Sabtu, 24 November 2012

2013 Industri asuransi jiwa tumbuh 25%-30%

JAKARTA. Industri asuransi jiwa memproyeksikan pertumbuhan premi asuransi jiwa nasional pada tahun 2013 masih sama dengan tahun 2012 di kisaran 25%-30%. Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia Hendrisman Rahim mengatakan, proyeksi tersebut berdasarkan data pertumbuhan selama lima tahun terakhir.

Hendrisman menjelaskan, angka pertumbuhan bisa tercapai bila perekonomian tumbuh sebesar 6,3%-6,7%.  Selain itu, angka pertumbuhan bisa berubah kalau aturan International Financial Result Standar (IFRS). "Karena kami belum tahu apakah nanti investasi dan premi akan dipisahkan atau tidak," ujar Hendrisman, Selasa (20/11).

Selain faktor IFRS, tantangan industri asuransi pada tahun depan ada beberapa. Antara lain, beroperasinya Otoritas Jasa Keuangan (OJK), rancangan undangan-undangan perasuransian.

Sebagai gambaran, tahun depan jumlah asuransi menjadi 46. Sebanyak 58% adalah perusahaan swasta nasional dan 32% perusahaan joint venture. Hendrisman menegaskan, kemungkinan jumlah asuransi joint venture tahun 2013 akan bertambah karena banyak yang menyatakan minat untuk masuk Indonesia.


Sumber:  Kontan
Previous Post
Next Post

post written by:

0 komentar:

Terimakasih telah berkunjung. Silakan meninggalkan komentar, bertanya, atau menambahkan materi yang telah saya sediakan.