Jumat, 06 Desember 2013

Johnson Chai, Asuransi Adalah Motivasi


JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi Johnson Chai See Hawk, dunia asuransi bukan hanya sebuah pekerjaan. Dunia asuransi baginya adalah passion sekaligus dunia yang penuh motivasi.

Johnson telah berkiprah di industri asuransi selama kurang lebih 27 tahun. Saat ini ia menjabat sebagai Presiden Direktur PT Asuransi Sinarmas MSIG yang berkedudukan di Jakarta. Pria yang fasih berbahasa Indonesia ini juga sempat berkarir di Indonesia pada kurun 1997-2002. Ia merasakan betuk bagaimana kondisi Jakarta saat itu.

"Saat itu keadaan memang sulit. Apalagi istri saya sedang mengandung anak kedua kami dan akan melahirkan. Kami harus datang tepat waktu ke bandara Halim Perdanakusumah untuk dapat menumpang pesawat ke Sungapura," kata Johnson kepada Kompas.com di kantornya di Jakarta baru-baru ini.

Walaupun pada saat itu kondisi mencekam dan tak stabil, Johnson tidak merasa gentar. Ia merasa walaupun berada di kondisi seperti itu, ia memiliki teman-teman yang membantunya dan menghiburnya.

"Saat itu kondisi memang tidak menentu, tapi saya punya teman-teman yang mendampingi saya," kenang dia.

Selain di Indonesia, Johnson juga pernah berkarir di industri asuransi di China antara tahun 2002-2008. Di sana ia memperoleh sedikit kendala dalam komunikasi lantaran tidak bisa berbahasa China. Namun, ia memotivasi dirinya sendiri untuk dapat berkomunikasi.

"Saat di China, orang-orang mengira dari wajah saya bahwa saya orang China dan bisa bahasa China. Padahal tidak, saya tidak bisa bahasa China. Saya memotivasi, memaksa diri saya sendiri untuk dapat berbahasa China. Pada akhirnya, saya bisa melakukannya," ujar dia.

Kembali ke Indonesia pada tahun 2004, Johnson mengaku melihat banyak perubahan dan perkembangan di Indonesia, khususnya di industri asuransi. Ia melihat banyak perkembangan positif.

"Saat ini industri Indonesia berkembang dengan baik. Saya melihat banyak perubahan yang baik dari sisi regulasi dan peraturan. Tentu saja saya juga melihat langkah baik dari pemerintah, contohnya program literasi keuangan yang baru saja diresmikan," ungkap dia.

Adanya program asuransi mikro yang menyasar pada masyarakat yang belum terjangkau produk asuransi, diakuinya merupakan sebuah terobosan yang baik, karena masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap asuransi.

Johnson mengaku, walaupun latar belakang pendidikannya adalah Komunikasi Massa, dunia asuransilah yang menjadi ketertarikannya. Ia bekerja di industri asuransi sejak lulus hingga saat ini. Ia merasa di industri asuransi, ia dapat membantu dan memotivasi orang lain untuk memperoleh kehdidupan yang lebih baik.

"Saya bisa katakan I'm passionate about insurance. Di asuransi saya bisa membantu orang untuk lebih baik. Dengan asuransi, hidup anda terasa lebih mudah. Misalnya saat istri saya sakit beberapa waktu lalu, proses pengurusan rumah sakit sangat mudah. Saya tidak bisa membayangkan bila tidak memiliki asuransi. Saya juga bersyukur saya bekerja di asuransi," kata Johnson. 

Sumber: Kompas

 
Previous Post
Next Post

post written by:

0 komentar:

Terimakasih telah berkunjung. Silakan meninggalkan komentar, bertanya, atau menambahkan materi yang telah saya sediakan.