Sabtu, 02 September 2017

Business Interruption dalam Asuransi: Bagaimana Kerusakan Material Damage mempengaruhi Income?

Dikatakan di atas bahwa polis Business Interruption mengkover penurunan income/pendapatan tertanggung karena diakibatkan oleh kerusakan properti. Meski demikian sebenarnya hanya ada dua hal yang dikover dalam asuransi Business Interruption, yaitu:
- Sales decrease (penurunan penjualan)
- Cost increase (kenaikan biaya).

Apa yang terjadi jika penjualan menurun?
- Jumlah uang yang diterima berkurang
- Variable Cost berkurang secara proporsional
- Fix Cost tidak berubah
- Net profit menurun

Asumsikan bisnis dengan kondisi sbb:
- Penjualan Rp. 100
- Variable cost Rp 50
- Fixed cost Rp 30
- Net profit Rp 20

Dapat dijabarkan dalam bagan sbb:

Setelah loss digambarkan sbb:


After Loss ke-2 digambarkan sbb:


Harus Anda pahami bahwa yang bisa diasuransikan adalah GROSS PROFIT yang didapat dengan menambahkan FIXED COST dan NET PROFIT. Variable cost tidak diasuransikan; dalam hal ini Variable Cost dimasukkan dalam kategori “Uninsured Working Expenses” atau UWE.

Sebenarnya, ada dua cara dalam menghitung Gross Profit, yaitu:
- Sales dikurangi dengan Variable Cost (top down methodology) – ini lebih sering dipakai
- Net proft ditambah dengan Fixed Cost (additional basis)

Hal itu digambarkan dalam grafik sbb:


Harus Anda catat bahwa Gross profit dalam asuransi berbeda dengan Gross Profit dalam akuntansi. Biaya yang diasuransikan dan tidak diasuransikan dapat berbeda-beda, tergantung dari kompleksitas bisnis tertanggung.

Lihatlah dalam contoh di bawah ini, mana yang menurut Anda dapat diasuransikan:
- Sales / revenue
- Stock – opening dan closing
- Material purchase
- Insurance
- Fuel and oil
- Gas and oxygen
- Light and power  - 85%

Yang dapat diasuransikan adalah sales/revenue, stock, dan insurance. Sisanya dapat digolongkan sebagai variable cost (kembali lagi seperti tulisan saya di atas bahwa dalam beberapa bisnis, variable cost itu dapat menjadi fixed cost!)

Bagaimana kenaikan biaya dapat diasuransikan? Biaya yang dapat diasuransikan adalah biaya:
-  untuk memulihkan damage (dikover dalam Section 1: Material Damage)
-  untuk mengurangi ganguan (dikover dalam Section 2: Business Interruption)

Dalam bagian selanjutnya, Anda akan belajar menghitung besaran nilai penggantian dalam business interruption. Selamat membaca.

Ditulis oleh Afrianto Budi Purnomo, AAAIK
Previous Post
Next Post

post written by:

0 komentar:

Terimakasih telah berkunjung. Silakan meninggalkan komentar, bertanya, atau menambahkan materi yang telah saya sediakan.