Premi Bruto Asuransi Syariah Naik Tipis 1,45%

Jakarta - Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) mencatat, premi bruto asuransi dan reasuransi syariah mencapai Rp 4,47 triliun atau hanya naik 1,45 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Ketua Umum AASI Adi Pramana menjelaskan, kenaikan tipis premi bruto ini disebabkan menurunnya pendapatan premi asuransi dan reasuransi umum syariah sebesar 28,33 persen, yaitu dari Rp 936 miliar pada kuartal II-2013 menjadi Rp 670,79 miliar pada kuartal II-2014.
Sementara pendapatan premi asuransi jiwa syariah bertumbuh 9,46 persen, yaitu dari Rp 3,48 triliun pada kuartal II-2013 menjadi Rp 3,8 triliun pada kuartal II-2014.
Menurunnya pendapatan premi bruto asuransi dan reasuransi umum syariah dikarenakan lesunya bisnis pembiayaan kendaraan bermotor dan properti.
"Pada tahun lalu, saat aturan uang muka (down payment/DP) belum berlaku sama untuk industri pembiayaan syariah, banyak nasabah beralih ke pembiayaan syariah sehingga terjadi peningkatan bisnis pada industri asuransi umum syariah. Namun sekarang saat aturan DP sudah diberlakukan sama, pendapatan premi asuransi umum syariah perlahan menurun," katanya di Jakarta, Kamis (25/9).
Di sisi lain, beban klaim bruto asuransi dan reasuransi syariah justru bertumbuh 12,32 persen, yaitu dari Rp 1,25 triliun pada kuartal II-2013 menjadi Rp 1,4 triliun pada kuartal II-2014. Pertumbuhan klaim bruto asuransi umum syariah sama dengan premi bruto asuransi umum syariah yaitu menurun dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada kuartal II-2014 lalu, klaim bruto asuransi umum syariah mencapai Rp 389 miliar, terkoreksi 10,14 persen dibandingkan kuartal II-2013 yang sebesar Rp 433 miliar.
Dari sisi investasi, dana kelolaan investasi asuransi dan reasuransi syariah pada kuartal II-2014 mencapai Rp 16,68 triliun atau naik 22,74 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. "Investasi banyak dialokasikan ke deposito," tegasnya.
AASI juga mencatat, kontribusi premi terhadap pendapatan premi asuransi konvensional terus meningkat dari tahun ke tahun. Hingga kuartal II-2014 mencapai Rp 4,47 triliun atau berkontribusi 5,26 persen terhadap total pendapatan premi asuransi dan reasuransi konvensional.
"Sejak 2007, kontribusi premi bruto asuransi syariah baru 2,05 persen, meningkat menjadi 3,9 persen pada 2011, dan pada 2012 mencapai 4,41 persen. Adapun pada Juni 2014 mencapai 5,26 persen," jelasnya.
Adi menyebutkan, dilihat dari kontribusinya, asuransi jiwa syariah berkontribusi lebih besar dibandingkan asuransi umum syariah. Pada kuartal II-2014, pendapatan premi asuransi dan reasuransi jiwa syariah mencapai Rp 3,8 triliun atau berkontribusi 6,64 persen dibandingkan pendapatan premi asuransi dan reasuransi jiwa konvensional sebesar Rp 53,58 triliun.
Sementara pendapatan premi asuransi dan reasuransi umum syariah mencapai Rp 670,79 miliar atau berkontribusi 2,41 persen terhadap asuransi dan reasuransi umum konvensional yang mencapai Rp 27,14 triliun.
Untuk meningkatan kinerja industri syariah, AASI terus menggalakkan program pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan inovasi produk. Selain berguna untuk internal perusahaan, pengembangan ini juga berfungsi sebagai persiapan menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada 2-15 mendatang.

Sumber: Beritasatu
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung. Silakan meninggalkan komentar, bertanya, atau menambahkan materi yang telah saya sediakan.

