Insurtech: ancaman yang menginspirasi (bagian 3) ~ Akademi Asuransi

Insurtech: ancaman yang menginspirasi (bagian 3)

 Bagaimana insurtech berbeda dari pemain lama

Insurtech mampu masuk ke pasar dengan cara yang secara fundamental berbeda dari yang bisa dilakukan oleh pemain lama. Salah satu keuntungan yang dieksploitasi oleh insurtech adalah kebebasan mereka dari produk, proses, dan sistem IT yang lama. Mereka mampu merancang proses, produk, dan sistem digital dari bawah ke atas, dengan mengandalkan teknologi terkini. Seperti fintech, insurtech menargetkan kumpulan nilai tertentu di sektor ini, daripada berusaha memberikan solusi ujung ke ujung. IT yang lebih sederhana dan operasi yang lebih sederhana menghasilkan investasi yang lebih sedikit dan pengembalian yang lebih cepat. Insurtechs menggunakan keahlian digital mereka untuk memaksimalkan nilai dalam beberapa cara karakteristik perusahaan digital yang sesungguhnya:

- Peningkatan konektivitas. Insurtechs seperti broker digital Knip di Jerman dan Clark di Swiss menggunakan kecerdasan buatan dan bot untuk memberikan saran robo melalui antarmuka pelanggan digital dengan distribusi digital.

- Konsep produk yang ditargetkan. Insurtechs dapat menawarkan produk berpremi terjangkau yang dipersonalisasi berdasarkan penggunaan atau layanan bernilai tambah. Cuvaa memungkinkan pelanggan untuk membeli asuransi mobil per jam sesuai permintaan menggunakan ponsel mereka. Kasko dan Simplensurance menawarkan perlindungan asuransi sebagai pembelian tambahan dalam situs e-commerce.

- Otomatisasi penuh. Dengan pendekatan otomatis, insurtechs memotong biaya dan mempercepat proses untuk memenuhi harapan pelanggan. SnapSheet, misalnya, menawarkan manajemen klaim otomatis end to end, sementara aplikasi seluler Claim Di “shake and go” memungkinkan penggugat untuk berinteraksi dengan operator mereka di lokasi kecelakaan hanya dengan menggoyangkan ponsel mereka.

- Pengambilan keputusan dan wawasan berbasis data. Dengan akses ke berbagai sumber data, termasuk telematika dari kotak yang terpasang dan aplikasi smartphone, insurtech menerapkan teknik pembelajaran mesin untuk menawarkan produk dan layanan yang inovatif dan dipersonalisasi. Metromile, misalnya, menawarkan asuransi mobil bayar per mil kepada pengemudi dengan jarak tempuh rendah di beberapa negara bagian AS. FitSense memungkinkan perusahaan asuransi jiwa dan kesehatan untuk menggunakan data dari teknologi yang dapat dikenakan dalam penjaminan, penetapan harga, dan penanganan klaim.



Insurtechs membangun model bisnis mereka dengan mengatasi pain points yang dialami pelanggan dalam hubungan mereka dengan perusahaan asuransi yang ada. Mereka terutama berusaha untuk meningkatkan minat pelanggan dan mendorong interaksi. Mereka melakukan ini dalam beberapa cara:

- Keterlibatan sosial. Perusahaan asuransi peer-to-peer, seperti Friendsurance, Lemonade, Guevara, dan Inspeer, menggunakan pool pemegang polis untuk menurunkan tarif, tetapi juga membuat kontrak sosial dengan pemegang polis yang akan membuat iri banyak perusahaan asuransi tradisional. ERSTE Digital, broker digital yang menawarkan liputan tambahan, menjual melalui saluran media sosial, termasuk YouTube, Instagram, dan Facebook.

- Interaksi lebih sering. Perusahaan asuransi sesuai permintaan (on-demand insurance) seperti Trōv dapat menawarkan kepada konsumen suatu polis on-off yang diaktifkan secara seluler untuk menjalankan atau menghentikan perlindungan. Inovasi ini mempromosikan hubungan pelanggan dan meningkatkan kesadaran asuransi dengan membuatnya lebih relevan.

