Kawasan Baru Banjir Belum Tentu "Kebal" Asuransi?



JAKARTA, KOMPAS.com - Titik-titik baru kawasan banjir di Jakarta tahun ini akan mendapatkan perhatian khusus. Masyarakat yang sebelumnya tidak pernah terkena banjir dan baru mengalami bencana tersebut pada tahun ini masih mendapatkan pertimbangan.

Direktur Utama Asuransi Binagriya Ahmad Fauzie Darwis kepada Kompas.com di Jakarta, Selasa (22/1/2013) petang, mengatakan banjir tahun ini tidak hanya menimpa lokasi-lokasi "langganan" rawan bencana. Dia bilang, mendapatkan jaminan asuransi harta benda, terutama perluasan risiko banjir pada rumah-rumah di lokasi rawan banjir itu sulit.

"Bencana alam seperti banjir, gempa bumi, atau gunung meletus termasuk dalam asuransi perluasan. Lantas, kalau sudah pasti terjadi, tentu bukan lagi termasuk dalam kategori risiko," ujar Fauzie kepada Kompas.com di Jakarta, Selasa (22/1/2013).

Menurut dia, titik-titik baru kawasan banjir akan pendapat perhatian khusus. Masyarakat yang sebelumnya tidak pernah terkena banjir dan baru mengalami bencana tersebut pada tahun ini masih mendapatkan pertimbangan.

"Asuransi itu memang harus disurvei, terutama tentang bagaimana daerah propertinya dan apa yang akan diasuransikan. Hal ini nantinya akan berpengaruh pada beban yang harus ditanggung," katanya.
Dia menambahkan, survei merupakan proses penting dalam penentuan pihak asuransi menjamin sebuah properti. Fauzie menyadari adanya titik-titik baru yang jarang sekali atau bahkan sebelumnya belum terkena banjir.

Fauzie mengakui, sangat wajar jika saat ini pemilik properti mulai mempertimbangkan untuk mengasuransikan hartanya. Selain itu, ia juga menyatakan tidak akan serta-merta memberikan label pada satu daerah.

"Selain survei, pihak asuransi seharusnya juga mengetahui kondisi lokasi properti berdasarkan informasi dari pemilik," kata Fauzie.

Untuk itu, dia menekankan pentingnya kejujuran dalam proses ini. Pasalnya, ada kemungkinan rumah tidak terkena banjir meskipun lingkungan di sekelilingnya banjir.

Tahun ini banjir terjadi di 37 titik di Jakarta, selain juga menimpa titik-titik baru. Beberapa titik banjir baru itu menambah kekhawatiran warga atas nasib properti dan harta benda mereka. Pemilik properti di daerah yang sebelumnya tidak terkena banjir mulai mempertimbangkan penjaminan kerugian lewat asuransi.
Menanggapi hal ini, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) sudah memperkirakan terjadinya peningkatan permintaan asuransi. Perusahaan asuransi akan lebih selektif dalam memberikan jaminan perluasan risiko banjir. Untuk asuransi umum, risiko itu dianggap sesuatu yang mungkin terjadi atau bahkan tidak terjadi. 

Sebelumnya diberitakan, Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Firdaus Djaelani meminta Asosiasi Asuransi Umum Indonesia mengkompilasikan data untuk kebutuhan penyusunan peta banjir. Hal ini berguna untuk menjadi pedoman bagi perusahaan asuransi dalam menerima risiko banjir, terutama asuransi properti.


Sumber: Kompas
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung. Silakan meninggalkan komentar, bertanya, atau menambahkan materi yang telah saya sediakan.