Labels

News (579) Clause (330) aamai (83) Artikel Afrianto (67) LSPP (61) Engineering Clause (60) OJK (58) Soal AAMAI (56) C Clause (52) AAAIK (51) Buku (45) P Clause (41) A Clause (40) S Clause (37) D Clause (35) Banjir (31) R Clause (28) Clause Liability (27) 102 (26) E Clause (25) Istilah (25) Pengetahuan (25) 101 (23) L Clause (23) reasuransi (23) 103 (22) CAR Clause (22) Klausul (22) Praktek Bisnis (22) Soal Jawab (22) pengertian (21) Headline (20) asuransi kebakaran (20) liability insurance (19) I Clause (18) Marine Cargo (18) Clause PAR (17) F Clause (17) M Clause (17) B Clause (16) Clause Property (15) Prinsip Asuransi (14) Syariah (14) Asuransi Mikro (13) N Clause (13) 201 (12) Risk Management (12) Surety Bond (12) cargo (12) klaim (12) pengantar asuransi kerugian komersil (12) Motor Car (11) O Clause (11) asuransi syariah (11) 303 (10) Asuransi kendaraan bermotor (10) Hukum Asuransi (10) KOMPAS001 (10) PA (10) asuransi kecelakaan diri (10) asuransi personal (10) prosedur klaim (10) 104 (9) Jasindo (9) Magang Beasiswa (9) contractor (9) hull (9) dikecualikan (8) micro insurance (8) BPJS (7) BUMN Reasuransi (7) FAQ OJK (7) Merger (7) Peringkat Asuransi (7) Risk Management Calculations (7) erection (7) fidelity (7) kebongkaran (7) pengirimanuang (7) perluasan jaminan (7) Business Interruption (6) Engineering (6) Regulasi (6) dijamin (6) penyimpananuang (6) 106 (5) 108 (5) Bali Rendezvous (5) Case Study (5) Clause Marine (5) LEG Clause (5) Maritime Convension (5) objek pertanggungan (5) premi (5) Asuransi Ternak (4) Benefit (4) Broker (4) CGI (4) Contoh (4) IGTC (4) Jiwasraya (4) Marine Hull (4) Nelayan (4) Perlindungan Konsumen (4) Produk (4) Sejarah (4) brand (4) jenis (4) jenis jaminan (4) limit pertanggungan (4) Asuransi Perjalanan (3) Asuransi Pertanian (3) BJPS (3) Chubb (3) Contractor Plant and Machinery (3) Deductible BI (3) G Clause (3) Hukum Dagang (3) Hukum Ketenagakerjaan (3) Hukum Perdata (3) ICC 1982 (3) ICC 2009 (3) Iklan (3) Incoterms (3) Insurance Day (3) Kendaraan (3) Money Insurance (3) Pesawat (3) Sinar Mas (3) hukum (3) investasi (3) periode pertanggungan (3) struktur polis (3) 107 (2) Asuransi Jiwa Jaminan (2) Asuransi Politik (2) Bank Garansi (2) Beli Asuransi (2) Bencana (2) Bukopin (2) Bumi Asih (2) Clause Motor Car (2) Custom Bond (2) Fronting Company (2) GDEAI (2) Galeri Foto (2) H Clause (2) Kebijakan (2) Khusus (2) Kurikulum Asuransi (2) Maipark (2) Market (2) Opini (2) PMA (2) PSAK 62 (2) Personal Accident (2) Perusahaan atau Korporasi (2) Professional Indemnity (2) Prudential (2) RSKKNI (2) Rangkuman (2) Reportase (2) SPPA (2) Sertifikasi Agen (2) Stockthroughput (2) Undang-undang (2) asuransi tradisional (2) aturan pemerintah (2) danaACA (2) ganti rugi (2) harga pertanggungan (2) ifrs (2) indemnity (2) ketentuan (2) kontribusi (2) liability (2) marketing (2) perkecualian (2) product liability (2) public liability (2) rating (2) risiko (2) sharing (2) subrogasi (2) 105 (1) 202 (1) 302 (1) 304 (1) 401 (1) AXA Mandiri (1) Asuransi Jiwa Tugu Mandiri (1) Asuransi Kredit (1) Asuransi Migas (1) Asuransi Parkir (1) Asuransi Petani (1) Asuransi Peternak (1) Asuransi Sosial (1) Asuransi Tanaman (1) BRI (1) BTN (1) Badai Sandy (1) Banker Clause (1) Boiler and Pressure Vessel (1) Bosowa (1) Bringin Life (1) Bumiputera Life (1) Burglary Insurance (1) CPM / HE (1) Cakrawala Proteksi (1) Cigna (1) Ciputra (1) Commonwealth Life (1) Contractor Allrisk (1) Daftar Perusahaan Asuransi (1) DanaGempa (1) DanaRumah (1) Dayin Mitra (1) Directors’ And Officers’ Liability (1) Ekspor (1) Electronic Equipments (1) Emiten (1) Energi (1) Engineering Fee (1) Erection Allrisk (1) FPG Indonesia (1) File Insurance (1) Financial Planning (1) Forum Diskusi (1) Forwarder Liability (1) Gempa (1) Great Eastern (1) Haji (1) Hanwha Life (1) Himalaya (1) IPO (1) ISO 31000 (1) InHealth (1) Insurance Act 2015 (1) Izin Usaha (1) J Clause (1) JKN (1) Jokowi (1) KOMPASANGGI (1) KOMPASMEGA (1) Kanker (1) Kebakaran (1) Kelas Konstruksi (1) Kilasdunia (1) Kinerja Asuransi Umum (1) Korupsi (1) Kupasi (1) LPS (1) Lloyd's (1) Loss Limit (1) Manulife (1) Medi Plus (1) Media Asuransi (1) Mitra Maparya (1) Multifinance (1) NMA (1) Obamacare (1) Online Marketing (1) P&I (1) P&I Insurance (1) PAYDI (1) PSKI (1) Pailit (1) Pasar Senen (1) Penerbangan (1) Pertambangan (1) Perubahan Iklim (1) Powerpoint (1) Professional Liability (1) Pungutan OJK (1) RBC (1) Ritel (1) SDM (1) Sadar Asuransi (1) Sengketa Asuransi (1) Slide (1) Soal (1) Survey Report (1) asuransi properti (1) asuransi warisan (1) aturan (1) bapepam-lk (1) biaya (1) biro klasifikasi (1) business (1) definisi (1) dokumen pendukung (1) fungsi asuransi (1) insurable interest (1) jaminan (1) judi (1) kapal (1) komposisi (1) kurs valas (1) kyc (1) laik (1) manfaat asuransi (1) modifikasi (1) ownrisk (1) pemasaran (1) penutupan asuransi (1) perlengkapan tambahan (1) polis (1) product guarantee (1) proximate cause (1) sistem pemasaran asuransi (1) strategi pemasaran (1)

Blog Archive

Recent Posts