Senin, 20 Mei 2013

Business Interruption Estimation



Oleh: Afrianto Budi, SS MM

Setelah kita mempelajari estimasi maximum loss pada Material Damage, saatnya saya akan membahas secara sederhana estimasi maximum loss pada Business Interruption.
Business interruption (selanjutnya disebut BI), merupakan sesuatu yang:
  • Yang berbentuk empiris / tak kelihatan
  • Berdasarkan pada indicator financial
  • Hilangnya keuntungan dan biaya tetap
  • Kesaling bergantungan
  • Membentuk kemampuan

Masalah BI dimunculkan atas pertimbangan:
  • Operasi pabrik yang besar dan dengan proses yang tunggal yang tidak lepas dari potensi adanya kemacetan dalam operasi
  • Kebergantungan antara pemasok, unit, dan lokasi yang bervariasi
  • Waktu yang lama (dalam perbaikian) untuk peralatan utama

Dari beberapa hal di atas, lalu manakah industry yang memiliki potensi dominan untuk mengalami kerugian yang besar? Dapat kita sebutkan antara lain: telekomunikasi, teknologi/elektronika, farmasi, minyak dan petrokimia, dan industry peralatan. Harus kita sadari bahwa operasi pabrik menciptakan factor yang signifikan dalam BI.
Previous Post
Next Post

post written by:

1 komentar:

Terimakasih telah berkunjung. Silakan meninggalkan komentar, bertanya, atau menambahkan materi yang telah saya sediakan.