Labels

News (579) Clause (330) aamai (83) Artikel Afrianto (68) LSPP (61) Engineering Clause (60) OJK (58) Soal AAMAI (56) C Clause (52) AAAIK (51) Buku (45) P Clause (41) A Clause (40) S Clause (37) D Clause (35) Banjir (31) R Clause (28) Clause Liability (27) 102 (26) E Clause (25) Istilah (25) Pengetahuan (25) 101 (23) L Clause (23) reasuransi (23) 103 (22) CAR Clause (22) Klausul (22) Praktek Bisnis (22) Soal Jawab (22) pengertian (21) Headline (20) asuransi kebakaran (20) liability insurance (19) I Clause (18) Marine Cargo (18) Clause PAR (17) F Clause (17) M Clause (17) B Clause (16) Clause Property (15) Prinsip Asuransi (14) Syariah (14) Asuransi Mikro (13) N Clause (13) 201 (12) Risk Management (12) Surety Bond (12) cargo (12) klaim (12) pengantar asuransi kerugian komersil (12) Motor Car (11) O Clause (11) asuransi syariah (11) 303 (10) Asuransi kendaraan bermotor (10) Hukum Asuransi (10) KOMPAS001 (10) PA (10) asuransi kecelakaan diri (10) asuransi personal (10) prosedur klaim (10) 104 (9) Jasindo (9) Magang Beasiswa (9) contractor (9) hull (9) dikecualikan (8) micro insurance (8) BPJS (7) BUMN Reasuransi (7) FAQ OJK (7) Merger (7) Peringkat Asuransi (7) Risk Management Calculations (7) erection (7) fidelity (7) kebongkaran (7) pengirimanuang (7) perluasan jaminan (7) Business Interruption (6) Engineering (6) Regulasi (6) dijamin (6) penyimpananuang (6) 106 (5) 108 (5) Bali Rendezvous (5) Case Study (5) Clause Marine (5) LEG Clause (5) Marine Hull (5) Maritime Convension (5) objek pertanggungan (5) premi (5) Asuransi Ternak (4) Benefit (4) Broker (4) CGI (4) Contoh (4) IGTC (4) Jiwasraya (4) Nelayan (4) Perlindungan Konsumen (4) Produk (4) Sejarah (4) brand (4) jenis (4) jenis jaminan (4) limit pertanggungan (4) Asuransi Perjalanan (3) Asuransi Pertanian (3) BJPS (3) Chubb (3) Contractor Plant and Machinery (3) Deductible BI (3) G Clause (3) Hukum Dagang (3) Hukum Ketenagakerjaan (3) Hukum Perdata (3) ICC 1982 (3) ICC 2009 (3) Iklan (3) Incoterms (3) Insurance Day (3) Kendaraan (3) Money Insurance (3) Pesawat (3) Sinar Mas (3) hukum (3) investasi (3) periode pertanggungan (3) struktur polis (3) 107 (2) Asuransi Jiwa Jaminan (2) Asuransi Politik (2) Bank Garansi (2) Beli Asuransi (2) Bencana (2) Bukopin (2) Bumi Asih (2) Clause Motor Car (2) Custom Bond (2) Fronting Company (2) GDEAI (2) Galeri Foto (2) H Clause (2) Kebijakan (2) Khusus (2) Kurikulum Asuransi (2) Maipark (2) Market (2) Opini (2) PMA (2) PSAK 62 (2) Personal Accident (2) Perusahaan atau Korporasi (2) Professional Indemnity (2) Prudential (2) RSKKNI (2) Rangkuman (2) Reportase (2) SPPA (2) Sertifikasi Agen (2) Stockthroughput (2) Undang-undang (2) asuransi tradisional (2) aturan pemerintah (2) danaACA (2) ganti rugi (2) harga pertanggungan (2) ifrs (2) indemnity (2) ketentuan (2) kontribusi (2) liability (2) marketing (2) perkecualian (2) product liability (2) public liability (2) rating (2) risiko (2) sharing (2) subrogasi (2) 105 (1) 202 (1) 302 (1) 304 (1) 401 (1) AXA Mandiri (1) Asuransi Jiwa Tugu Mandiri (1) Asuransi Kredit (1) Asuransi Migas (1) Asuransi Parkir (1) Asuransi Petani (1) Asuransi Peternak (1) Asuransi Sosial (1) Asuransi Tanaman (1) BRI (1) BTN (1) Badai Sandy (1) Banker Clause (1) Boiler and Pressure Vessel (1) Bosowa (1) Bringin Life (1) Bumiputera Life (1) Burglary Insurance (1) CPM / HE (1) Cakrawala Proteksi (1) Cigna (1) Ciputra (1) Commonwealth Life (1) Contractor Allrisk (1) Daftar Perusahaan Asuransi (1) DanaGempa (1) DanaRumah (1) Dayin Mitra (1) Directors’ And Officers’ Liability (1) Ekspor (1) Electronic Equipments (1) Emiten (1) Energi (1) Engineering Fee (1) Erection Allrisk (1) FPG Indonesia (1) File Insurance (1) Financial Planning (1) Forum Diskusi (1) Forwarder Liability (1) Gempa (1) Great Eastern (1) Haji (1) Hanwha Life (1) Himalaya (1) IPO (1) ISO 31000 (1) InHealth (1) Insurance Act 2015 (1) Izin Usaha (1) J Clause (1) JKN (1) Jokowi (1) KOMPASANGGI (1) KOMPASMEGA (1) Kanker (1) Kebakaran (1) Kelas Konstruksi (1) Kilasdunia (1) Kinerja Asuransi Umum (1) Korupsi (1) Kupasi (1) LPS (1) Lloyd's (1) Loss Limit (1) Manulife (1) Medi Plus (1) Media Asuransi (1) Mitra Maparya (1) Multifinance (1) NMA (1) Obamacare (1) Online Marketing (1) P&I (1) P&I Insurance (1) PAYDI (1) PSKI (1) Pailit (1) Pasar Senen (1) Penerbangan (1) Pertambangan (1) Perubahan Iklim (1) Powerpoint (1) Professional Liability (1) Pungutan OJK (1) RBC (1) Ritel (1) SDM (1) Sadar Asuransi (1) Sengketa Asuransi (1) Slide (1) Soal (1) Survey Report (1) asuransi properti (1) asuransi warisan (1) aturan (1) bapepam-lk (1) biaya (1) biro klasifikasi (1) business (1) definisi (1) dokumen pendukung (1) fungsi asuransi (1) insurable interest (1) jaminan (1) judi (1) kapal (1) komposisi (1) kurs valas (1) kyc (1) laik (1) manfaat asuransi (1) modifikasi (1) ownrisk (1) pemasaran (1) penutupan asuransi (1) perlengkapan tambahan (1) polis (1) product guarantee (1) proximate cause (1) sistem pemasaran asuransi (1) strategi pemasaran (1)

Blog Archive

Recent Posts