- Digitalisasi "moment of truth." Pain points pelanggan, baik yang timbul dalam saran atau klaim, dapat menghancurkan hubungan pelanggan. Solusi konsultasi untuk “moment of truth” ini, seperti PolicyGenius dan HeyBrolly, mengatasi kekhawatiran pelanggan tentang kelebihan atau kekurangan asuransi. Demikian juga dalam klaim, Bauxy memungkinkan pelanggannya secara instan memulai pemrosesan klaim langsung dengan mengambil foto invoice dan mengirimkannya secara elektronik.


Insurtechs juga mewujudkan budaya kewirausahaan generasi berikutnya. Pendiri seringkali merupakan inovator yang paham teknologi dengan pengalaman di perusahaan software atau asuransi. Tidak terbebani oleh operasi berat dan persyaratan investasi yang tinggi, mereka dapat mengambil risiko untuk melihat apa yang berhasil dan apa yang tidak. Mereka mewujudkan etos budaya start-up digital, di mana perusahaan muncul, gagal, dan terkadang muncul kembali dalam bentuk yang dimodifikasi, dengan pelajaran dari kegagalan yang dimasukkan ke dalam rencana baru. Mereka cenderung mengadopsi gaya organisasi datar, menarik karyawan yang teridentifikais sangat sesuai dengan perusahaan dan misinya. Dengan sedikit jarak yang memisahkan staf dari manajemen puncak, insurtech dapat lebih mudah melakukan penyesuaian dan bertindak berdasarkan pengalaman terbaru.


Selanjutnya: Jalur insurtech untuk meningkatkan kinerja

Share:

No comments:

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung. Silakan meninggalkan komentar, bertanya, atau menambahkan materi yang telah saya sediakan.

