Professional Liability Insurance Perlindungan Ketika Konsumen Makin Sadar

Industri jasa (service industry) sudah semakin meningkat kegiatannya di Indonesia. Demikian juga yang mengerjakan jasa tersebut untuk klien atau konsumennya, yaitu para profesional. Sebut misalnya profesi pengacara, arsitek, kontraktor, bahkan dokter dan sebagainya. Sebagai penyedia jasa sesuai profesinya, seorang profesional di bidangnya bisa saja harus menghadapi konsumen yang merasa tidak puas, mengalami kerugian, dan menganggap itu kesalahannya.

Maka yang diperlukan adalah professional liability insurance atau professional indemnity.

Menurut Kepala Underwriting & Produk PT Asuransi QBE Pool Indonesia Bayu Samudro, seorang profesional adalah seseorang atau konsultan yang memberikan nasihat atau jasa. “Mereka ini memerlukan professional liability insurance atau yang disebut juga Professional Indemnity (PI),” katanya dalam in-house training bertajuk “Professional Liability Insurance” yang diselenggarakan oleh Asosiasi Ahli Pialang Asuransi dan Reasuransi Indonesia (Apari) di Jakarta pada akhir Februari 2015.

Bayu Samudro menyebutkan ada 19 kategori profesional yang memerlukan professional indemnity tersebut. Yaitu sesorang atau organisasi yang memberikan nasihat atau jasa yang memerlukan keahlian dan pengetahuan yang khusus sifatnya. Misalnya, akuntan, agen real estate, pialang saham, dokter, dan seterusnya. Termasuk pialang asuransi dan reasuransi.

Di Indonesia, produk professional liability insurance atau professional indemnity memang ada pasarnya, tapi portofolio-nya masih kecil dibandingkan dengan lini bisnis asuransi lainnya. Hal ini dikemukakan oleh Direktur PT Marsh Indonesia Mira Sih’hati. “Biasanya jenis asuransi ini berkaitan dengan adanya regulasi atau karena adanya kontrak kerja yang mengharuskan para profesional yang terlibat dilindungi oleh professional indemnity,” katanya baru-baru ini.

Jadi, Mira Sih’hati melanjutkan, masih jarang yang membeli jenis asuransi ini karena kesadarannya sendiri. “Mungkin nanti kalau konsumen sudah semakin sadar,” kata eksekutif asuransi yang mantan Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pialang Asuransi dan Reasuransi Indonesia (Apparindo).

Tampaknya, kebutuhan professional indemnity memang lebih karena adanya regulasi yang mengikat pihak-pihak yang menggunakan jasa para profesional di bidangnya masing-masing. Misalnya, menurut Presiden Direktur PT Fresnel Perdana Mandiri, Insurance Brokers & Consultants, Boyke Lukman, dalam Undang-Undang Jasa Konstruksi disebutkan mengenai tanggung jawab kontraktor terhadap mutu bangunan yang dikerjakannya. “Maka, kontraktor memerlukan professional indemnity,” kata lulusan University of Western Sydney, Australia.

Menurut Presiden Direktur PT Adi Antara Asia, Insurance Brokers & Consultants, Ahmad Oey Liong, di Indonesia bahkan ada profesi yang sudah diharuskan oleh regulasi untuk mempunyai professional indemnity tersebut, yaitu pialang asuransi dan reasuransi (insurance and reinsurance brokers).

Apa yang dikemukakan oleh Ahmad Oey Liong mengenai professional indemnity untuk pialang asuransi, juga diakui oleh Mira Sih’hati dan Boyke Lukman.

Tampaknya, profesi pialang asuransi dan reasuransi di Indonesia tidak bisa dianggap enteng atau mudah. Karena, seperti dikatakan oleh Bayu Samudro dari PT Asuransi QBE Pool Indonesia, bahwa profesional adalah orang atau organisasi yang memberikan nasihat atau jasa yang memerlukan keahlian dan pengetahuan khusus. Dan, lebih dari itu, para pialang asuransi atau reasuransi ini sudah mempunyai perlindungan profesi mereka. Bahkan, untuk bisa menjadi sebagai pialang asuransi atau reasuransi mesti melalui ujian sertifikasi yang tidak mudah dan butuh waktu, tenaga, pikiran, serta biaya.

