Kamis, 17 Januari 2013

Banjir: Harus bagaimana?

Sepertinya banjir di Jakarta semakin dahsyat. Siklus lima tahunan atau tiga tahunan sudah tidak berlaku. Jakarta banjir hampir di semua titik. Hampir semua jalan di jakarta tergenang air. Transjakarta tidak beroperasi. Busway tergenang air. Kereta KRL tidak berjalan. Bundaran HI pun sudah berubah menjadi semacam kolam renang. SBY pun gulung celana (lihat gambar). Perusahaan asuransi bersiap-siap hadapi berbagai macam jenis klaim, baik kendaraan, properti, dan sebagainya. Terhitung begitu besar kerugian akibat banjir yang melanda Jakarta ini.


Informasi terkini tinggi muka air sungai-sungai lain pada pukul 09.00 WIB sebagai berikut:   
  • Katulampa 100 sentimeter (Siaga III), 
  •  Depok 230 sentimeter (Siaga III), 
  •  Angke Hulu 115 sentimeter (Siaga IV), 
  •  Pesanggrahan 135 sentimeter (Siaga IV), 
  •  Krukut Hulu 150 sentimeter (Siaga IV), 
  •  Cipinang Hulu 130 sentimeter (Siaga IV), 
  •  Sunter Hulu 90 sentimeter (Siaga IV), 
  •  Karet 730 sentimeter (Siaga I), 
  •  Pulogadung 710 sentimeter (Siaga II), 
  •  Pasar Ikan 180 sentimeter (Siaga II).
TIM SAR DKI Jakarta rupanya cepat tanggap. Telpon center sudah dibagikan melalui pesan singkat maupun BBM. Jika anda butuh evakuasi, segera hubungi TIM SAR DKI terdekat dengan nomor-nomor di bawah ini:
  •  6344215 (Jakarta Pusat)
  •  43931063 (Jakarta Utara)
  •  5682284 (Jakarta Barat)
  •  7515054 (Jakarta Selatan)
  •  85904904 (Jakarta Timur)

Baca yang lain:


  • Manajemen banjir dan peran industri asurans
  • Jangan menerjang banjir, Asuransi bisa gugur
  • Sebelum klaim banjir, Anda harus melakukan in



  • Regards,
    Previous Post
    Next Post

    post written by:

    0 komentar:

    Terimakasih telah berkunjung. Silakan meninggalkan komentar, bertanya, atau menambahkan materi yang telah saya sediakan.