Labels

News (619) Clause (338) aamai (95) Artikel Afrianto (78) LSPP (76) Buku (73) Soal AAMAI (72) Engineering Clause (60) OJK (59) AAAIK (58) C Clause (55) A Clause (44) P Clause (43) S Clause (37) Soal Jawab (37) D Clause (35) Banjir (31) 102 (29) R Clause (28) Clause Liability (27) Istilah (27) 101 (26) CAR Clause (26) 103 (25) E Clause (25) Pengetahuan (25) L Clause (23) Praktek Bisnis (23) Klausul (22) Marine Cargo (22) reasuransi (22) liability insurance (21) pengertian (21) Headline (20) asuransi kebakaran (20) I Clause (19) Risk Management (18) Clause PAR (17) F Clause (17) M Clause (17) B Clause (16) Clause Property (15) Syariah (15) Marine Hull (14) Prinsip Asuransi (14) asuransi syariah (14) Asuransi Mikro (13) 104 (12) 201 (12) N Clause (12) O Clause (12) Surety Bond (12) cargo (12) klaim (12) pengantar asuransi kerugian komersil (12) Clause Marine (11) Motor Car (11) 303 (10) Asuransi kendaraan bermotor (10) Hukum Asuransi (10) PA (10) asuransi kecelakaan diri (10) asuransi personal (10) prosedur klaim (10) Jasindo (9) KOMPAS001 (9) Magang Beasiswa (9) contractor (9) hull (9) 108 (8) BPJS (8) Business Interruption (8) dikecualikan (8) micro insurance (8) perluasan jaminan (8) BUMN Reasuransi (7) Directors’ And Officers’ Liability (7) FAQ OJK (7) Insurance Day (7) Jiwasraya (7) Merger (7) Peringkat Asuransi (7) Risk Management Calculations (7) erection (7) fidelity (7) kebongkaran (7) pengirimanuang (7) 106 (6) Bali Rendezvous (6) Engineering (6) Maritime Convension (6) Regulasi (6) dijamin (6) penyimpananuang (6) 107 (5) Asuransi Kredit (5) Asuransi Pertanian (5) Broker (5) Case Study (5) IGTC (5) LEG Clause (5) objek pertanggungan (5) polis (5) premi (5) Asuransi Ternak (4) Benefit (4) CGI (4) Contoh (4) Gempa (4) Money Insurance (4) Nelayan (4) Online Marketing (4) Perlindungan Konsumen (4) Produk (4) Sejarah (4) Survey Report (4) brand (4) investasi (4) jenis (4) jenis jaminan (4) limit pertanggungan (4) marketing (4) Asuransi Perjalanan (3) BJPS (3) Bencana (3) CPM / HE (3) Chubb (3) Contractor Plant and Machinery (3) Deductible BI (3) Forwarder Liability (3) G Clause (3) Hukum Dagang (3) Hukum Ketenagakerjaan (3) ICC 1982 (3) ICC 2009 (3) Iklan (3) Incoterms (3) Kendaraan (3) Maipark (3) Pesawat (3) Professional Indemnity (3) Prudential (3) Sengketa Asuransi (3) Sinar Mas (3) asuransi properti (3) hukum (3) periode pertanggungan (3) public liability (3) struktur polis (3) Asuransi Jiwa Jaminan (2) Asuransi Politik (2) Asuransi Sosial (2) Asuransi Tanaman (2) Bank Garansi (2) Bukopin (2) Bumi Asih (2) Clause Motor Car (2) Custom Bond (2) Fronting Company (2) GDEAI (2) Galeri Foto (2) Great Eastern (2) H Clause (2) Hukum Perdata (2) Kebijakan (2) Khusus (2) Kurikulum Asuransi (2) Market (2) Media Asuransi (2) Opini (2) PMA (2) PSAK 62 (2) Personal Accident (2) Perusahaan atau Korporasi (2) Professional Liability (2) RSKKNI (2) Rangkuman (2) Reportase (2) SPPA (2) Sertifikasi Agen (2) Soal (2) Stockthroughput (2) Undang-undang (2) asuransi tradisional (2) aturan pemerintah (2) danaACA (2) dokumen pendukung (2) ganti rugi (2) harga pertanggungan (2) ifrs (2) indemnity (2) ketentuan (2) kontribusi (2) liability (2) perkecualian (2) product liability (2) rating (2) risiko (2) sharing (2) subrogasi (2) 105 (1) 202 (1) 302 (1) 304 (1) 401 (1) AXA Mandiri (1) Asuransi Jiwa Tugu Mandiri (1) Asuransi Migas (1) Asuransi Parkir (1) Asuransi Petani (1) Asuransi Peternak (1) BRI (1) BTN (1) Badai Sandy (1) Banker Clause (1) Boiler and Pressure Vessel (1) Bosowa (1) Bringin Life (1) Bumiputera Life (1) Burglary Insurance (1) Cakrawala Proteksi (1) Cigna (1) Ciputra (1) Commonwealth Life (1) Contractor Allrisk (1) Daftar Perusahaan Asuransi (1) DanaGempa (1) DanaRumah (1) Dayin Mitra (1) Ekspor (1) Electronic Equipments (1) Emiten (1) Energi (1) Engineering Fee (1) Erection Allrisk (1) FPG Indonesia (1) File Insurance (1) Financial Planning (1) Forum Diskusi (1) Haji (1) Hanwha Life (1) Himalaya (1) IPO (1) ISO 31000 (1) InHealth (1) Insurance Act 2015 (1) Izin Usaha (1) J Clause (1) JKN (1) Jokowi (1) KOMPASANGGI (1) KOMPASMEGA (1) Kanker (1) Kebakaran (1) Kelas Konstruksi (1) Kilasdunia (1) Kinerja Asuransi Umum (1) Korupsi (1) Kupasi (1) LPS (1) Lloyd's (1) Loss Limit (1) Manulife (1) Medi Plus (1) Mitra Maparya (1) Multifinance (1) NMA (1) Obamacare (1) P&I (1) P&I Insurance (1) PAYDI (1) PSKI (1) Pailit (1) Pasar Senen (1) Penerbangan (1) Pertambangan (1) Perubahan Iklim (1) Powerpoint (1) Pungutan OJK (1) RBC (1) Ritel (1) SDM (1) Sadar Asuransi (1) Slide (1) asuransi warisan (1) aturan (1) bapepam-lk (1) biaya (1) biro klasifikasi (1) business (1) definisi (1) fungsi asuransi (1) insurable interest (1) jaminan (1) judi (1) kapal (1) komposisi (1) kurs valas (1) kyc (1) laik (1) manfaat asuransi (1) modifikasi (1) ownrisk (1) pemasaran (1) penutupan asuransi (1) perlengkapan tambahan (1) product guarantee (1) proximate cause (1) sistem pemasaran asuransi (1) strategi pemasaran (1)

Blog Archive

Kurs Bank Central Asia (BCA)

Recent Posts