Mengenai polis professional indemnity untuk pialang asuransi dan reasuransi di Indonesia, baik Boyke Lukman maupun Ahmad Oey Liong mengatakan bahwa memang itu adalah regulasi yang sudah cukup lama diberlakukan. “Itu memang regulasi yang sudah cukup lama untuk pialang asuransi dan reasuransi, bahkan sebelum terbentuknya Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” kata Boyke Lukman.
Tentu, tidak mudah untuk menjadi profesional dalam suatu bidang jasa, yang memerlukan keahlian dan pengetahuan yang khusus –seperti pialang asuransi dan reasuransi. Apalagi, suka atau tidak suka, pasar Indonesia adalah pasar terbuka yang akan lebih terbuka lagi dengan adanya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada akhir 2015. Untungnya, para pialang asuransi dan reasuransi di Indonesia sudah diharuskan mempunyai polis professional indemnity, sebelum MEA menjadi kenyataan. Mucharor Djalil

Share:

1 komentar:

  1. MOhon bertanya,

    1. Berapa biaya untuk professional liability insurance (PLI), jika ada kontrak misalnya Rp. 50 M?

    2. Dimana (di perusahaan asuransi apa) kita bisa mendapatkan asuransi tersebut?

    Terima kasih atas jawabannya

    BalasHapus

Terimakasih telah berkunjung. Silakan meninggalkan komentar, bertanya, atau menambahkan materi yang telah saya sediakan.

