (4) brand (4) investasi (4) jenis (4) jenis jaminan (4) limit pertanggungan (4) Asuransi Perjalanan (3) BJPS (3) Bencana (3) Chubb (3) Contractor Plant and Machinery (3) Deductible BI (3) Forwarder Liability (3) G Clause (3) Hukum Dagang (3) Hukum Ketenagakerjaan (3) ICC 1982 (3) ICC 2009 (3) Iklan (3) Incoterms (3) Kendaraan (3) Maipark (3) Pesawat (3) Professional Indemnity (3) Prudential (3) Sinar Mas (3) asuransi properti (3) hukum (3) periode pertanggungan (3) public liability (3) struktur polis (3) Asuransi Jiwa Jaminan (2) Asuransi Politik (2) Asuransi Sosial (2) Asuransi Tanaman (2) Bank Garansi (2) Bukopin (2) Bumi Asih (2) Clause Motor Car (2) Custom Bond (2) Fronting Company (2) GDEAI (2) Galeri Foto (2) Great Eastern (2) H Clause (2) Hukum Perdata (2) Kebijakan (2) Khusus (2) Kurikulum Asuransi (2) Market (2) Opini (2) PMA (2) PSAK 62 (2) Personal Accident (2) Perusahaan atau Korporasi (2) Professional Liability (2) RSKKNI (2) Rangkuman (2) Reportase (2) SPPA (2) Sertifikasi Agen (2) Soal (2) Stockthroughput (2) Undang-undang (2) asuransi tradisional (2) aturan pemerintah (2) danaACA (2) dokumen pendukung (2) ganti rugi (2) harga pertanggungan (2) ifrs (2) indemnity (2) ketentuan (2) kontribusi (2) liability (2) perkecualian (2) product liability (2) rating (2) risiko (2) sharing (2) subrogasi (2) 105 (1) 202 (1) 302 (1) 304 (1) 401 (1) AXA Mandiri (1) Asuransi Jiwa Tugu Mandiri (1) Asuransi Migas (1) Asuransi Parkir (1) Asuransi Petani (1) Asuransi Peternak (1) BRI (1) BTN (1) Badai Sandy (1) Banker Clause (1) Boiler and Pressure Vessel (1) Bosowa (1) Bringin Life (1) Bumiputera Life (1) Burglary Insurance (1) CPM / HE (1) Cakrawala Proteksi (1) Cigna (1) Ciputra (1) Commonwealth Life (1) Contractor Allrisk (1) Daftar Perusahaan Asuransi (1) DanaGempa (1) DanaRumah (1) Dayin Mitra (1) Ekspor (1) Electronic Equipments (1) Emiten (1) Energi (1) Engineering Fee (1) Erection Allrisk (1) FPG Indonesia (1) File Insurance (1) Financial Planning (1) Forum Diskusi (1) Haji (1) Hanwha Life (1) Himalaya (1) IPO (1) ISO 31000 (1) InHealth (1) Insurance Act 2015 (1) Izin Usaha (1) J Clause (1) JKN (1) Jokowi (1) KOMPASANGGI (1) KOMPASMEGA (1) Kanker (1) Kebakaran (1) Kelas Konstruksi (1) Kilasdunia (1) Kinerja Asuransi Umum (1) Korupsi (1) Kupasi (1) LPS (1) Lloyd's (1) Loss Limit (1) Manulife (1) Medi Plus (1) Media Asuransi (1) Mitra Maparya (1) Multifinance (1) NMA (1) Obamacare (1) P&I (1) P&I Insurance (1) PAYDI (1) PSKI (1) Pailit (1) Pasar Senen (1) Penerbangan (1) Pertambangan (1) Perubahan Iklim (1) Powerpoint (1) Pungutan OJK (1) RBC (1) Ritel (1) SDM (1) Sadar Asuransi (1) Sengketa Asuransi (1) Slide (1) asuransi warisan (1) aturan (1) bapepam-lk (1) biaya (1) biro klasifikasi (1) business (1) definisi (1) fungsi asuransi (1) insurable interest (1) jaminan (1) judi (1) kapal (1) komposisi (1) kurs valas (1) kyc (1) laik (1) manfaat asuransi (1) modifikasi (1) ownrisk (1) pemasaran (1) penutupan asuransi (1) perlengkapan tambahan (1) product guarantee (1) proximate cause (1) sistem pemasaran asuransi (1) strategi pemasaran (1)

Blog Archive

Kurs Bank Central Asia (BCA)

Recent Posts