Labels

News (607) Clause (334) aamai (86) Artikel Afrianto (68) LSPP (66) Engineering Clause (60) OJK (59) Soal AAMAI (59) AAAIK (57) Buku (52) C Clause (52) A Clause (42) P Clause (42) S Clause (37) D Clause (35) Banjir (31) Soal Jawab (29) R Clause (28) 102 (27) Clause Liability (27) CAR Clause (26) Istilah (26) E Clause (25) Pengetahuan (25) 101 (24) 103 (23) L Clause (23) reasuransi (23) Klausul (22) Praktek Bisnis (22) pengertian (21) Headline (20) asuransi kebakaran (20) Marine Cargo (19) liability insurance (19) I Clause (18) Clause PAR (17) F Clause (17) M Clause (17) B Clause (16) Clause Property (15) Prinsip Asuransi (14) Risk Management (14) Syariah (14) Asuransi Mikro (13) N Clause (13) 201 (12) Surety Bond (12) cargo (12) klaim (12) pengantar asuransi kerugian komersil (12) Motor Car (11) O Clause (11) asuransi syariah (11) 104 (10) 303 (10) Asuransi kendaraan bermotor (10) Hukum Asuransi (10) KOMPAS001 (10) PA (10) asuransi kecelakaan diri (10) asuransi personal (10) prosedur klaim (10) Jasindo (9) Magang Beasiswa (9) contractor (9) hull (9) BPJS (8) dikecualikan (8) micro insurance (8) BUMN Reasuransi (7) FAQ OJK (7) Insurance Day (7) Merger (7) Peringkat Asuransi (7) Risk Management Calculations (7) erection (7) fidelity (7) kebongkaran (7) pengirimanuang (7) perluasan jaminan (7) 108 (6) Bali Rendezvous (6) Business Interruption (6) Engineering (6) Jiwasraya (6) Regulasi (6) dijamin (6) penyimpananuang (6) 106 (5) Case Study (5) Clause Marine (5) IGTC (5) LEG Clause (5) Marine Hull (5) Maritime Convension (5) objek pertanggungan (5) premi (5) Asuransi Ternak (4) Benefit (4) Broker (4) CGI (4) Contoh (4) Gempa (4) Nelayan (4) Perlindungan Konsumen (4) Produk (4) Sejarah (4) brand (4) investasi (4) jenis (4) jenis jaminan (4) limit pertanggungan (4) 107 (3) Asuransi Perjalanan (3) Asuransi Pertanian (3) BJPS (3) Bencana (3) Chubb (3) Contractor Plant and Machinery (3) Deductible BI (3) G Clause (3) Hukum Dagang (3) Hukum Ketenagakerjaan (3) Hukum Perdata (3) ICC 1982 (3) ICC 2009 (3) Iklan (3) Incoterms (3) Kendaraan (3) Maipark (3) Money Insurance (3) Online Marketing (3) Pesawat (3) Sinar Mas (3) hukum (3) periode pertanggungan (3) struktur polis (3) Asuransi Jiwa Jaminan (2) Asuransi Politik (2) Asuransi Sosial (2) Bank Garansi (2) Beli Asuransi (2) Bukopin (2) Bumi Asih (2) Clause Motor Car (2) Custom Bond (2) Fronting Company (2) GDEAI (2) Galeri Foto (2) H Clause (2) Kebijakan (2) Khusus (2) Kurikulum Asuransi (2) Market (2) Opini (2) PMA (2) PSAK 62 (2) Personal Accident (2) Perusahaan atau Korporasi (2) Professional Indemnity (2) Prudential (2) RSKKNI (2) Rangkuman (2) Reportase (2) SPPA (2) Sertifikasi Agen (2) Stockthroughput (2) Undang-undang (2) asuransi tradisional (2) aturan pemerintah (2) danaACA (2) dokumen pendukung (2) ganti rugi (2) harga pertanggungan (2) ifrs (2) indemnity (2) ketentuan (2) kontribusi (2) liability (2) marketing (2) perkecualian (2) product liability (2) public liability (2) rating (2) risiko (2) sharing (2) subrogasi (2) 105 (1) 202 (1) 302 (1) 304 (1) 401 (1) AXA Mandiri (1) Asuransi Jiwa Tugu Mandiri (1) Asuransi Kredit (1) Asuransi Migas (1) Asuransi Parkir (1) Asuransi Petani (1) Asuransi Peternak (1) Asuransi Tanaman (1) BRI (1) BTN (1) Badai Sandy (1) Banker Clause (1) Boiler and Pressure Vessel (1) Bosowa (1) Bringin Life (1) Bumiputera Life (1) Burglary Insurance (1) CPM / HE (1) Cakrawala Proteksi (1) Cigna (1) Ciputra (1) Commonwealth Life (1) Contractor Allrisk (1) Daftar Perusahaan Asuransi (1) DanaGempa (1) DanaRumah (1) Dayin Mitra (1) Directors’ And Officers’ Liability (1) Ekspor (1) Electronic Equipments (1) Emiten (1) Energi (1) Engineering Fee (1) Erection Allrisk (1) FPG Indonesia (1) File Insurance (1) Financial Planning (1) Forum Diskusi (1) Forwarder Liability (1) Great Eastern (1) Haji (1) Hanwha Life (1) Himalaya (1) IPO (1) ISO 31000 (1) InHealth (1) Insurance Act 2015 (1) Izin Usaha (1) J Clause (1) JKN (1) Jokowi (1) KOMPASANGGI (1) KOMPASMEGA (1) Kanker (1) Kebakaran (1) Kelas Konstruksi (1) Kilasdunia (1) Kinerja Asuransi Umum (1) Korupsi (1) Kupasi (1) LPS (1) Lloyd's (1) Loss Limit (1) Manulife (1) Medi Plus (1) Media Asuransi (1) Mitra Maparya (1) Multifinance (1) NMA (1) Obamacare (1) P&I (1) P&I Insurance (1) PAYDI (1) PSKI (1) Pailit (1) Pasar Senen (1) Penerbangan (1) Pertambangan (1) Perubahan Iklim (1) Powerpoint (1) Professional Liability (1) Pungutan OJK (1) RBC (1) Ritel (1) SDM (1) Sadar Asuransi (1) Sengketa Asuransi (1) Slide (1) Soal (1) Survey Report (1) asuransi properti (1) asuransi warisan (1) aturan (1) bapepam-lk (1) biaya (1) biro klasifikasi (1) business (1) definisi (1) fungsi asuransi (1) insurable interest (1) jaminan (1) judi (1) kapal (1) komposisi (1) kurs valas (1) kyc (1) laik (1) manfaat asuransi (1) modifikasi (1) ownrisk (1) pemasaran (1) penutupan asuransi (1) perlengkapan tambahan (1) polis (1) product guarantee (1) proximate cause (1) sistem pemasaran asuransi (1) strategi pemasaran (1)

Blog Archive

Recent Posts